TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 356


__ADS_3

...KARMA KE DUA...


Kalau di Negara mu hukum sering tunduk pada uang maka berbeda cerita nya dengan hukum yang disertai dengan kata karma, seperti hukum karma.! Hukum nyata yang berlaku pada siapapun tanpa pandang bulu, berlaku pada semua yang pecaya ataupun tidak percaya, tidak peduli orang tersebut paham atau tidak karena semua hukum berlaku dari dahulu baik bagi yang bodoh, pintar, sakit jiwa, stres, kurang waras dan hal itu hingga sekarang dan akan datang terus berlaku.


Ya.. Hukum yang tidak melihat uang adalah hukum karma, tidak pernah memihak pada kebaikan atau kejahatan, tidak bisa di sogok ataupun di selesaikan secara kekeluargaan dengan kata maaf dan secangkir miras. Setiap orang yang berbuat jahat, akan merasakan akibatnya dalam bentuk kesialan dan penderitaan nya sendiri, begitupun sebalik nya setiap orang yang baik akan merasakan akibat dari kebaikan yang ia tabur dan akan ia tuai dengan kebaikan pula.


Lalu bagaimana dengan Li Qin yang seperti nya menerima langsung hukum karma nya akibat mengatakan sesuatu hal yang tidak tidak dan hukum yang ia terima berlaku dengan begitu cepat tanpa menungu malam tiba, lebih memalukan nya karma yang ia terima telah di rekam dengan video oleh lelaki yang begitu membuat pikiran nya frustrasi dan dongkol.


"Astaga, keterlaluan sekali.!! kenapa karma selalu berlaku dengan begitu cepat, tidak bisa nanti saja saat aku sudah kenyang" gerutu Li Qin dengan langkah bebek berlari terbirit birit hingga tiba di ruangan nya, saat ia masuk di ruangan dan hendak mencari sepatu nya. Perhatian nya malah tertuju pada ponsel nya yang hidup, segera ia menggeser layar dengan menekan beberapa pin untuk membula ponsel dan langsung membuka pesan yang masuk pada WA nya.


"siapa ini" tanya Li Qin karena ia belum membaca siapa pengirim chat tersebut dan langsung membuka nya "Just for you babe" ucap Li Qin ketika membaca typingan chatt tersebut yang di sertai video berdurasi lima menit..

__ADS_1


DEG..... "ASTAGAAAAAAAA" ucap Li Qin sedikit berteriak seolah ia tau video tersebut merekam kejadian apa, ia kemudian dengan gagah berani memutar video dengan durasi terpendek di mulai ketika ia berjalan dengan elegan hingga tatapan mata nya tertuju kedepan dan ketika ia berbelok ke kiri, kaki kiri nya malah menabrak tong sampah kosong yang tidak ada sampah nya. Aneh nya, dalam tayangan video tubuh nya bagaikan di tolak oleh tong sampah hingga tubuh Li Qin terjatuh melangkahi tong tersebut dan terjungkal sedikit jauh kedepan dari tong sampah, sungguh video itu begitu mempermalukan orang yang ada di dalam nya.


"ASTAGAA.. ASTAGAA.. ASTAGAA" Ucap Li Qin dengan teriakan nya yang benar benar membuat diri nya begitu shock "ASTAGAA.. INI KARMA KE DUA NAMA NYA" teriak Li Qin frustrasi sampai mengacak ngacak rambut nya, ia sungguh tidak menyangka kalau kejadian memalukan itu di ketahui oleh seseorang hingga dengan begitu iseng di abadikan dalam video rekaman.


"Tanaka.! Awas saja kau.! kau tertawa terbahak bahak saat aku terjatuh.? awas kau, akan ku balas kau detik ini juga" ucap Li Qin dengan geram karena ternyata orang yang mengirimi nya video adalah Tanaka, Lelaki itu dengan sangat santai mengabadikan momen Li Qin terjatuh disertai dengan tawa cekikikan dari Tanaka di durasi video terakhir tanpa berniat menolong Li Qin.


Ya.. ternyata Tanaka lah orang yang dengan iseng merekam video tanpa mau menolong Li Qin dan sekaligus yang mengirimkan video memalukan tersebut pada Li Qin dan pada awal nya Tanaka hanya akan menuju keruangan Santo untuk menanyakan seluruh jadwal Li Qin akan tetapi ia tidak menemukan Santo hingga akhir nya memutuskan untuk pergi menemui Li Qin di ruangan nya.


"Bagaimana.? apakah kamu sudah menonton nya.?" tanya suara bariton di pintu masuk ruangan nya.


Li Qin menoleh dengan rambut yang sudah acak acakkan, oleh ulah nya sendiri dan langsung melayangkan tatapan penuh permusuhan kepada Tanaka sedangkan lelaki itu masih menyengir kuda dengan tangan bersedekap dada "Kamu ya Tanaka, bisa bisa nya seperti anak kecil merekam video ali-alih menolong ku.!" ketus Li Qin

__ADS_1


"Aku mana tau kalau kamu butuh pertolongan saat itu, aku malah berfikir kamu sedang menghajar tong sampah kosong dan tong sampah tersebut kembali membalas mu hingga terjungkal dan bunyi suara kedebug" jawab Tanaka dengan tawa nya yang sudah meledak sambil melangkah kan kaki nya masuk keruangan lalu melewati Li Qin begitu saja dan duduk di kursi kebesaran sang dokter bedah.


Li Qin semakin dongkol dan meledak saja di buat oleh Tanaka karena cara nya yang benar benar membuat emosi Li Qin meluap luap "KAU.!! ENYAH KAU DARI RUANGAN KU SEKARANG JUGA" teriak Li Qin dengan kedua telapak tangan yang sudah terkepal erat


"Baiklah, aku akan segera keluar" ucap Tanaka yang kembali berdiri tegap dari duduk nya yang nyaman dan dengan seringai kelicikan nya ia melangkah "kebetulan sekali hari ini aku berniat menemui Santo, mungkin dia juga sedang lelah seperti mu jadi tidak ada salah nya jika aku berniat untuk menjadi penghibur Direktur dan para tim medis hari ini." ucap Tanaka dengan seringai nya. "Hitung hitung dengan Santo terhibur maka kau bisa mendapatkan promosi jabatan atau apalah itu yang berlaku di rumah sakit ini" lanjut Tanaka


"Apa maksud mu, menghibur mereka.?" tanya Li Qin yang lagi lagi Tanaka melewati nya begitu saja.


Tanaka seolah tidak peduli dengan raut kekesalan di wajah Li Qin, ia malah semakin semangat untuk membuat wanita itu merasakan kekesalan dan emosi hingga meluap lupa "Ya.. Aku akan membiarkan mereka menonton video ini agar rasa lelah dan capek semua tim dan reka mu hilang karena di gantikan tawa setelah melihat video mu, bukan kah ini tugas yang begitu mulia untuk ku lakukan.?" kata Tanaka yang sudah berada tepat di depan pintu dan kaki nya akan melangkah keluar hingga menghilang dari pintu.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2