TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 299


__ADS_3

...ELEANOR GOTARDO...


Kadang kala dalam Dunia ini kita tidak dapat melihat juga memilih sesuatu yang terbaik, Kadang kala kita membiarkan yang terbaik begitu saja tanpa mau merespon nya dan cenderung mempertahankan kebodohan yang menimbulkan sebuah kesalahan yang berujung pada penyesalan ketika kita kehilangan sesuatu yang terbaik.


Sungguh hidup di Dunia ini terlalu banyak hal yang sulit untuk di mengerti dan sulit untuk di pahami karena terkadang Ego lebih utama dari pada perasaan, yang ketika kita sadar telah kehilangan nya barulah ego lari terbirit untuk meninggalkan sejuta rasa bersalah di hati. Pantas saja orang mati lebih banyak menerima bunga dari pada orang yang hidup karena, orang yang hidup pebih banyak menerima penyesalan yang kuat ketimbang memilih untuk mensyukuri segala hal yang diberi.


Malam ini hati prof berkecambuk di dalam nya, ingin rasa nya ia marah dengan sikap Tanaka yang secara terang terangan membawa wanita yang bernama Eleanor Gotardo dan bahkan menggandeng nya di depan Li Qin. Setelah ia mengetahui kalau sebelum nya Tanaka selalu memilih dan menantikan Li Qin Akan tetapi, siapa prof yang berhak protes.?? Tentu hal nya akan sangat mustahil terjadi, melihat bagaimana sikap Li Qin yang terus saja mengacuhkan Tanaka dan perasaan nya.


"Betulkah.?" tanya prof menyelidik dan seakan ingin keberatan akan tetapi, sebelum nya ia sudah tau kalau putri nya juga salah karena itu, ia mengurungkan niat nya agar tidak meneruskan untuk protes.


"Ya.. dan dia baru datang dari inggris, tentu nya tidak akan mudah menyesuaikan diri dalam waktu cepat. Karena itu aku mungkin meminta bantuan ibu dan Laura agar terus mendampingi nya saat aku tidak dirumah" ucap Tanaka dan lagi lagi hal ini tidak bisa di tahan oleh Li Qin hingga ia pamit pergi meninggalkan ruangan ini.


Tanaka tau betul bagaimana reaksi Li Qin akan tetapi, hati nya memang benar benar tidak peduli lagi tentang bagaimana perasaan Li Qin saat ini. Ia seperti nya sudah sangat siap dengan segala yang mungkin akan terjadi kedepan, bahkan ia siap membuat Li Qin terluka entah apa sebab nya.


"Baiklah, jangan khawatir Eleanor akan kami jaga dan tidak akan membedakan antara Laura, Li Qin dan Ele" ucap prof dan di angguki oleh nyonya Alex juga Laura.

__ADS_1


Sementara Li Qin yang tidak tahan dengan segala yang ia dengar memilih kembali ke dalam kamar nya tanpa, mengucapkan sepatah katapun. Dan dengan penuh rasa kecewa, sedih, menyesal dan rasa kehilangan yang begitu besar, ia melangkah dengan gontai hingga sampai di dalam kamar tempat ia beristrahat dan tempat dimana Tanaka pernah mencumbui diri nya.


Sedangkan Laura, segera menerik ponsel mahal milik nya yang baru ia dapatkan dari Leo setelah Leo memaksa untuk menerima nya secara cuma cuma. Lalu, Laura mengetik beberapa kalimat dengan sebuah perintah agar Li Qin harus berbicara kepada Tanaka malam ini tanpa mau menunda lagi dan hal itu di setujui oleh Li Qin dengan cepat.


"Maafkan Li Qin, mungkin dia masih shock dengan hal yang tiba tiba ini" ucap Laura pada Ele.


Ele yang sejak tadi memilih diam karena, memang orang nya seperti itu. Hanya bisa mengangguk pasrah dan jelas terlihat rasa bersalah di dalam hati nya ketika Tanaka menyebut nya sebagai kekasih lama dan melihat jelas bahwa Li Qin semakin terluka, sungguh seperti nya Ele bukanlah wanita yang kasar dan jahat.


"Tidak masalah, aku mengenal Li Qin dengan baik. Dia mungkin sedang shock karena menyesali kebodohan nya yang sia sia, aku bukan nya tidak menegur nya sejak dulu akan tetapi Li Qin memang akan terus bertahan dengan pendapat nya dan urusan penyesalan selalu ia letakkan di bagian belakang." ucap Ele


"Aku mengenal nya dengan sangat jelas akan tetapi aku tidak tau apakah dia masih mengenalku setelah ia pernah mengalami amnesia" ucap Ele masih dengan lembut.


"Seperti nya aku harus segera istrahat karena besok ada hal yang harus ku urus" ucap Tanaka sambil menarik Ele.


"Bermainlah dengan pelan" ucap Laura menggoda hingga mendapatkan tatapan tajam dari ibu nya.

__ADS_1


"Tidak seperti yang kamu fikirkan Laura" ketus Tanaka dan hal itu membuat Laura tertawa.


"Jangan pikirkan ucapan Laura, Ele. karena dia memang akan terus menggoda seperti itu dan mungkin kedepan seperti itu juga pada mu" ucap nyonya Alex dan di respon dengan anggukan yang sopan oleh Ele.


"Baik, mami. Aku tidak masalah jika Laura bersikap seperti itu karena dengan begitu, aku tidak akan canggung dan malu setiap kali bertemu dengan nya." ucap Ele dengan nada yang sopan, sungguh sejal tadi nyonya Alex memperhatikan wanita ini dan tidak ada satupun hal yang mencurigakan dari sikap nya.


Kepergian Ele dan Tanaka membuat prof dan nyonya Alex saling tatap lalu menghela nafas panjang, sungguh mereka tidak tau harus berkata apa dan bertindak seperti apa. Tanaka bukanlah lelaki yang bisa disetir atau di ajak negosiasi ketika dia sudah memberikan keputusan nya, karena itu siapapun tidak bisa masuk untuk mengacau atau merubah sebuah keputusan nya yang sudah ia tetapkan.


Di dalam kamar, Li Qin mendapatkan notif pesan dari Laura yang mengatakan kalau Tanaka dan Ele pergi ke kamar masing masing atau justru pergi ke kamar Tanaka untuk saling melepas rindu. Tentu saja Laura ysng iseng sedikit membumbui kalimat nya dengan pedas, yang seluruh kosa kata nya di penuhi oleh kalimat provokasi. Li Qin yang paham dengan pesan dari Laura, diri nya segera memilih keluar dengan piyama tipis nya untuk menjumpai Tanaka langsung ke dalam kamar lelaki itu.


Tanpa berniat mengganti pakaian tipis nya, Li Qin segera melompat kecil dari atas ranjang empuk nya dan segera meraih gagang pintu lalu membuka nya dengan penuh semangat empat lima. Tekat nya malam ini adalah memperbaiki hubungan nya bersama Tanaka dan memperjelas status hubungan nya dengan Tanaka.


Entah berhasil atau tidak tujuan nya malam ini, hanya Tuhan dan hati Tanaka yang tau jawaban nya. dan belum sempat Li Qin berbicara dengan Tanaka, ia malah lebih dulu melihat Ele yang begitu di perlalulan dengan lembut oleh Tanaka tepat di depan mata nya.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2