
...KE IRIHAN HATI LAURA...
Hari-hari yang di lalui tentu sebagian penuh dengan mendapatkan berbagai ujian dari Tuhan, entah itu ujian yang berupa bencana alam yang tak bisa dicegah oleh siapa pun. Ada yang berupa gempa bumi yang bisa membuat lebih kurang dari ratusan bahkan jutaan orang meninggal karena tertimbun longsoran atau tertimpa bangunan rumah yang roboh.
Ada pula yang diuji dengan gunung meletus, di mana mulut gunung mengeluarkan awan panas yang membuat ribuan orang harus mengungsi dan meninggalkan tempat tinggal darurat yang sudah tentu tidak senyaman di rumah sendiri.
Dan ada pula yang begitu sakit dari bencana ketika di uji dengan melibatkan hati, dimana ada tiga hati manusia yang terlibat dalam sebuah kerumitan asmara saat yang seseorang mencintai dan di cintai lalu yang di cintai malah mencintai yang lain tapi, tetap mencintai lelaki yang di cintai.
Sungguh hal yang rumit untuk di baca namun harus tetap di baca, saat ini Eleanor dan Laura menikmat perbincangan yang terasa nyambung hingga ada tawa, sedih, bercanda dan kesal yang di hasilkan dari cerita mereka atau lebih tepat nya dari cerita Eleanor yang di dengarkan dengan baik oleh Laura.
"Hahaha.. kenapa kamu tidak membayar ku dengan uang saja.? sungguh aku sudah di kenyangkan dan di penuhi dengan cinta oleh orang orang terdekat ku" tawar Laura yang juga hanya sebatas melanjutkan godaan Eleanor kepada nya.
Sesaat Eleanor kembali tertawa mendengar penawaran Laura, gadis cantik dengan body aduhai yang lebih berisi dari body Eleanor akan tetapi jika di bandingkan ke dua nya hanya beda sedikit saja walau tetap unggul Ele ketimbang Laura.
__ADS_1
Tapi, bukan itu hal yang penting tentang perbandingan body siapa yang lebih unggul akan tetapi ini lebih ke, hati siapa yang lebih bersih dan lemah lembut. Karena, di Dunia ini cantik adalah hal pertama bagi mereka yang kurang bijak dan hal terakhir bagi mereka yang bijak dan bagi mereka yang bijak tentu nya hati yang baik adalah tujuan utama dalam menjalin sebuah hubungan.
"Betul juga, bicara soal uang mungkin black card ku sudah penuh dengan triliunan uang karena le dua orang tua ku masing masing mengirimkan uang bulanan untuk ku dan tidak pernah ku gunakan sejak Tanaka mulai bekerja di bangku SMA tanpa sepengetahuan orang tua nya momy Valen dan Papi Valr" ucap Ele kepada Laura..
"Waaah... maksud mu bagaimana.?" tanya Laura heran.
"Dulu Tanaka menjadi detektif bayaran dan tentu saja bayaran nya sangat besar hingga bisa untuk ku foya foya selama setahun dalam satu kasus penyelidikan nya. Gaji pertama nya di berikan untuk ku ali-alih di berikan kepada Li Qin, entah segala sesuatu yang merupakan hasil dari kerja keras nya pasti di berikan untuk ku dan alhasil uang dari ke dua orang tua ku terus mengalir tidak terpakai karena aku di tuntut oleh Tanaka untuk menghabiskan uang nya" jelas Eleanor...
"Apakah Tanaka jadi tentara karena ia pernah menjadi detektif.?" tanya Laura
"Lalu, kelanjutan nya seperti apa" tanya Laura dengan fokus hanya kepada Eleanor
"Kelanjutan nya, tidak ada prediksi dan penyelidikan nya yang gagal dia mengerjakan segala nya tepat waktu dengan bakat dan kemampuan terpendam nya. Melihat kemampuan nya itu, aku jadi menginginkan kekasih seorang tentara yang ketika berada di medan perang diri nya bisa mendeteksi dan memprediksi pergerakan musuh hingga bisa memperkecil pergerakan dan mempercepat proses penyelamatan diri." Jelas Eleanor dengan senyuman ketika ia mengingat betapa manja nya dia saat meminta Tanaka untuk menjadi seorang tentara.
__ADS_1
"Lalu, kamu memaksa Tanaka untuk menjadi tentara.?" tanya Laura
"Memaksa.?" beo Eleanor dan Laura mengangguk lagi "tidak.. tidak.. bukan memaksa, aku justru hanya meminta sekali sambil bergelayut manja di lengan kekar nya dan tidak sampai berfikir Tanaka justru langsung mengiyakan dengan syarat saat itu aku harus pulang ke Indonesia tanpa sepengetahuan orang tua ku menuju Nias. Dulu rumah nya bukan disini melainkan rumah milik Valdis dan saat itu kami hanya berdua saja di rumah sebesar itu, sungguh masa yang indah ketika diam diam balik ke Indonesia demi seorang lelaki" ucap Eleanor, sungguh Laura begitu irih mendengar cerita dari Eleanor.
"Tunggu, tadi kamu bilang bergelayut manja.? apakah itu artinya Tanaka sudah menemui mu di Inggris.?" Tanya Laura memastikan
"Ia, kala itu dia berada di Inggris dan tinggal di rumah ku yang juga ia beli dari hasil kerja nya sebagai detektif." jelas Eleanor
"Sungguh aku sangat iri pada mu Ele" ucap Laura secara terang terangan.
"seperti nya aku harus menambah lagi rasa iri hati mu pada ku" goda Eleanor pada Laura dengan melanjutkan cerita nya "Kamu tau, uang yang dia dapatkan dari pekerjaan sebagai detektif bisa membiayai kebutuhan hidup anak cucu dan cicit nya hingga beberapa turunan dan rumah yang sekarang ini adalah rumah yang aku desain sendiri, dan kamu tau hasil nya sangat luar biasa bahkan Tanaka mengatakan bahwa ia begitu nyaman dengan rumah dan hasil desain ku." ucap Eleanor berbinar mengingat betapa semangat nya Tanaka kala itu mengatakan bahwa ia sangat nyaman di rumah yang sudah Eleanor desain.
"Ohh.. Tuhan aku semakin iri saja" ucap Laura dan langsung memeluk Eleanor dengan kasih sayang, tentu saja hal itu di terima dan di sambut baik oleh Eleanor.
__ADS_1
"Apakah ini edisi cerita dengan judul Ke Irihan Hati Laura.?" ucap Eleanor menggoda dan hal itu membuat Laura mengangguk "Tidak ada hal yang bisa mrmbuat mu iri kepada ku Laura walau hanya bercanda karena aku hanya menceritakan tentang keberuntungan ku Laura sedangkan, untuk kepedihan ku biarlah itu tetap jadi kisah pilu ku yang tidak perlu orang lain tau. Semoga saja kamu tidak terjerat dalam cinta yang enggan di katakan sebagai cinta segitiga ini" jelas Eleanor tentu saja ia harus menjelaskan nya pada Laura.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye