
RESTU
Orang tua mana yang rela hidup berpisah dengan anak - anak nya sekalipun itu hanya sementara dalam waktu yang lama demi sebuah cita - cita. Namun, Pendidikan adalah sesuatu yang hal wajib dan harus perlu dimiliki oleh semua anak - anak, yang mungkin menuntut untuk tidak tinggal seatap dengan keluarga. demi mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dari sebelum nya.
Anak - anak akan memiliki ilmu lebih, serta pengetahuan luas dalam menjalani kehidupan dengan memiliki ilmu. mereka dapat menggenggam dunia dan mengejar mimpi besar yang mereka punya. Sehingga akan menjadi orang yang berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan terutama untuk diri sendiri kelak.
Sama seperti Valaria, Valdi dan Valdis yang kini genap berusia 18 tahun dan telah lulus SMA. mereka bertiga punya ke inginan masing - masing untuk melanjutkan pendidikan nya ke jenjang yang lebih tinggi dan di jalan pilihan yang berbeda. dalam mewujudkan impian yang telah lama mereka pilih, segala hal dan jalan harus di lewati, mulai dari kelengkapan berkas, administrasi berbagi hal lain nya namun, ada satu yang paling menyedihkan di antaranya adalah berpisah dengan keluarga dan hidup sendiri di tanah ataupun negeri orang asing yang mana tidak ada keluarga serta kerabat yang mendampingi disana.
Masih di ruangan keluarga dimana Valdi tengah menggoda Valen ibunya dengan kelakuan dan ucapan nya yang penuh dengan godaan dan selalu berhasil membuat Valen kesal.
"iya momy, karna itu anak lelakimu yang tampan ini punya cela untuk menakhlukkan hati anak gadis belakang rumah. karna, berkat ketelatenan mami yang selalu setia menjewer telingaku hingga telingaku lebar sebelah. aku mendapatkan seorang gadis kecil yang setia menggodaku tanpa membuat ku capek untuk mengganggu nya. terimakasih momy beb, kamu yang terbaik" ucap Valdi sambil menunduk 180ยฐ pada moy Valen
"VALDIIIIIIIII" teriak Valen yang mengagetkan Bu Ris dan pak Hul hingga meminta bantuan Ita yang baru saja tiba di rumah Valen, untuk di bawa keluar menuju ruang keluarga yng sekarang di ramaikan oleh tiga cucu nya.
"ada apa malam - malam teriak.?" ucap Ita yang sedang mendorong kursi roda pak Hul
"kak Ita.? sudah lama datang nya.?" tanya Valen
"baru saja" ucap Ita
"nah, untung malaikat penyelamat yang rasa ibu kandung datang bagaikan saras kosong - kosong delapan. membantu abang lepas dari amukan anggel" ucap Valdi kepada Ita
"Malam bunda" sapa Valaria dan Valdis yang menyalim Ita
"uhukk .. uhukk .." pak Hul dan Bu Ris dengan usia yang tinggal menunggu panggilan tengah batuk - batuk karna kondisi mereka yang sudah melewati senja.
"Ma, Pa dan kamu Ita selagi disini, Valr mau bicara sekarang anak - anak sudah besar dan lulus SMA. mereka punya ke inginan dan jalan masing - masing yang sudah mereka pilih sendiri tanpa campur tangan kami dan semua pilihan mereka tidak menungkinkan untuk tinggal seatap dengan kita" ucap Valr
"karna Valaria memilih jalan untuk menjadi dokter, Valdis memilih untuk melanjut di Australia dan Valdi masih menunggu mimpi nya" ucap Valen menambahkan
"Valaria, kamu satu - satunya berlian berharga nenek. apa kamu mau ninggalin nenek.? nanti yang sisirin rambut nenek siapa.?" tanya bu Riss seakan menolak halus ke inginan Valaria pergi dan yang lain menarik nafas.
"ada aku ma" ucap Ita dengan cepat
__ADS_1
"baiklah cucu berlian berharga ku, kita masih bisa bertemu" ucap bu Riss
"nah ada bunda yang gantikan" sambung Valdi
"dan kamu Valdis jika itu sudah keputusan mu, nenek dan kakek hanya bisa menjagamu dalam doa nak. kamu anak laki - laki yang kuat dan tangguh semoga engkau di berkati dan di limpahkan kepintaran, kedewasaan juga keberhasilan di tempat yang sudah kamu pilih. pergilah dengan seribu keberanian dan jangan menatap masa depan dengan ketakutan. Jalani semua dengan penuh ke percayaan dan keyakinan. Kau pasti kembali dengan title dan akan sukses, cucu ku.!" ucap bu Riss yang sekarang menjadi nenek dengan keriput di kulit yang tidak bisa dimudahkan lagi.
"Jangan banyak mengeluh dengan berbagai masalah yang datang pada mu hari ini dan esok. karna hanya membuat hari - hari di hidupmu akan terasa semakin berat. Berlapang dada, berserah jangan pasrah dan bersyukur dalam setiap keadaan tersulit yang kamu hadapi, yang penting adalah iman dan kepercayaan karena dua hal ini membawamu pada kebahagiaan yang tak terkira di masa depan" ucap pak Hul dengan suaranya yang jelas di tengah - tengah helaan nafasnya yang semakin lama, semakin berhenti.
"baik kakek, nasihat dari nenek juga akan Valdis ingat dan Valdis janji asalkan kalian tidak meragukan kemampuan dan pilihan ku. Valdis pasti bisa sekalipun tidak sesempurna yang mama, papa dan kakek, nenek inginkan" ucap Valdis dengan penuh makna dalam tatapan nya, yang seolah berkata tunggu aku nenek dan kakek. aku pasti berhasil dan kembali.
"anak pintar" ucap pak Hul
"kakek.? apa kakek bisa bertahan menunggu kepulangan ku mungkin lima atau enam tahun kedepan.?" tanya Valdis dengan pelan pada pak Hul.
"Janji adalah hutang, kakek tidak mau berjanji yang nantinya akan mengecewakan mu cucu ku. tapi kakek akan berusaha hidup dengan sehat sebisa yang Tuhan izin kan cucu ku. kakek berdoa dan merestui semua langkah hidupmu yang baik dan pilihan untuk keluarga mu kelak" ucap pak Hul dengan air matanya yang sudah berlinang.
Sesungguhnya baik Valdis maupun Valdi punya selera berbeda soal kedekatan mereka dengan kakek nya, Valdis lebih dekat dengan pak Hul di bandingkan dengan Valdi yang dekat dengan orang tua Valen yaitu Pak Charlie sedangkan Valaria dekat dengan ke duanya.
"ma, pa jika tidak ada kendala maka Valdis akan berangkat besok dan semua akan kami bersiap kan karna pendaftaran nya mulai dua hari lagi" ucap Valr dengan pelan dan di angguki oleh pak Hul serta bu Ris sekalipun berat
"mungkin besok ma, karna mereka pasti di alam mimpi saat ini" ucap Valen
"Valdis, kamu anak bunda maka memulung ilmu lah dengan banyak hingga ia tumpah ruah di otak mu nak. dan ingat jika berhasil jangan lupa mulung cewek bohay yang sesy sembriwings" ucap Ita sambil menguap - nguap dan berbisik pada Valdis
"bunda, nafas bunda bau Papi Vano" goda Valdi yang selalu saja sembarangan bicara dan ikut menguping
"huss, nanti istri pak ganteng marah trus kita diamuk warga" balas Ita.
"kak Ita, tidur disini saja ya" ucap Valen dan di angguki oleh Ita
"sudah - sudah, waktunya istrahat sudah sangat larut malam" ucap Valr dan mereka segera bubar sedangkan ke tiga anak kembar itu kembali berkumpul di tempat berbeda lantai dua rumah.
"kalian tidurlah waktu sudah malam, baringkan tubuh mu diatas kasur datar yang empuk milik mu. sekalipun kakak tidak ada bersama mu disana, kakak akan terus memperhatikan mu lewat ponsel dan doa, mari waktunya untuk membahagiakan orang tua" ucap Valaria menyemangati adik nya
__ADS_1
"kakak juga tutup mata mu hingga terlelap, tarik selimut tutupi tubuh mu jangan sampai merasa kedinginan" ucap Valdi pada Laria.
"siap" jawab Valaria
"Berdoa dan serahkan semua pada Tuhan, cepatlah tidur, rebahkan tubuh mu hingga kamu merasakan kehangatan dimalam yang dingin. bawa semua keluh kesah serta lelah letih mu dalam tidur lelapmu dan bermimpilah yang indah." sambung Valdis pada Laria
"good night brother" ucap Laria dan segera Laria pergi menuju kamar nya untuk tidur.
"good night to my Queen" ucap Valdi dan Valdis pada Laria, barengan.
"Semoga Cinta dan kasih sayang yang baru menanti mu esok pagi, jadi, tidurlah langsung.!" teriak Valdi lagi pada kakak nya Laria dan dari ke jauhan Laria hanya melambaikan tangan.
Tinggal Valdi dan Valdis yang berada di Balkon dengan hembusan angin malam Lombok yang begitu dingin dan mencekam kulit. namun, ke duanya tetap bertahan untuk berada di tempat ini dengan pikiran dan pandangan mata yang sama.
"jangan pikirkan cinta yang akan engkau tinggalkan karna kepergian diri mu, pikirkan saja sebesar apa cinta yang engkau tebar esok ketika kamu kembali ke tanah Air mu" Ucap Valdi kepada Valdis adik kembarnya yang bungsu, yang kini sedang berdiri dibalkon belakang menatap satu rumah kecil yang sederhana. yang berada tepat di belakang rumah mereka..
Hayooo.. ada apa.?
Siapa yang di maksudkan oleh Valdi.?
Dan apa yang tengah di lihat oleh Valdis, hingga ia terus saja memandang ke arah itu.?
Stay terus beby..
PEMBERITAHUAN
Ada yang minta agar Vano dan Ita di masukkan sedikit dalam cerita๐ mohon maaf reader itu sungguh tidak bisa, karna sebentar lagi kisah Vano dan Ita rilliss.. klo thor tuangkan Ita dan Vano sedikit disini, kalian bisa tau ending Vano dan Ita gimana jadi nggak surprise lagi dong๐. tapi tidak apa - apa nanti thor usahakan agar kesomplakan Ita dan Vano masuk disini ya beb๐
HALLO READER
Aku datang, maaf๐ baru bisa up, kerjaan realku tidak mau berbagi dengan tugas halu ku๐. thor mengerti kalian pasti sangat kecewa, mohon maaf๐๐
dan juga mohon dukungannya untuk karya ini dengan seikhlasnya tanpa paksaan dan bagi yang suka baca jangan lupa like dong beb๐๐
__ADS_1
Sembari menunggu Up karya TENTARA PENGGANTI bisakah kalian mampir dinovel baruku yang berjudul AIR MATA CINTA.๐