TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & L 158


__ADS_3

...BERTAHANLAH SEBENTAR SAJA...


Mengagumi dan memuja dengan berlebih hingga terpesona di perjumpaan pertama tidak selamanya murni karna terpanah melihat sosok yang begitu tampan bagaikan jelmaan bidadari dilangit, malaikat di Surga dan Dewa di Bumi tengah berdiri di depan mata. ada saatnya mengagumi itu terjadi karna di rencanakan dan memaksa kita untuk bisa berakting secentil dan segila mungkin tanpa membuat lawan curiga.


Seperti yang telah dilakukan oleh Li Qin yang berpura - pura mengagumi Rico tanpa terlihat aura sandiwara dari diri dan di mata nya, ia mampu memberi tatapan tajam yang tidak ditemukan kebohongan di dua bola matanya dan menatap penuh percaya diri terhadap lawan. agar lawan nya tidak mengetahui taktik yang ia main kan.


Flash back On


"oh my God, oh my God.! jantung aike penuh hareudang - hareudang dingin, ah.. dingin, ah.. dingin" kata Direktur


"ada apa.?" tanya anggota lain nya


"ada lelaki tamvan membahana badai membanjiri kulit keintiman aike" jawab Direktur lebay


"dimana .. dimana.?" tanya perawat penggila cogan


"nooh dia ada didepan, dasar wanita penggila bojo orang" jawab Direktur


"dasar Direktur jadi - jadian" ketus Li Qin dengan suara yang hampir tidak terdengar


"aku mendengarnya dokter Li Qin" kata Direktur sedangkan perawat lain berhamburan keluar melihat pria tampan.


"dokter Li Qin, yei harus kerja sama dengan aike dalam berperang melawan akang pisang yang sexy. yang kepisangan nya pisang bagaikan pisang raja" kata Direktur


"bicara yang jelas pak Direktur yang gagal jadi laki" jawab Li Qin


"aike nanti kasih nampak pisang raja milik kakek buyut aike. baru tau rasa yei" jawab Direktur


"bicaralah yang jelas pak Direktur" kata Li Qin


"begindong, didepan ada pria namanya Rico yang berkunjung ke rumah sakit untuk bekerja sama namun, dibalik kerja samanya ada satu misi yang ia lakukan untuk mendekati mu dengan tujuan yang kurang baik" kata Direktur


"Rico.? namanya tidak asing lagi ditelinga ku, bisakah aku melihat fotonya.?" tanya Li Qin


"aku tidak sempat untuk berfoto dengan nya jika kamu penasaran dan mau melihatnya segera keluar dari ruangan ini dan berpura - puralah kaget serta mengagumi ketampanan nya tanpa membuatnya curiga" kata Direktur


"APA.!" teriak Li Qin

__ADS_1


📞iya berpura - pura, agar dia merasa menang satu nol dipermainan pertama nya dalam mendekati mu" jawab Valdi dengan tiba - tiba dari telepon yang tersambung diponsel Direktur.


"mengagetkan saja, memangnya ada apa.?" tanya Li Qin dan Valdi menjelaskan semuanya dengan singkat, padat dan sangat jelas


"baiklah aku akan keluar dan berakting seperti gadis murahan di depan nya" jawab Li Qin


"tunggu dulu" kata Valdi


"apa lagi Tanaka.!" tanya Li Qin kesal karna ia harus berpura - pura


"kamu keluar setelah Santo menyambutnya dari parkiran dan membawa Rico masuk, kamu tidak akan ketahuan karna saat ini rumah sakit dikerumuni perawat wanita yang gila dengan ketampanan pria" jawab Valdi


"ok, aku keluar dulu. tunggu disini dan kau ganteng ku dengan sedih kita harus menyudahi perbincangan lewat telepon" kata Santo pada Valdi


"ck..!! dasar penggila pisang" ketus Li Qin


"aku normal" jawab Valdi dan Santo bersamaan.


diluar ruangan setelah kesepakatan untuk membuat drama.


"wooow, sexy.!" kata Li Qin tanpa sadar dan hal itu membuat semua rekan nya serentak berkata.


"terimakasih nona untuk pujian mu pada tubuh ku yang sexy ini" jawab Rico


"dokter Li Qin apa kamu baik - baik saja.?" tanya Santo pura - pura bingung


"hmm .. hmmm" jawab Li Qin sambil menganggukkan kepalanya


"apa aku sangat menggoda mu nona.?" tanya Rico


"sangat.!!" jawab Li Qin dengan semangat


"nama ku Rico nona, siapa nama mu.?" tanya lelaki itu yang bernama Rico


"haa.? a..a..apa.?" kata Li Qin dan setika keadaan Li Qin menjadi linglung dan pura - pura bodoh, ketika Rico mengulurkan tangan nya untuk berjabat tangan dengan dirinya. sepertinya Li Qin mulai tersadar dengan tingkah konyol dan aktingnya yang berlebihan ditengah - tengah seribu mata rekan yang memandangnya


"sungguh lelaki bule yang begitu tampan dan menawan, aku bahkan tidak pernah segila ini melihat laki - laki seperti mu dipertemuan pertama" kata Li Qin lagi dengan mematung berusaha menyempurnakan akting nya.

__ADS_1


"hmmm.??" kata Rico hanya mampu berdehmm merasa dirinya menang satu nol.


"dokter Li Qin, kurasa anda salah makan dan mungkin anda makan bubur basi tadi pagi sampai anda bersikap kurang profesional" kata Santo yang berusaha untuk merasa bingung dengan ekspresi tidak biasa dari Li Qin.


"pak Direktur bisakah bapak diam dan tidak mengganggu pemandangan ku saat ini.? ini bagaikan lukisan dewa seribu bayangan dialam surga mimpiku" jawab Li Qin tanpa menoleh ke arah direktur, matanya dengan berani menatap mata bule Rico tanpa berkedip sedangkan yang lain kaget tidak menyangka Li Qin bisa secentil sekarang ini.


"kalau begitu ku rasa saat ini nona sangat tidak sabar untuk pergi makan siang bersama dengan ku bukan.?" tanya Rico


"hmm.. hmmm" jawab Li Qin mengangguk


Flash back Off


"Sungguh gila.!" kata Li Qin


"Li Qin kamu mau tidak mau harus berpura-pura mengagumi diri nya untuk membuat nya merasa menang agar selalu ada alasan untuk kita menyelidiki lebih lanjut dan juga kita mungkin akan berurusan dengan orang - orang yang kejam" kata Valdi


"Tanaka, aku tidak masalah jika berurusan dengan orang kejam tapi, aku tidak sanggup untuk berakting pura - pura menggumi nya apa lagi jatuh cinta" jawab Li Qin


"Li Qin cobalah sedikit bekerjasama dengan ku dan bertahan lah sebentar saja." kata Valdi pada Li Qin yang tau bahwa Li Qin tidak mau menerima pekerjaan dengan bersandiwara seperti ini.


Li Qin, Santo dan Valdi lanjut dengan pembahasan hingga berdebat panjang, Saat berdebat Li Qin tiba - tiba menerima telepon dan mendapatkan kabar bahwa Profesor kesayangan Li Qin yang telah mengajarinya berbagai hal di Universitas Kedokteran Militer Penang dan baru beberapa waktu lalu memberikan resep yang sangat rahasia tentang peracikan obat dan ramuan bagi pasien lumpuh telah di culik dan anak serta istrinya berhasil kabur dari penculikan itu.


"APA.!!" kata Li Qin kaget hingga air matanya berderai membasahi pipi, seluruh tubuhnya bergetar tidak berdaya mendengar kabar mengejutkan itu.


"ada apa Li Qin.?" tanya Valdi yang segera mengambil ponsel Li Qin yang terjatuh dan mendengarkan perkataan wanita itu.


📞"Li Qin kami akan segera tiba di Indonesia kata ayah kami harus lari dan berlindung ditempat mu, tempat mu akan menjadi tempat teraman bagi kami, ayah akan berusaha kabur dan menemui kita. ia juga akan berlindung di tempat mu" kata anak Profesor itu


"ba ba baik, bagaimana cara kalian bisa lolos.? dan bagaimana dengan ibu.?" tanya Li Qin yang saat ini sudah tidak punya kekuatan hingga tersungkur jatuh dilantai.


📞"saat ini ibu syock dan belum sadarkan diri, ia pingsan karena serangan jantung. tapi, aku tanpa sadar dengan apa yang ku lakukan berhasil meloloskan diri dan ibu dengan memasukkan nya dikoper besar sedikit resleting koper ku buka agar ibu mampu bernafas dan dengan kekuatan yang entah dari mana aku mendorong ibu hingga bandara. ibu juga sebelum pingsan setuju untuk kembali ke kampung halamannya di Indonesia" jawab anak profesor.


"Laura, lalu bagaimana dengan Profesor.? apa kamu sempat menoleh kebelakang.?" tanya Li Qin dengan derai air matanya


BENARKAH LAURA SERTA IBU NYA AKAN AMAN DITEMPAT LI QIN.?


BAGAIMANA KISAH SELANJUTNYA.?

__ADS_1


BUKANKAH INI TERLIHAT MENARIK.?


IKUTI TERUS TANPA KETINGGALAN UP LAGI DENGAN CARA TEKAN TOMBOL WARNA MERAH BERBENTUK LOVE❤ YANG AKAN MEMBANTUMU MENDAPATKAN PEMBERITAHUAN DIRAK Nt /Mt & JANGAN LUPA UNTUK LIKE, RATE 5 DAN KOMEN.! INGAT YA LIKE JANGAN HANYA DI BACA, WAJIB LIKE🙏


__ADS_2