
...TAKUT PADA TANAKA...
Cinta yang tulus adalah fondasi yang kuat dalam mempertahankan hubungan, tetapi juga perlu di iringi dengan upaya untuk saling memberi dan menjaga kehangatan di dalam cinta ke dua insan agar hubungan yang telah di bangun dengan fondasi yang kuat bisa langgeng dan terjalin harmonis.
Seperti hubungan hangat yang terlihat antara Tanaka dan Li Qin saat ini, Kalau beberapa bulan terakhir hubungan mereka berdua bisa di katakan tidak lagi baik hingga memberikan sebuah kesan ketidak kenyamanan dan hilang nya kehangatan yang membuat hubungan ke dua nya lama kelamaan semakin renggang lalu berakhir pada Li Qin yang memilih untuk mengangkut semua barang milik nya dari rumah Tanaka ke rumah dinas yang terletak di samping rumah sakit.
Maka, berbeda cerita nya di siang ini karena Li Qin dan Tanaka telah kembali menjalin hubungan yang hangat walau dengan status yang bukan siapa siapa. Namun, kehangatan saat makan siang bersama sudah cukup membuktikan bahwa Tanaka dan Li Qin akan kembali bersama.
Masih di ruangan kerja Li Qin dengan mulut nya yang tengah mengunyah makanan "Aku mau dua potong ayam" ucap Li Qin lalu Tanaka si lelaki tampan itu mengangguk, setelah selesai memesan ayam dan perut Tanaka juga sudah terlalu kenyang ia kemudian membersihkan tangan nya dengan Li Qin ikut membersihkan meja dan membuang bungkusan makanan mereka.
Hingga ayam trip kedua datang dan langsung saja Li Qin menyantap nya dengan begitu lahap, sungguh Tanaka begitu semangat melihat wanita nya makan bersama dengan nya. Mereka berdua siang ini makan dengan begitu lahap dan ada rasa yang hangat dalam hati Tanaka, suasana seperti ini begitu ia rindukan hingga tidak bisa ia pungkiri bahwa pandangan mata nya tidak pernah lepas dari menatap Li Qin terus menerus hingga wanita itu melahap habis potongan daging ayam terakhir.
"Li Qin, malam ini kamu tidur di rumah saja karena aku akan menunggu mu disini hingga pekerjaan mu selesai" kata Tanaka setelah wanita itu menghabiskan dua potong ayam yang di bantu oleh Tanaka untuk menyuapi nya.
"Apakah kamu tidak sibuk lagi.?" tanya Li Qin, yang memang tau dengan jadwal padat beserta kesibukan Tanaka dalam minggu ini.
"Hari ini dan besok aku tidak sibuk sama sekali" ucap Tanaka "Jadi, aku bisa mengantar jemput mu ke rumah sakit" lanjut Tanaka.
"Ooh.. tapi, aku akan malam disini" kata Li Qin lagi berniat memberitau tanpa ada maksud menolak dan Tanaka sangat paham.
__ADS_1
"Aku akan menunggu mu disini bahkan sampai subuh" ucap Tanaka santai sambil merebahkan tubuh nya di sofa panjang.
"Baiklah, aku ada tiga jadwal operasi hingga malam nanti" jawab Li Qin sambil meneguk air minum nya.
"Kenapa harus menunggu malam.? kenapa tidak sekarang saja kamu melakukan tindakan operasi nya.?" tanya Tanaka dengan pandangan yang tertuju pada langit langit plafon berwarna putih.
"Pasien ku dalam masa observasi kalau sampai satu jam kedepan tekanan darah tinggi nya tidak kunjung turun maka operasi di batalkan" jelas Li Qin dan Tanaka hanya mengangguk paham saja.
Sementara Li Qin di landa kebingungan memikirkan diri nya yang akan tidur di rumah Tanaka malam ini sementara keperluan nya sudah di angkut semua ke rumah dinas dan lagi, Tanaka sudah terbiasa masuk sesuka hati di dalam kamar Li Qin jadi akan cepat ketahuan jika Tanaka melihat kamar Li Qin kosong melompong "Bagaimana ini, aku tidak punya pakaian lagi di rumah Tanaka dan kami juga sedang akur. Jika dia mengetahui aku telah membawa seluruh pakaian ku maka, hubungan kami akan renggang lagi dan lebih parah nya ia akan mengukung ku dengan aturan nya yang begitu keras." ucap Li Qin dalam batin nya.
"Apakah ada sesuatu yang mengganggu pikiran mu.?" tanya Tanaka secara tiba tiba tanpa melohat wanita itu terlebih dulu.
"Nanti kita beli" jawab Tanaka simple "ehm.. aku pesan sekarang saja kalau begitu" kata Tanaka lagi dan ia segera mengambil ponsel nya lalu membuka apk Alfa Mart dengan memesan keperluan Li Qin mulai dari peralatan mandi hingga handuk, semua keperluan wanita itu beserta wangi yang ia sukai di ketahui oleh Tanaka dan di pesan oleh Tanaka.
"Huff.. lewat" jawab Li Qin dalam hati yang merasa lega karena alasan nya di terima dan masuk akal "Baiklah, terimakasih.! Ehm.. kalau begitu aku ke bangsal dulu ya, tunggu disini dan jangan kemana mana" ucap Li Qin seolah tengah memperingati anak kecil.
"Pergilah, aku akan tidur disini sambil menunggu mu" jawab Tanaka yang langsung memejamkan mata nya, ia sungguh memilih untuk tidur sebentar saja sembari menunggu Li Qin selesai operasi.
Sungguh hati Tanaka saat ini begitu terasa damai dan di penuhi oleh jutaan bunga bunga kehidupan masa depan bersama Li Qin namun, seketika ia terpikir dengan Eleanor yang juga sudah berada disisi nya selama lima belas tahun entah bagaimana nasib wanita itu kedepan nya.
__ADS_1
Sedangkan Li Qin saat ini tengah berjalan mengelilingi bangsal untuk mengecek pasien nya dan terkhusus bagi pasien yang akan segera di operasi "Bagaimana perkembangan nya.?" tanya Li Qin sebagai dokter bedah
"Sore, dok" jawab asisten dokter "Bu Meli, seperti nya tidak bisa di operasi dok berhubung tekanan darah nya semakin meninggi" jelas perawat.
"Baiklah, tolong tambahkan dosis obat nya" ucap Li Qin dengan meresepkan beberapa obat yang harus di konsumsi oleh pasien bernama Meli
"Baik, dok" jawab perawat
"Lalu bagaimana dengan yang lain.?" tanya Li Qin lagi
"Sudah, siap dok" jawab perawat
"Baiklah, aku akan bersiap" kata Li Qin dan langsung meninggalkan ruangan bangsal dengan senyuman yang terus terpatri.
"suiit.. tidak biasa nya dokter Li Qin tersenyum seperti itu" ucap salah satu perawat.
"diam saja, barusan aku melihat kalau di ruangan nya dokter Li Qin kedatangan kekasih nya tentara itu dan pak tentara menyuapi nya dengan penuh cinta" jawab asisten dokter Li Qin.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye
__ADS_1