
...LI QIN BERDAMAI DENGAN HATI NYA...
Entah angin apa yang merasuki pikiran Li Qin hingga ke otak lalu mengalir diseluruh pembuluh darah dalam tubuh nya, ia yang tadi malam menangis histeris tanpa suara hingga sesegukan, kemudian ia terisak seolah hati nya telah di sayat sembilu, ia yang tadi malam di penuhi oleh rasa khawatir, di penuhi oleh perasaan yang bimbang, dilema dan perasaan ragu akan hubungan nya kedepan dengan Tanaka seperti apa jika benar Ele mengandung benih dari tunagan nya itu, hati Li Qin seketika tenang bagai tersiram air dingin..
Li Qin yang seketika tenang seolah segala perasaan yang berkecamuk dalam hati dan pikiran nya tadi malam telah leyap terbawa mimpi, sekarang terlihat bagaikan orang linglung yang selalu tunduk dalam mengiyakan, menyetujui setiap apa yang di ucapkan dan di putuskan oleh Tanaka, ia seolah menunjukkan bahwa diri nya telah berdamai dengan hati nya.
Entah itu terjadi karena ia mengerti bahwa segala bentuk protes dalam hati nya akan sia sia mengingat bagaimana Tanaka terus bertahan pada apa yang sudah ia putuskan dan perintahkan, atau justru memang Li Qin telah berdamai dalam satu malam dan menerima segala kondisi itu jika kelak benar bahwa Ele, telah mengandung anak dan darah daging Tanaka hasil daei hubungan yang tidak mereka sengajai.
Dan Keputusan Li Qin untuk berdamai dan menerima Tanaka juga kemungkinan yang mungkin bisa terjadi kedepan, terlihat dari respon nya terhadap Tanaka "Kalaupun itu terjadi, percayalah aku akan tetap mengasihi dan menerima mu juga akan terus mendukung mu dalam doa karena aku tau, terkadang dalam sebuah misi kamu harus berpura pura dengan sandiwara mu agar misi mu dan para tim mu berhasil." Ucap Li Qin dengan penuh kesungguhan karena ia tau setiap misi pastilah ada drama dan sandiwara yang mengharuskan pasukan berpura pura dengan tujuan mengelabui musuh dan organisasi target..
__ADS_1
"Kamu memang pengertian tapi sayang sekali, kamu sangat susah untuk ditebak dan sangat sulit untuk terbuka" sindir Tanaka dengan tawa nya yang membuat Li Qin sedikit kesal.
"Yaah.. Biarpun aku sulit di tebak dan susah terbuka tapi bear, apakah kamu tau dalam misi mu ini.?" kata Li Qin.
"Apa itu, aku tidak akan tau kalau kamu tidak cerita" jawab Tanaka dengan senyum dan kekehan nya.
"Ini tentang misi mu, kamu harus tau kalau sebetul nya aku sangat mengasihi mu dan aku juga tidak akan membebani mu dengan perasaan bersalah mu jika kelak ada pengkhianatan untuk ku karena aku anggap itu adalah bagian dari misi terbesar untuk memenangkan peperangan." Kata Li Qin dan hal itu sukses membuat Tanaka terharu atas pengertian Li Qin aka tetapi ia bingung kenapa Li Qin begitu sedih kala memprediksi kemungkinan Ele hamil atau tidak.
"Itu karena percuma berdebat dengan mu.! Kamu akan keukeh pada pendapat dan keputusan mu jadi buat apa lagi aku bertahan mending pura pura berdamai saja biar di kira wanita dan calon istri penurut oebanggan keluarga" ucap Li Qin dengan terkekeh yang membuat Tanaka ingin tertawa tapi di balik itu akhir nya ia paham kalau perubahan Li Qin yang tiba tiba seolah mau menerima itu, tidak sesuai dengan keputusan dalam hati nya melainkan karena ia tau pendapat dan keputusan nya tidak akan di dengar oleh Tanaka.
__ADS_1
Tanaka tidak lagi dapat menjawab hingga ia terdiam dan tidak tau harus merespon apa, Li Qin yang mengetahui hal itu langsung mengambil alih bicara "Pokok nya sesayang itu aku terhadap mu Bear jadi, selesaikan saja dulu misi mu dengan cepat agar kamu bisa menemui ku.! Dan Bear, kamu tau kan kalau aku tidak pernah merasakan bagaimana rasa nya menjadi wanita yang di nomor satukan oleh mu dan aku harap kamu terus menjadi milik ku walaupun dalam sebagian teks kamu telah sukses di sentuh oleh wanita lain dan kita berdua sedang dilema menunggu kepastian apakah Ele hamil atau tidak" Ucap Li Qin.
"Baiklah, kamu juga harus tau aku sangat menyayangi mu dan sangat mencintai mu bahkan aku rela membuang waktu di saat remaja untuk tidak merasakan cinta monyet akan tetapi semua hal itu tidak bisa ku jadikan alasan untuk lepas dari tanggung jawab ku, atas apa yang pernah terjadi antara aku dan Ele di beberapa bulan yang berlalu. Kami sudah melakukan dosa dan jika aku lepas dari tanggung jawab maka dosa dan pelanggaran yang ku perbuat semakin besar jadi, mari mengecilkan kedatangan karma yang mungkin bisa menimpa keturunan kita" kata Tanaka yang kembali mengingatkan Li Qin.
Mendengar kata dosa dan karma membuat Li Qin mengerti kalau Tanaka sebenar nya memikirkan masa depan mereka berdua dan keturunan mereka kelak, agar apa yang di perbuat oleh Tanaka tidak turut menimpa anak anak dan mungkin cucu cicit nya kedepan dan karena itulah. Tanaka memilih untuk bertanggung jawab bukan karena terpaksa melainkan bertanggung jawab karena itu adalah kewajiban nya yang ia lakukan dari hati, kewajiban yang harus ia pertanggung jawabkan di hadapan manusia dan di hadapan Tuhan.
Sedikit ada perasaan lega di hati Li Qin karena pikiran Tanaka telah jauh kedepan untuk kedamaian keluarga nya dan kalau tadi ia terpaksa menerima, sekarang telah berubsh dalam waktu cepat karena rasa berdamai dan menerima keadaan terus mengalir dalam hati nya dengan tulus.
NOTE : SEBETUL NYA SAYA MAU BAGI HADIAH UNTUK BEBERAPA AKUN YANG PALING AKTIF MEMBACA KARYA INI, KARENA SETIAP MINGGU SELALU ADA LAPORAN SIAPA AKUN PALING AKTIF MEMBACA KARYA. AKAN TETAPI, SANGAT DI SAYANGKAN AKUN AKUN TERSEBUT HANYA RAJIN MEMBACA TAPI TIDAK RAJIN MEMBERI LIKE+VOTE+BINTANG 5 JADI, SAYA PUTUSKAN UNTUK MEMBATALKAN MEMBERI HADIAH DAN BERHARAP SEMOGA MINGGU DEPAN BERGANTI.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye