
...MALAM PANJANG...
Tentu nya ini adalah misi sekaligus pilihan paling tersulit untuk tuan Hul, dimana ia membantu memenuhi permintaan putra pertama nya dalam menemukan wanita yang ia cintai sejak kecil dan melakukan penyerangan terhadap dalang dari penculikan Li Qin. Dan sial nya dalang dari penculikan ini di lakukan oleh darah daging nya sendiri yaitu putra ke dua nya sekaligus kembaran dari putra pertama nya, dan juga mencintai seorang wanita bernama Li Qin yang saat ini ia sekap selama lebih dari tiga tahun lama nya.
Sungguh kejam memang cinta, ia menghadirkan rasa yang sama terhadap ke dua putra nya dengan satu wanita. Dan hal paling menyulitkan lagi dalam misi ini khusus nya terhadap pasukan khusus adalah, tuan Hul tidak memperbolehkan ada nya tembak senjata dan pertempuran yang berdarah-darah apa lagi aksi saling menumbuk di karenakan ia tidak mau terjadi sesuatu hal buruk menimpa ke dua putra nya.
Tentu saja ini adalah hal baru dalam semua kasus yang di tangani oleh pasukan khusus iblis rimba dimana mereka di izinkan menyerang tapi, tanpa pertempuran. di izinkan membawa perlengkapan perang tapi, tidak di perbolehkan untuk menembak musuh.
Sekalipun pasukan khusus yang di pimpin oleh tuan Hul sangat paham dengan perintah penyerangan ini, di karenakan target nya adalah anak nya sendiri. Akan tetapi, ini juga tidaklah mudah karena di paksa untuk tidak melakukan perlawanan. mereka juga pasti sedang berperang pada diri sendiri untuk menahan jari-jari telunjuk agar tidak menarik pelatuk dan menembak mati target, yang telah memperlakukan wanita secara tidak manusiawi.
Kembali pada tuan Hul, yang bukan hanya merasa geram. ini juga menjadi peperangan dalam hati seorang ayah terhadap anak nya yang telah berubah menjadi monster. ia harus menguatkan hati untuk menonton dari jauh dan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kejaman dan kebiadapan anak kesayangan nya dalam memperlalukan ke dua wanita terutama memperlakukan Li Qin dengan tidak manusiawi.
"benar-benar anak iblis.!" geram tuan Hul di depan monitor, ingin rasanya ia segera menembak mati pelalu. namun, apalah daya kali ini ia harus mengakui ke gagalan nya dalam segala hal terutama dalam memperhatikan putra nya.
Di ruang bawah tanah "Ini adalah misi terbanci yang pernah ku lakukan dan aku berharap agar tidak melakukan misi banci ini lagi." kata 05 pada benda kecil yang menempel di telinga nya, tentu saja ini di dengarkan oleh semua anggota iblis rimba termasuk boss. sedangkan tuan Hul, ia hanya mendengarkan saja tanpa berniat mengomentari.
"06, kalau mau hidup panjang maka pertahankan lidah mu" kata anggota yang bernama 06, ia mengira kalau rekan nya lupa bahwa percakapan nya ini telah di dengar oleh boss mereka. padahal, 05 tidak pernah lupa pada siapa saja telinga yang akan mendengar perkataan nya dan anggaplah ini di ucapkan dengan sengaja.
__ADS_1
Betul kata 05, ini memang misi terbanci yang mereka lakukan dimana mereka harus menyerang musuh tidak menggunakan alat tempur melainkan dengan menggunakan obat penenang yang mampu melumpuhkan daya ingat target selama dua puluh empat jam dan itu hanya bekerja jika dicampurkan pada minuman beralkohol dan dalam keadaan mabuk berat, lalu memberikan obat tidur tentu nya bukan sekedar menidurkan target yang di campurkan pada makanan yang sedang di konsumsi oleh Valdis tepat satu jam sebelum semua pasukan turun menyusup. sekaligus obat perangsang yang sangat kuat, beruntung nya ini tepat sasaran diminum oleh Clara dan Valdis.
Jangan tanya lagi bagaimana semua misi ini berhasil tanpa gangguan sedikitpun, itu karena cctv telah di hack oleh 05 hingga ia paham di ruang mana yang paling aman untuk bersembunyi dari satu tempat ketempat yang lain, mengetahui semua jalan dan seluruh ruangan. Dan paling khusus nya dapur yang menjadi sasaran utama untuk menjalan kan misi nya. kenapa semua obat yang di masukkan dalam makanan dan minuman berjalan dengan sangat baik.? itu karena Clara hoby meninggalkan pekerjaan nya setiap kali memasak dan tidak selalu berada di dapur, karena ia selalu datang mengajak Li Qin berbicara.
Tentu saja 05 selalu memastikan obat nya tepat sasaran agar tidak menyiksa Li Qin, karena hal inilah misi ia katakan seperti misi seorang banci. apa lagi ketika melumpuhkan para klan mafia milik Valdis, menurut pasukan khusus itu adalah aksi paling waria yang tidak akan pernah mau mereka ingat.!
"Lakukan segera untuk memotong kabel yang terhubung dengan alarm dan rusak beberapa penghubung lain nya" kata tuan Hul pada pasukan nya melalui chatt dan hal itu segera di laksanakan oleh beberapa anggota yang ahli dalam perkabelan dan penjinakkan bom.
"06, lakukan pembobol kode dengan estetik" kata 05 melalui alat pendengar suara dan 06 segera melalukan nya
"Ahhkkkk.. ahkkkkkk... ahkkkkkk nikmat" desah Clara dan Valdis, ini benar-benar pertempuran yang luar biasa bagi keduanya dimana mereka merasakan kantuk yang luar biasa sekaligus merasakan nafsu yang semakin tinggi dan liar serta tidak bisa terkendali lagi, semakin kedua nya mengantuk maka, semakin tinggi pula gai*ah se*ks yang mereka rasakan keluar dari dalam tubuh keduanya. hingga setiap permainan semakin panas dan tidak akan ada akhir nya karena, kedua nya saling menuntut dan memaksakan sebuah penyatuan yang lebih dan lebih lagi.
Sedangkan di dalam ruangan Li Qin masih merasakan kegelisahan dan kegundahan, ia benar-benar sedang berjuang untuk menenangkan hati nya hingga tidak mendengar suara-suara dari luar.
*
*
__ADS_1
*
"sst.!! tugas macam apa ini.!" geram Ucok
Ketiga alat negara yaitu Tanaka, Bambang dan Ucok di berikan tugas mengawal gubernur yang bahkan tidak memiliki musuh ataupun kasus. ke tiganya hanya bekerja mengikuti kemana gubernur pergi selama dua hari dan tidak boleh jauh-jauh dari gubernur, paling menyebalkan nya gubernur yang mereka jaga bahkan tidak keluar rumah ataupun sekedar pergi ke kantor.
"Sepertinya ada maksud dari tugas ini" kata Tanaka yang sedang berdiri di depan pintu kamar sang gubernur.
"Seperti nya begitu" sahut Bambang
"Mungkin kah tentang kasus yang beberapa waktu lalu tentang seseorang yang dengan berani meneror pak gubernur memalui sang istri.?" tanya Ucok dan kedua nya mengangguk tanda bahwa apa yang dikatakan Ucok adalah benar.
"Tapi kenapa hanya dua hari.?" tanya Ucok
"Sebetulnya diminta mengawal selama satu bulan tapi aku menolak nya dan mengalihkan tugas tersebut pada anggota lain" kata Tanaka dan di pahami oleh Ucok juga Bambang.
"Paman mu ini memang kurang kerjaan" ketus Ucok yang selalu lantam dan hal itu membuat bibir ketiga nya menarik senyum.
__ADS_1
Sebetulnya mengenai teror terhadap gubernur adalah permainan dari Valr, ayah Tanaka sendiri. yang langsung menghubungi atasan Tanaka untuk membantu nya dalam misi ini, atasan tersebut adalah Vano saudara Valr sendiri dan paman Tanaka (tentunya kalian masih ingatkan dengan Vano.?). ia sengaja melakulan hal itu agar Tanaka tidak ikut dalam misi malam ini, karena ia tau betul jika putra pertama nya ikut dalam misi maka sudah di pastikan kalau Valdis akan keluar dari ruang bawah tanah tinggal nama.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye