
...VALARIA...
Beberapa Tahun berlalu kini usia tiga muda mudi dengan ketampanan nya masing - masing menginjak genap 26 tahun dan satu per satu dari tiga babygemeli yang dulu menjadi nama mereka saat masih bayi kembali ke kampung halaman yang menjadi tanah kelahiran mereka di Lombok dengan paras yang semakin cerah dan membius setiap mata yang memandang.
"Tetap Semangat buat yg sedang sakit ...
Semoga Lekas Pulih kembali😇" ucap Valaria dengan berteriak dari ketinggian lantai hotel yang sudah seminggu berada di Lombok namun sementara karna kasus covid yang semakin meresahkan seluruh Dunia ia memilih untuk isolasi mandiri di sebuah hotel mewah di Lombok dan jauh dari keluarga selama empat belas hari sekalipun dirinya sendiri tidak tertular oleh virus yang mematikan namun, ia mempunyai kesadaran tersendiri demi menjaga keluarga dari penularan.
Saat melakukan isosalasi mandiri sedikit Valaria berbagi pada beberapa orang yang melakukan hal yang sama seperti Valaria. bedanya mereka dengan profesi masing - masing dan Valaria berhasil dengan profesi dokternya yang kedepan akan segera menyelesaikan specialis sesuai dengan keterampilannya.
"saya bingung sebenarnya kalau terjangkit virus itu awal nya gimana sih" ucap salah seorang perempuan paruh baya yang juga menginap di hotel yang sama dengan Valaria juga tengah berdiri di balkon bersamaan dengan Valaria.
"apa Tante sedang bertanya pada saya.?" ucap Valaria
"aah, kamu mendengarkan nya.?" ucap ibu itu dengan senyuman yang sangat meneduhkan hati dan di anggukkan oleh Valaria
"ya, tante bingung dengan inisiatif sendiri untuk isolasi tapi tidak paham gejalanya" ucap ibu itu
"Sekedar sharing dan edukasi ya tante, dan ini juga boleh dibagikan atau diceritakan kembali buat sahabat - sahabat tante semuanya yang ada di luar sana." ucap Valaria dengan senyuman yang tidak kalah memikat.
"apa kamu tau.? boleh ceritakan sedikit pada tante.?" ucap ibu itu.
"Jika tante atau keluarga mendadak demam, meriang, tulang terasa linu, sakit kepala, batuk pilek, malam gk bisa tidur nyenyak. Tante sekeluarga jangan panik dan wajib terapkan penanganan sesuai protokol pendemi jangan anggap remeh dan jangan terlalu panik" ucap Valaria
"katanya harus disiplin juga konsisten dalam perawatan terutama hari pertama sampai hari ke lima ya.?" tanya ibu itu lagi
"benar banget tante, harus disiplin juga konsisten dalam perawatan terutama hari pertama sampai hari ke lima" sambung Valaria dengan senyuman yang tidak pernah hilang dari bibirnya
"kenapa begitu.?" tanya ibu itu lagi
"Karna ini masa di mana jika tante dan keluarga lalai dalam pola perawatan maka akan terlambat penanganan nya dan berujung pada hipoxyia atau kesulitan bernafas karna kuman serta bakteri yang berwujud lendir atau droplet berbentuk seperti jelly yang sudah meradang dan menyebar didalam paru - paru sehingga kebanyakan pasien akan sulit untuk bernafas tante" ucap Valaria dengan kalimat yang bisa di pahami oleh ibu itu.
"lalu tindakan yg di lakukan apa dong, kok tante jadi takut ya" ucap ibu itu.
"tindakan yang dilakukan adalah dengan pemasangan oksigen atau ventilator untuk membantu pernapasan. tindakan yang tidak boleh dilakukan adalah TAKUT.! jadi, jangan takut ya tante" ucap Valaria
"tante hanya takut mati saat anak - anak tante belum menemukan jadi diri mereka" ucap ibu itu dengan sendu
"jadi yang saya maksud di atas adalah kita semua harus cermat dan betul - betul memantau semua reaksi penyakit di hari PERTAMA sampai hari KE LIMA. urusan mati dan hidup biarkan itu jadi urusan Tuhan tante, jangan campuri urusan Tuhan" tegas Valaria
__ADS_1
"lalu Apa yg harus dilakukan pada saat hari pertama sampai hari ke lima" tanya Ibu itu
"kalau merasa badan demam segera minum obat penurun demam seperti paracetamol (Pct) tante" ucap Valaria
"lalu kalau batuk.?"
"Jika batuk atau batuk berdahak segera minum obat batuk yg bisa mengeluarkan dahak dan lendir." sambung Valaria
"baiklah, hanya itu saja.?" tanya ibu itu lagi
"Selanjutnya lakukan terapi penguapan secara alami dengan merebus air sampai mendidih, tuang kedalam ember atau baskom, tetes minyak kayu putih kemudian hirup uap tersebut sebagai mana layak nya kita betimung lakukan itu 10 - 15 menit. Terapkan terapi alami ini saat pagi hari, siang hari dan malam hari menjelang tidur. Ingat, lakukan ini di hari pertama sampai hari ke lima harus disiplin dan konsisten." ucap Valaria
"kenapa harus terapi uap.?" tanya Ibu itu.
"karna terapi uap dapat mencegah lendir agar tidak mengental kemudian menutup jalan pernafasan di hidung juga membantu mengeluarkan dahak. Serta membantu tenggorokan dan paru paru untuk bernafas lega" ucap Valaria.
"tante dengar biasanya akan mengalami kerusakan pada indera perasa itu bagaimana.?"
"iya tante biasanya akan mengalami yg namanya kehilangan penciuman dan perasa di lidah tapi jangan khawatir ABAIKAN saja itu pertanda bahwa sistem imun di dalam tubuh sedang berperang melawan virus asing yg masuk kedalam tubuh kita" ucap Valaria dengan penuh kelembutan
"Dan ingat puncak perlawanan tersebut terjadi pada hari pertama sampai hari ke 5 atau biasa disebut masa inkubasi oleh dunia medis." sambung Valaria
"tante jangan lupa konsumsi vitamin
Vit C dosis 500 mg
Vit D dosis 1000 - 5000mg
Vit E dosis 250 mg..
dan Jgn lupa selama proses masa inkubasi minum lah air hangat selalu" ucap Valaria lagi
"kalau mengkonsumsi buah buahan dan sayur sayuran untuk mendongkrak sistem imun agar segara naik dan stabil dalam proses peperangan melawan virus, bisa mempan tidak" tanya ibu itu
"tentu tante, itu bahkan sangat membantu" ucap Valaria
"lalu bagaimana agar kita tau kalau kita berhasil melawan virus" tanya ibu itu
"tante akan di katakan berhasil keluar dari masa transisi jika pada hari ke enam -sampai hari ke depuluh pulih seutuh nya di tandai dengan demam sudah tidak ada lagi, sudah tidak minum obat demam, sudah berkeringat secara normal, nafsu makan tante sudah pulih seperti semula, tidur pada malam hari sudah mulai nyenyak itu pertanda tante dalam proses penyembuhan" ucap Valaria
__ADS_1
"Dan virus tersebut tidak akan menular setelah sepuluh hingga empat belas hari" sambung Valaria"
"apa setelah itu kita boleh cek di rumah sakit atau klinik terdekat.?"
"tentu bisa tante, kita boleh melakukan proses SWAB atau PCR atau antigen untuk meyakinkan bahwa kita sudah terbebas dari virus tersebut dan tetap selalu menerap kan protokel kesehatan dimasa pendemi covid -19." jelas Valaria
"Kesimpulannya jgn remeh kan dan jangan TAKUT.!!
Tetap waspada, perbanyak IBADAH & BERDOA." sambung Valaria
"oiya kenalkan nama tante Flo" ucap ibu itu
"saya Valaria tante, sedang bertemu dengan tante" ucap Valaria sopan
"tante bangga bertemu dengan gadis yang anggun seperti mu Valaria" ucap ibu Flo
"semoga bencana virus ini segera berlalu Valaria, Harus Berapa Nyawa Lagi Melayang. kasihan keluarga yang ditinggalkan" ucap bu Flo
"kita mungkin bersedih saat keluarga meninggal karna COVID.! dan dimakamkan tanpa ada keluarga yang berani mendekat.? tapi INGAT satu hal tante
tim medis jauh lebih terpukul dan terbanting di setiap dinding - dinding rumah sakit melihat kegagalan demi kegagalan karna tidak mampu menyembuhkan pasien nya, bukan karna mereka bodoh tapi kadang pasien suka berlama - lama untuk mengakui gejala yang ia derita dan suka menunda - nunda waktu untuk mereka pergi berobat. akhirnya keterlambatan dalam penanganan tapi semua itu sudah keputusan Tuhan"
"sangat benar" ucap bu Flo
"tante, tidak ada dokter dalam satu Tim menginginkan kematian para pasien serta kegagalan dalam tindakan penyembuhan, sama sekali tidak ada tante" ucap Valaria mencoba meyakinkan bu Flo
"benarkah Valaria.?" tanya bu Flo lagi
"benar tante jadi mari stop.!! stop.!!
stop.!! menyalahkan para tim medis, semua tim juga terpukul, semua tim juga stres, semua tim manusia juga punya rasa takut akan bencana virus ini.!! Setiap malam semua tim dihantui bertemu kematian dalam mimpi masing - masing dan di setiap waktu semua tim juga dipertemukan dengan kematian. setidaknya kita bisa memahami mereka dan memperhatikan mereka melalui doa tulus yang kita panjatkan setiap saat" ucap Valaria dengan menutup ke dua matanya merasakan kepedihan demi kepedihan yang ia temui pada banyak pasiennya.
"ooh putri cantik yang anggun, sepertinya kamu juga pernah berada diposisi itu" ucap bu Flo
"cukup Jujurlah pada setiap keluhan yang kita rasakan ingatlah bahwa para tim medis punya keluarga yg harus mereka jaga agar tidak tertular. Mereka juga sudah menantikan para tim yang juga bagian keluarga mereka untuk bertemu dari tahun dan bulan karna tidak bisa pulang kerumah" ucap Valaria
"semoga ingin mu dan ingin ku di kabulkan Tuhan nak" ucap bu Flo
AYO Beby.. TERAPKAN HIDUP SEHAT TANPA TAKUT😘🌹
__ADS_1