
INGAT YA.!
👉TANAKA itu, yang dulu kalian kenal dengan nama VALDI.
👉ALANA itu, yang dulu kalian kenal dengan nama LI QIN.
👉Kenapa nama mereka berubah.? jawabannya baca EPISODE 189.!
Merasa jarak antara ia dan Li Qin semakin jauh, Tanaka akhirnya mengungkapkan apa yang ada dihatinya.
"apa kamu sengaja menyiksaku terlalu lama.? hanya karena kamu menantikan kembaran ku untuk menjumpai mu dan kemudian kalian memulai kisah cinta yang lama tidak tercapai.? " kata Tanaka dengan nada emosi
__ADS_1
"Tan.?? kamu salah minum obat kah.?" tanya Li Qin yang merasa heran dengan ucapan yang baru saja dia dengar dari Tanaka.
"jangan mengalihkan pembicaraan, kamu jawab saja pertanyaan ku" tegas Tanaka pada Li Qin.
"sudalah, kurasa kamu sedang dalam pikiran yang kacau karena baru saja mengalami kecelakaan tidurlah sudah sangat larut malam, kau juga akan tenang setelah bangun di pagi hari dan lagi perban mu masih banyak jadi biarkan lukanya kering tanpa kamu membukanya dengan banyak pergerakan." kata Li Qin acuh tak acuh
Ya.. satu bulan yang lalu setelah telinga Li Qin dimanjakan dengan ******* gila Vini, ke'esokan harinya Tanaka mengalami kecelakaan hebat yang membuat dia tidak sadarkan diri selama satu minggu. hal itu membuat Valensia dan Valrisman harus terbang dari lombok ke Nias untuk memastikan kondisi putra kesayangan nya baik - baik saja.
"luka ku sudah lebih dulu terbuka lebar dan enggan untuk sembuh, luka ini jauh sebelum kecelakaan.! dan luka ini enggan sekali sembuh karena tidak ada obat yang baik diberikan" jawab Tanaka
"Tanaka, aku sudah berusaha menyembuhkan mu bahkan profesor melalukan nya dari rumah ini meracikkan obat terbaik untuk mu. kami semua sudah berusaha dan bahkan kedua orang tua mu, aku yang meminta untuk mereka kembali setelah tau kondisimu membaik" jawab Li Qin
__ADS_1
"luka yang mana lagi, yang terbuka lebar dan enggan untuk sembuh.? lagi jauh dari kecelakaan.? hei.. jangan ngigau, kamu bahkan belum tidur malam ini, sebelum kecelakaan kamu sehat - sehat saja.! bahkan aku dan telinga ku mendengar dengan segar suara mengerikan Vini setiap tengah malam di dalam kamar mu.! lalu luka mana yang kau bilang menganga.?" Li Qin berbicara terus terang tanpa sadar dalam nada bicaranya ada emosi yang meluap - luap.
"suara mengerikan.? seperti ******* Vini.?" tanya Tanaka heran
"iya, apa kau juga amnesia dan lupa dengan suara mengerikan Vini di dalam kamar mu yang selalu mengganggu telingaku setiap kali aku berjalan melewati kamar mu menuju dapur.?" kesal li Qin
"aku tidak pernah menyentuhnya tanpa busana sedikitpun Li Qin" jawab Tanaka jujur disertai kebingungan yang besar.
"aaaha.. jadi kau menyentuh nya bersama dengan busana yang ia kenakan.? apa itu tidak terasa sakit dikulitnya.? haiss.. kenapa kau jadi laki - laki kasar sekali dalam bermain.!" jawab Li Qin sekenanya namun hal itu justru membuat Tanaka menjadi semakin bingung.
"jadi karena itu kau bersikap seperti malam ini.?" tanya Tanaka
__ADS_1
pertanyaan Tanaka seketika membuat diam Li Qin, entah perasaan seperti apa yang ada dalam hati Li Qin sampai terlalu lama ia membuat perasaan Tanaka menggantung.