
ATM GESEK
Cinta adalah pemberian paling terbaik dan sempurna dari Tuhan. ia bagaikan penghargaan besar bagi banyak insan yang beruntung merasakan arti dari hadirnya cinta, cinta juga bagaikan taman bunga dalam hati. wanginya mampu membuat diri melayang tanpa, terbang dengan sayap.
Cinta selalu mengajarkan setiap insan yang sabar untuk tetap setia menunggu, sekalipun menunggu adalah hal yang membosankan. tapi, tiada hal lebih indah dari dua raga yang saling menjaga tanpa bertemu. namun, tetap saling menunggu. tidak berpapasan namun saling mendoakan, tidak saling menyapa namun suaranya selalu terngiang ditelinga.
"syukurlah, maaf sayang. harusnya aku tidak boleh meninggalkanmu disaat kamu membutuhkan aku, disaat kamu berjuang antara hidup dan mati untuk ketiga bayi kita, bagaimana caraku menebusnya.?" tanya Valr dengan penuh rasa bersalah
Tujuh bulan berpisah dari sang suami, sungguh bukan waktu yang singkat bagi keduanya. selama itu, tujuh bulan waktu berlalu mengajarkan Valen arti nya memberi kasih dan bersabar menunggu sayang. tanpa ada satu kumunikasi diantara dirinya dan sang suami.
"Yang ku tau saat ini. aku begitu sangat ingin seperti ini selalu bersamamu, malam ini jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya saat berada dalam pelukanmu, aku tidak bisa melihat senyummu dalam gelap ini tapi, aku bahagia kau berada disini. sebuah rasa dan getaran yang dulu kurasakan saat bersama dengan alm. kini, kurasakan saat berada didekatmu. sekarang aku sadar bahwa posisi alm telah digantikan olehmu dan hanya dirimu.! hatiku, penuh dengan namamu dan seluruh pandangan mataku hanya terlihat wajahmu dan seluruh tubuhmu. tidak ada pikiran lain yang mampu mengingatkan ku pada luka dimasa laluku"
Valen berbicara dalam hatinya dengan penuh ketulusan yang sempurna hingga tanpa sadar mulutnya mengeluarkan kata yang tidak pernah ia ungkapkan sebelumnya pada Valr.
"aku sangat mencintaimu bang Valrisman Hul, teramat sangat menyayangimu" tiba - tiba saja Valen mengungkapkan isi hatinya pada Valr dan mengeratkan pelukannya.
"apa.? apa.? coba ulangi lagi sayang, aku mohon ulang.! apa yang baru saja kamu katakan" ucap Valr serasa kaget dengan ucapan Valen yang tidak pernah ia ucapkan dari mulai tunangan, menikah hingga bersetubuh. namun, malam ini Valen mengatakan hal yang membuat Valr serasa mimpi.
"Aku sangat mencintaimu dan teramat sangat menyayangimu suamiku" ucap Valen dengan sekilas ia mencium bibir sang suami
"terimakasih sayang, terimakasih untuk cinta tulusmu, akhirnya aku ada dihatimu" ucap Valr sendu penuh bahagia.
"sayang, ayo makan dulu" ajak Valen
"aku sudah makan sayang" jawab Valr
"kalau begitu ayo lihat baby gemeli kita" ajak Valen
"aku sudah melihat mereka bahkan bermain dengan ketiganya selama seharian" ucap Valr
"hahhh.?"
__ADS_1
Flashback On
Pagi setelah Valen pergi untuk menjemput kepulangan Valr. tanpa, diduga ternyata Valr lebih dulu sampai dirumah dinas mereka. Valr mengira sang istri akan berangkat setengah jam sebelum waktu yang ditentukan. ternyata, hal tidak terduga dipikiran Valr. Valen justru berangkat satu jam sebelum waktu yang ditentukan.
"Nang ning nang ning nung, baby boy ganteng" pagi itu, Sofia sedang asik mengajak baby boy nyanyi sambil berjemur sisinar matahari pagi
"Pagi sus" terdengar suara bariton yang berat dan mengagetkan Sofia, Loren juga Sonya. sosok lelaki gagah perkasa lengkap dengan pakaian kebesarannya berdiri tepat dihadapan ketiga baby gemeli yang sangat menggemaskan dan ia adalah Valr
"bapak.?" ucap Loren
"pagi pak, selamat datang" ucap Sofia dan ketiganya menundukkan kepala tanda hormat.
namun, mata Valr tertuju pada tiga bayi yang berada di Stroller baby does langger. seketika lututnya lemas dengan air mata bahagia bercampur rasa bersalah tampak dikedua bola matanya. mengetahui hal itu ketiga babysitter memberi ruang pada Valr untuk memeluk dan mencium seluruh wajah satu per satu sang buah hati, yang menjadi hadiah dan anugrah terbesar dari Tuhan untuk menyambut kepulangannya.
"Anak ku.. selamat datang kedunia sayang, kalian tumbuh dengan sangat baik. Kalian adalah jawaban atas doa-doa papa dan mama, yang telah ditakdirkan untuk menjadi malaikat kecil bagi keluarga kita. tidak ada hal yang paling membahagiakan kami selain mendapatkan kalian. Semoga, masa depan mu dipenuhi dengan cinta, kebahagiaan, dan tawa baru nak" ucap Valr menyentuh bergantian bayi - bayi nya.
Tentara juga manusia, dibalik kegagahan dan jiwa tak takut mati ada satu sisi yang mustahil diperlihatkan pada publik. yaitu, bisa merasakan sakit dan derita. termasuk menangis.! sama, seperti Valr kali ini yang membiarkan butiran bening yang suci menetes membasahi pipinya.
"Sus, saya kewalahan bagaimana caranya menggendong bayi.?" tanya Valr yang bingung bagaimana cara menggendong buah hatinya
"bapak tentara" ucap Ita
"Ita..?" sambung Valr
"sini pak, barang - barang tempurnya. saya bawa masuk kedalam" sambung Ita yang segera membawa masuk seluruh barang bawaan Valr
"Mana Valen.?" tanya Valr karna tidak menemukan sang istri
"maaf pak, nyonya sudah pergi satu jam yang lalu menjemput kepulangan bapak" ucap Sonya
"yaampun" ucap Valr tepok jidat
__ADS_1
"apa bapak tidak tau kalau nyonya akan kesana.?" tanya Sofia heran
"kapal kami sejak jam 05:00 WITA pagi tadi berlabuh dan saya lama didepan pos jaga kemudian kekantor untuk melapor" ucap Valr
"apa kami menghubungi nyonya agar segera kembali.?" tanya Loren
"tidak usah, biarkan saja. aku mau tau reaksinya seimut apa" tolak Valr
Akhirnya hal tidak terduga muncul dibenak Ita untuk menyuruh sang majikan bersembunyi termasuk menyembunyikan seluruh barang bawaan Valr dengan berbagai pertimbangan dan reka adegan akhirnya Valr tunduk pada ide Ita dan segera mereka jalankan.
Sore hari tiba Valen pulang dengan wajah yang ditekuk kebawah, beruntung ia tidak masuk kekamar bayi gemelinya. sedangkan Valr dikamar bayinya bermain dan mengambil alih untuk menidurkan malaikat kecilnya dan bagaikan paham permainan orang dewasa. anak - anak nya, seakan turut ambil alih dalam permainan ini. ketiga baby gemeli tenang tanpa suara hingga malam hari tiba semua rencana sukses
Flashback Off
"sudah kuduga, aku kena prank hari ini" jawab Valen ketus
“Maaf sayang itu semua ulat Ita. kamu tau sayang, ditempat kami menyelesaikan misi Hanya sedetik waktu untuk berpikir tentang kamu saat pagi tiba, namun senyuman di wajahku berlangsung hingga sepanjang hari, kadang aku dikira gila oleh rekan ku. tapi, hanya itu yang bisa ku lakukan untuk menahan rinduku" ucap Valr dimana tangan kanannya sudah membuka satu per satu kancing piyama Valen
"benarkah.? aku bahkan tidak memikirkan mu sayang" elak Valen yang tidak menyadari ditengah kegelapan ada satu tangan nakal yang menjelajahinya.
"kamu boleh tidak memikirkan ku sayang. tapi, kamu harus tau bahwa ada yang lebih memikirkan mu ketimbang aku" ucap Valr
"ooh ya.? siapa.?" tanya Valen penasaran
"ATM sayang" jawab Valr
"ATM.??" tanya Valen
"iya ATM gesek sayang" jawab Valr
"kamu punya ATM baru sayang.?" tanya Valen
__ADS_1
"iya, aku punya ATM keluaran baru dan tentunya berisi saldo nominal yang tidak bisa dimiliki siapapun termasuk pejabat negara dan hanya kamu yang bisa menyentuh dan merasakan gesekan ATM nya" jawab Valr penuh semangat
Hayoo ATM seperti apakah yang dimiliki oleh Valr.? sampai ATM itu tidak dimiliki oleh pak Presiden.??