TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & V 106


__ADS_3

BOM MIMPI


Menjadi tentara bukan suatu hal yang mudah, tentunya keluarga dan tugas negara menjadi dua hal yang sangat penting. namun, seberapapun pentingnya keluarga, tugas negara tetap mereka nomor satu kan diatas segala - galanya.


Mengemban tugas negara memang membuat prajurit TNI harus dan wajib kuat dan tegar meninggalkan istri yang sedang hamil. Tak jarang mereka tak bisa mendampingi sang istri ketika melahirkan. Harus menanamkan rasa cinta yang tulus, ikhlas dan jauh dari keluarga demi menjaga NKRI.


"tolong jaga Valen untukku bang dan perhatikan semua makanan dan minuman nya" ucap Valr pada Vano dan kepada kedua Asisten rumah tangga yang baru.


"baik pak jangan khawatir" kata kedua asiten rumah tangga itu


"tentu😊 percayakan pada Tuhan dan juga kami👌 ingat Kamu bukanlah tentara sewaan tetapi prajurit yang berideologi, sanggup berjuang menempuh maut kembali lah dengan selamat dengan membawa kemenangan, istri dan ketiga calon bayi kembar mu menunggu kepulanganmu"ucap Vano dengan senduh😊


"SIAP..! saya harap kalian bisa membantu Valen saat hariha persalinan tiba" jawab Valr tegas


"tentu"


"baik pak"


ya .. harusnya dalam pelepasan prajurid anggota keluarga dari seluruh prajurid wajib mengantarkan dan menemani sang suami atau putranya ketika pelepasan😊 tapi, sepertinya Valr lupa akan upacara itu🤦 hingga digantikan oleh Vano.


.


.


.


Rumah Dinas


2 orang asisten rumah tangga sedang mondar mandir didepan pintu kamar Valen dengan wajah bingung dan panik namun, tidak berani mengetuk pintu🤦 ditambah lagi Vano masih belum kembali mengantarkan Valr.


"haduh .. bagaimana ini nyonya Valen belum juga bangun😫 ini sudah jam 14:00 Wita. mau sore dia tidak lapar apa" ucap mbok Ati


"iya, aku juga takut kalau nyonya sempat masuk angin kita bisa dipecat🤦" sambung mbok Inem


"uhuk .. ada apa mbak.?" tanya Vano yang muncul tiba - tiba


"ini pak😊 nyonya belum juga keluar dari kamar sejak pagi tadi pak, kami khawatir dia bisa masuk angin karna belum makan siang"


"oooh .. itu masalahnya" sambung Vano santai


"loh kok ohh saja pak.?" tanya Inem heran

__ADS_1


"sejak hamil dia itu suka ngebo kalau tidur, kayak sedang pergi berkemah menjelajah dulu dan butuh waktu lama untuk bangun. kalau, kalian berdiri disitu terus, dia tidak akan bangun. jadi, kalian kerjakan dulu yang lain"


"baik pak"


"eech .. tunggu dulu"


"iya pak ada apa.?"


"apa saya ini sudah seperti bapak - bapak.?" tanya Vano pada Ati dan Inem. Alhasil keduanya saling bertatapan satu sama lain karna pertanyaan Vano


"iya, bapakkan sudah bapak - bapak" jawab Ati


"apa wajahku sudah setua itu sampai jadi bapak - bapak.? bener bapak - bapak.?" tanya Vano lagi


"iya pak benar, kamu sudah bapak - bapak" jawab Ita lagi


"maksudnya bapak tentara pak, gak mungkin abang tentara🤦 kalau abang kan sama tukang bakso keliling" ralat Inem


"iya juga ya" pikir Vano


.


.


.


"hah .. hah .. hah .. TIDAK ...!!!!!"


"Valen sadar ..!!"


"Valen .. Valen .. sadar ini cuma mimpi buka matamu" teriak Vano yang panik sambil menampar kecil pipi tembem Valen


"sadar nyonya, istigfhar ya Allah.! Astagfirullah" ucap Inem


"hah .. hah .. hah .." Valen ngos - ngosan dan merasakan sesak didada bersamaan dengan air matanya dan perlahan ia membuka kedua matanya melihat ada dua asisten rumah tangga dan Vano yang ketiganya sedang memijit kaki, tangan dan kepalanya.


"ayo abang bantu bangun pelan - pelan adek ipar" ucap Vano yang menyuruh Valen menyamping kemudian membantu Valen untuk duduk.


"ini Nyonya minum dulu biar lega" Ita menyodorkan segelas air putih dan membantu Valen untuk minum


"Mbak Inem tolong rapikan rambutnya" perintah Vano

__ADS_1


"baik pak"


.


.


.


Dua jam kemudian Valen sudah membersihkan diri dan duduk cantik diruang tamu bersama Vano dan dua asisten rumah tangganya menikmati malam gelap ditemani drama korea kesukaan Valen.


"adek ipar tadi kamu kenapa.?" tanya Vano


"aku tadi mimpi kapal yang ditumpangi suamiku di bomm.! namun, dengan cepat ia nyebur kelaut bersama anggota kru nya"


"😱😱😱😱😱"


"lalu.?" tanya Vano lagi


"dia berteriak minta tolong, kemudian ia berenang dari tengah lautan hingga kedermaga😔 naasnya sampai dermaga seseorang melempar bom dan dalam sekali ledakan tubuh suamiku hancur bagaikan daging cincang"


"😭😭😭😭😭"


Valen menceritakan semua tentang mimpinya dengan sangat rinci tanpa ketinggalan apapun dengan air matanya yang kembali berlinang membasahi pipi tembemnya.


"itu hanya bunga tidur, jangan dipikirkan dan ingat pesan suamimu untuk tetap jaga kondisi dan jangan stres" sambung Vano


"iya abang ipar"


Malam berlalu semua mata manusia penghuni bumi tertutup dan masuk dalam alam mimpinya masing - masing..


Ada apa dengan mimpi Valen.?


bukankah zaman dulu selalu dipercayai bahwa mimpi seorang ibu hamil kembar, sangatlah nyata melebihi penerawangan paranormal.?


tetap stay😉 jangan lupa sertakan like dan Votenya


HALLO READER😊


berhubung Athor tidak tau ini karya terbit kapan jadi thor ucapkan Selamat Malam/Pagi/Siang/Sore🙏


mohon untuk tetap dukung terus karya

__ADS_1


JANJI PENGORBANAN dan TENTARA PENGGANTI agar thor makin semangat nulisnya...


__ADS_2