TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & L 148.


__ADS_3

...MEMBALAS UTANG NYAWA...


Masih ditempat yang sama dimana tidak banyak nakes yang bisa membantu operasi itu karena banyak rekan nakes mereka yang terluka. Mereka kesulitan melakukan anestesi karena seharusnya dilakukan oleh dokter anestesi, maka Li Qin langsung mengajukan diri untuk melakukan itu karena dia pernah magang di departemen anestesi.


"aku bisa, aku pernah menangani hal ini saat magang di departemen anestesi. bahkan lebih rumit dari ini" kata Li Qin


mendengar hal itu semua dokter bekerja keras mengoperasi sersan Ucok, sedangkan Valdi duduk dengan gelisah dan cemas di depan ruang operasi menanti hasil.


selang beberapa jam Dokter Kepala akhirnya berhasil mengeluarkan pelurunya dan setelah operasi selesai, Li Qin tidak sengaja bertemu Valdi. Tapi, lagi - lagi Valdi memainkan perannya dan langsung kesal ketika melihat Li Qin dan secara terang-terangan menyalahkan tindakan nekatnya tadi.


"kalau saja bukan karna tindakan mu yang sembarangan dan nekat, mungkin rekan ku tidak akan dalam bahaya seperti saat ini" kata Valdi dengan dingin, ia beralasan bahwa gara-gara Li Qin ikut campur dalam penyerangan, rekannya jadi tertembak. mendengar hal itu Li Qin menyesal berusaha meminta maaf pada Valdi.


"maafkan saya pak, saya sangat menyesalinya. jujur saya hanya bersaha sebisa saya untuk membantu bapak dari serangan tembakkan pria itu. jika, saya tidak cepat mungkin bapak sudah tiada" Li Qin berusaha menjelaskan alasan dan tujuannya melakukan itu, mendengar alasan dari Li Qin. Valdi serasa berada disorga dunia yang penuh dengan bantal LovešŸ’• serta bunga - bunga kematian.


tapi lagi - lagi Valdi tidak mau terlena dan kembali memainkan dramanya pura - pura tidak terima alasan apapun dan terus menyalahkan Li Qin. dan sebenarnya Valdi tidak terima dengan fakta bahwa Li Qin telah menyelamatkan salah satu penjahat tadi.


"kamu sengaja memainkan drama untuk membuat rekan ku dipintu kematian dengan menyelamatkan musuh" ketus Valdi dan lagi - lagi Li Qin berusaha menjelaskan bahwa dia adalah dokter,


"saya adalah seorang dokter dan saya tidak boleh pandang bulu dalam menyelamatkan siapapun." jelas Li Qin dan hal itu tidak diterima oleh Valdi karna ada sedikit kecemburuan dalam hatinya.


"saya tidak mau tau, pokoknya menurut saya, menyelamatkan seorang musuh adalah tindakan yang salah dan mengobati musuh juga tindakan yang melanggar dan kurasa kau tidak pantas jadi dokter." kata Valdi dengan aura dingin yang membunuh.


"APA.!! segera minta maaf atau saya akan menuntutmu karna menghina profesi saya" teriak Li Qin jelas tidak terima profesinya dihina dan langsung menuntut Valdi untuk minta maaf padanya.


"apa.? minta maaf.? kamu fikir kamu siapa.? saya tidak akan pernah minta maaf pada dokter yang tidak bertalenta sepertimu" kata Valdi dan langsung melepaskan jas dokter Li Qin hingga tubuhnya berputar lalu menggunakannya untuk mengikat kedua tangan Li Qin dibelakang kemudian pergi meninggalkan Li Qin yang teriak-teriak mengutukinya dan bersumpah akan menuntutnya.


"yakk.!! lepaskan aku, apa kau sudah sangat gila hah.! beraninya kau melepaskan baju ku dan mengikat tangan ku. apa kau tau, bahwa tindakan mu ini sangat menghina almamater kedokteran. KUSUMPAHI KAU AKAN BERTEKUK LUTUT PADAKU.!!" teriak Li Qin dan tidak dihiraukan oleh Valdi. ia hanya tersenyum penuh kemenangan mendengar sumpah serapah dari mulut Li Qin.

__ADS_1


Waktu berlalu sedikit lama hingga sersan Ucok sadarkan diri dan dihadapannya berdiri wanita cantik dengan senyuman yang alamin membuat sersan Ucok lupa akan daratan.


"syukurlah bapak sudah sadar" kata Li Qin dengan nada bicara yang penuh kelembutan.


"terimakasih dokter, kamu telah menyalamatkan nyawa ku" kata sersan ucok.


"sudah tugas kami pak dan terimakasih kamu telah menyelamatkan nyawa ku. jika, kamu merasa segan maka anggaplah ini sebagai balasan utang nyawa dari ku untuk mu." kata Li Qin dengan tatapan nya yang teduh.


.


.


.


Seminggu kemudian, Valdi kembali ke Nias dan langsung mendapatkan hukuman dari komandannya karena mendapat tuntutan dari Li Qin dan Valdi berusaha membela diri. tapi, sangat disayangkan Komandan tak terima alasan apapun.


dalam waktu singkat akhirnya Valdi selesai menjalani hukumannya dan tidak lama kemudian Valensia yamg juga ibu kandung Valdi menelpon nya.


"hallo mom.? aku sangat merindukan mu" kata Valdi


"momy juga sayang, apa kabar mu.? apa kamu sudah makan.?" tanya Valensia


"aku sehat mom dan sudah makan dengan sangat banyak" kata Valdi berusaha menghilangkan deru nafas yang terdengar habis push-Up.


"syukurlah kamu jangan sampai sakit dan tolak tawaran yang berbahaya" kata Valen


"siap mom" jawab Valdi

__ADS_1


"Valdi dirumah utama yang di Nias sudah ada seorang wanita cantik yang telah menyewanya dan papa mu sudah setuju sejak lama. wanita itu pasti kamu kenal karna dia orang Lombok dan kamu juga akan tinggal bersama dirumah utama" kata Valensia


"baik mom, pastikan wanita itu selalu bersih - bersih" kata Valdi karna ia benci wanita jorok.


"tentu dan mungkin kamu akan terpukau melihatnya" kata Valensia


"baiklah mom, kita lihat saja nanti" jawab Valdi dan telepon berakhir.


Mendengar hal itu Valdi segera pergi menuju rumah utama yang dulu menjadi tempat tinggal kakek dan neneknya serta tempat dimana ayahnya dilahirkan dan dibesarkan. sesampainya disana ia segera mandi karna rumah itu sudah kian dibersihkan dan selalu bersih. Tidak lama kemudian Li Qin kembali kerumah kontrakannya setelah selesai dinas.


"kok aneh ya, perasaan tadi pagi aku mengunci pintunya, kenapa sekarang tidak terkunci.? apa mungkin ada penyusup.?" sambil berjalan dengan perlahan Li Qin mendengar ada suara orang mandi didalam kamar yang ia tempati dan semakin curiga bahwa ada penyusup.


"mana kau penyusup, aku sudah bersiap dengan semprotan merica untuk menyerang orang mu." kata Li Qin namun belum sempat melakukannya, Valdi malah lebih sigap menyerangnya duluan dan memelintir tangan Li Qin dan kaget nya Valdi ternyata orang itu ialah Li Qin.


"Li Qin..." kata Valdi kaget, hingga secara refleks ia menyebut nama Li Qin.


"kamu.! kenapa kamu disini.? Li Qin.? kamu tau namaku dari mana.?


Hayoooo,,


Mulai bahaya mereka akan tinggal serumah dan mungkinkah Valensia akan menjodohkan Valdi dengan Li Qin.? lalu bagaimana jika, hal ini diketahui oleh Valdis.?


Mungkinkah Li Qin tidak mengenali Valdi.?


BAGAIMANA KISAH SELANJUTNYA.?


BUKANKAH INI TERLIHAT MENARIK.?

__ADS_1


IKUTI TERUS TANPA KETINGGALAN UP LAGI DENGAN CARA TEKAN TOMBOL WARNA MERAH BERBENTUK LOVEā¤ YANG AKAN MEMBANTUMU MENDAPATKAN PEMBERITAHUAN DIRAK NOVELTOON MU & JANGAN LUPA UNTUK LIKE, RATE 5 DAN KOMENšŸ™


__ADS_2