TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 238


__ADS_3

...DATANG MELIHAT...


Jantung Valensia dan beberapa pengasuh baby kembar nya dulu ikut berdetak kencang, mereka merasakan atmosfer yang berbeda setelah mendengar kebenaran bahwa telah terjadi sesuatu yang besar "tapi, sesuatu yang besar seperti apa.?" tanya Sofia yang mati penasaran. Sayang sekali semua tidak bisa menebak nya, apa lagi menjawab pertanyaan Sofia kecuali Valr dan Vano, Valensia seoalah tidak mendengar perkataan Sofia ia dengan cepat meminta jawaban dari Vano melalui tatapan mata yang menuntut penjelasan namun hasil nya nihil.


"Aku yakin sesuatu yang besar telah terjadi pada ke dua putra ku.!" kata Valensia sangat yakin setelah memahami keadaan sekarang di tambah lagi jawaban suaminya.


"Bagaimana bisa nyonya berfikir seperti itu.?" tanya Sofia lagi yang tidak bisa diam mulut nya dan hal itu membuat Vano geram.


"Pertama, secara tiba-tiba saya di telpon oleh suami tanpa perencanaan, tanpa penjelasan dan tidak tau ada apa." kata Valensia mengingat kejadian tadi malam menuju subuh ketika Valr menelpon nya dengan tiba-tiba. "lalu, ia menyuruh ku untuk bersiap menuju bandara dan packing secepat mungkin dan tidak mengizin kan ku untuk bertanya sama sekali dan paling mengagetkan ketika sampai di bandara kita bertemu di dalam pesawat dengan tujuan yang sama." kata Valensia lagi


"dan orang yang sama jugalah yang memberi perintah untuk segera terbang ke nias." Kata Sofia lagi ikut melengkapi dan Valensia hanya mengangguk, di mata nya ada perasaan kecewa terhadap suami.


"tanpa disadari kita semua tidak tau apa-apa sama sekali dan paling bodoh nya, yang sama sekali tidak tau apa-apa" kata Valensia lagi


"Semakin kalian bicara banyak, maka semakin kalian tidak tau apa-apa" ketus Vano sedangkan Valr hanya diam saja, mendengar perkataan Vano, Sofia dan Valensia teesadar kalau mereka terlalu banyak bicara dan tidak sabaran.


Sebetul nya ia sadar dengan kekecewaan sang istri karena belum menjelaskan apa-apa, itu di sebabkan karena Valr yang bingung harus memulai cerita dari mana. akan tetapi di balik itu ia sangat risih karena sang istri tidak sabar padahal mereka akan segera mengetahui apa yang terjadi dan mustahil jika Valr menceritakan semua nya disini, waktu nya sangat tidak tepat.!


Tiga puluh menit kemudian dua mobil terparkir di area penjemputan penumpang pesawat, Valr yang melihat dari kejauhan bahwa itu adalah putra sulung nya segera memerintahkan kepada semua untuk segera berjalan ke arah mobil Tanaka dan rekan nya.

__ADS_1


"Tanaka" teriak Valensia dan seketika air mata nya tidak bisa terbendung lagi, melihat nama nya yang di panggil dengan suara bergetar sang ibu. Tanaka segera menghampiri dan menarik koper yang ada di tangan ibu nya.


Sebetul nya Tanaka masih bingung dan semakin bingung melihat ke dua orang tua nya, paman dan para pengasuh nya dulu waktu masih kecil datang secara tiba-tiba tanpa memberikan informasi apapun.


"Apakah ini yang di namakan surprise.?" tanya Tanaka sambil menyalim mereka semua, Valr dan Vano masih dalam mode diam begitu juga dengan yang lain nya.


"Katakanlah begitu" jawab Valensia dan menghapus air mata nya, ia merasa tenang karna melihat bahwa satu Putra nya baik-baik saja. "Dimana adik mu.?" tanya Valensia yang melihat kalau mobil dinas tidak di setir oleh putra bungsu nya melainkan anggota TNI yang juga rekan Tanaka.


Tanaka yang bingung hanya menaik turunkan bahu nya tanda ia tidak tau dan mata nya dengan cepat melirik ke arah sang ayah.


"Dia sibuk dengan dunia nya dan memutuskan untuk menunggu saja di rumah" jawab Valr dengan asal


"Anak itu.!! syukurlah dia baik-baik saja kalau begitu" jawab Valensia dan merasa tenang walaupun rasa tenang nya tidak bisa dipercaya.


"Kita singgah makan sebentar karena di rumah tidak ada makanan" kata Tanaka yang sudah melajukan mobil dengan kecepatan sedang, sesekali mata nya melihat rumah makan ke arah kiri dan kanan, perkataan nya juga diangguki oleh sang ibu.


Valr dan Vano yang mendengar akan singgah di tempat makan, menyetujui hal itu karena nanti ketika Valensia dan Tanaka mengetahui semua nya, belum tentu mereka akan memiliki nafsu makan hingga esok pagi, sedangkan mobil yang di setir oleh Ucok hanya mengikuti dari belakang kemana Tanaka melaju.


hingga semua nya berhenti di salah satu rumah makan yang sudah di rindukan oleh sang ibu, makanan di hidangkan dengan berbagai macam jenis dan rasa, Valensia yang memang kelaparan begitu menikmati makanan nya dan lupa dengan kegelisahan hati nya.

__ADS_1


Melihat sang istri lahap dalam menyantap makanan nya, Valr merasa sedikit lega walau sebetul nya ia juga tidak mampu untuk melahap makanan yang ada di piring nya akan tetapi, untuk menyempurnakan kelahapan sang istri ia terpaksa makan dengan lahap juga.


Setelah menyelesaikan ritual makan, mobil kembali melaju menuju rumah dan hari sudah gelap dimana matahari sudah terbenam dan kini di gantikan oleh bintang malam yang satu per satu menampakkan cahaya nya dari langit yang menghitam.


"Sepertinya kami datang untuk melihat seseorang" gumam Valensia yang tidak terdengar oleh siapapun.


Sepanjang perjalanan tidak ada pembahasan apapun yang terdengar, suasana sangat hening tidak ada suara, Valensia hanya terus menggenggam tangan kiri putra nya dengan mata yang terpejam. Valr dan Vano yang berada di bangku belakang lebih memilih dia juga, Valr lebih suka untuk memejamkan mata nya dan Vano memilih pura-pura tertidur untuk menghindari pertanyaan dari Tanaka ataupun Valensia.


Disisi lain, Valdis yang baru terbangun dan sadar dari malam panjang nya segera berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Clara masih belum sadarkan diri.


Beberapa menit setelah nya Valdis selesai dengan ritual mandi nya, ia melihat jam sudah menunjukkan pukul 20:30 Wib malam dan membuka handphone nya terlihat ada lima puluh lima panggilan tidak terjawab dari ibu nya Valensia.


"Apa aku tertidur selama itu.??" tanya Valdis heran


*


*


*

__ADS_1


"momy...." Teriak Valdis dengan ke kagetan nya yang begitu luar biasa.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye


__ADS_2