
TAKARAN KU
Target manusia dalam merasakan kebahagiaan punya pencapaian nya masing-masing, punya planning nya tersendiri, tidak semua pencapaian bisa membuat bahagia dan juga tidak selamanya bahagia adalah pencapaian.
namun setiap manusia mewarisi pribadi yang berbeda-beda seperti halnya dengan Valr yang memberi harapan penuh dan mengganggap pencapaian itu adalah tolak ukur kesuksesan dan kebahagiaan nya dalam mencapai keinginan hati bersama sang istri.
Pagi ini genap sudah tiga bulan Valr dan Valen menikah, dan selama seminggu lebih hubungan antara Valen dengan mertua nya tidak seakur dulu😔 namun dalam bekerja menyediakan sarapan dan bersih-bersih kerja sama mereka selalu terlihat.
"Valen.! suamimu datang hari ini, jangan lupa jemput dibandara"
"haa.? abang kembali kok tidak beritau aku dulu ya ma.?" tanya Valen.
"harus gitu.?" ketus bu Ris
"maaf ma😔 aku kan istrinya, harusnya aku juga berhak tau dia sedang apa dan pergi bolak balik kemana"
"dia juga suamimu, harusnya dia juga berhak tau kamu minum pil KB bentuk apa.!" ketud bu Ris
Seketika Valen terdiam tidak bersua, sungguh ketus sang ibu mertua terhadapnya.
"ma, Valen belum minum pil penunda kehamilan ma"
"lalu, kenapa kamu tidak hamil.?"
"mama tanya ke Valen, Valen jawab nya bagaimanaa.?"
"apa iya kamu tersial dari keluargamu🙄 saudaramu yang lainkan hamil cewek cowok.!"
ketus dan pedas ucapan bu Ris, namun Valen menelan salivanya sendiri dalam mencerna ucapan ibu mertua yang dalam sekejab berubah jadi monster darat didalam rumah.!!
.
.
.
.
Jam menunjukkan pukul 15:00 Wib dimana Valr telah sampai satu jam yang lalu dan langsung pergi kerumah sakit menjemput Valen dan lagi-lagi Valen lupa menjemput sang suami🤦.
RUMAH SAKIT
"idihh celeha sigadiss bukper emang ngadon tiap hari bisa jamin janin sebiji kacang polong nyangkut.?"
"hooh.. bagaimana bisa begitu ya dek🤔" Ani
"apa benar kamu tidak memakai KB.? ayo jujur Valen sebelum masalahmu semakin rumit." desak Tina
Valen dan tiga sahabat kecilnya sedang berada di mess mereka saling berbagi cerita dan ini kali pertama bagi Valen terbuka pada ketiga sahabatnya itu.
"aku awalnya cuma minum jamu sebelum menikah, aku tidak tau itu jamu untuk apa😔" Valen mulai bicara.
__ADS_1
"Jamu.?" Vantosa
"jamu.?" Ani
"jamuuuuu.?" Tina
"iya jamu.." Valen
"Jamu apa.?" tanya Tina penuh selidik.
"saat itu aku minum jamu, katanya penambah tenaga cocok buat yang kelelahan karna kerja juga bisa menunda haid kira seminggu atau dua minggu" jelas Valen..
"lalu, kamu minum jamu itu.?" tanya Ani
"iya aku minum, saat itu aku benar-benar kelelahan di tambah pesta pernikahan yang berhari-hari jadi aku semakin yakin minum jamunya"
"apa mungkin karna jamu itu.??" tanya Tina
"emang ada ya tukiyem jamu KB.? setau eike jamu itu hanya untuk membuat onar junior eike biar sreck sreck sreck gitu🤣" sambung Vantosa
"ish ish .. otak mu kaleng hanya ada di ujung celana mu🙄" jawab Ani
"jangan-jangan karna itu Val.?" Tina
"maksud kakak apa.?"
"benar karna itu" Ani
"iye karna jamu entuh yei jadi kagakk hamillooo" Vantosa
"kamu segera cek kedokter kandungan sebelum suamimu ngajak cek langsung berdua. biasa rumit perkaranya" saran Tina
"iyaa celeha bukper kamu harus gercep tancep gas biar gaskeunnnn gitu" Vantosa
"baiklah, aku usahakan hari ini" jawab Valen
Valen melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 15:30 dimanaa dia terlambat pulang dan seketika ia teringat akan sang suami yang harus dijemput dibandara🤦
"ASTAGAAAAAAAAAAAA 😱😱😱😱😱😱" teriak Valen yang mengagetkan ketiga sahabat nya🤣
"yaakkkkk .!!!!! celeha sigadis bukper.!! yei triak-triak kagak ngira-ngira dulu apee🙄 pecah nih gendang telinga eike🙄"
"yaampun Valen, kamu kenapaa" tanya Ani dan Tina serentak..
"aku lupa menjemput bang Valr dibandara"
"APAAAAAA .........." sontak semua teriak terkejut.
"yei dari tadi duduk kasindang bagai putri janda bernyawa, manyilang kaki bagai memanah.. tidak sadar yei sama suami sediri🤣"
"sdah dulu ya, aku pergi.!!" jawab Valen yang segera mengambil tas, jaket dan berlari keluar dengan tergesa-gesa tanpa menyapa kiri kanan.
__ADS_1
hingga saat diparkiran dia melihat sosok lelaki berbadan tegak dan kekar sedang menyilangkan kedua tanganya memeluk dada dan bersandar dimobil, menatap kearahnya dengan tatapan yang sulit diartikan dalam bahasa manusia🤣.
"sayang😁" teriak Valen dan langsung berlari kearah suaminya.
seketika Valr menarik nafas dan menghembuskannya dengan sangat kasar dan ketus, melirik kiri kanan dipenuhi keramaian. ia dengan berat hati memeluk sang istri dan langsung menyuruh masuk ke dalam mobil.
"kita ke tempat praktek dr. Sim" ucap Valr
"dr. Sim ? ada apa.?" tanya Valen
"cek kandungan" jawab Valr ketus tanpa melirik pada istrinya
tentu saja ini hal yang menakutkan bagi Valen ditambah lagi ucapan ketiga sahabatnya tadi, semakin membuat suasana hatinya menjadi-jadi.!!
kegugupan dan kegelisahan terbaca oleh Valr dari wajah Valen, ia semakin yakin kalau istrinya itu memang memakai KB..
"ada apa.? kenapa kamu terlihat gugup.?" tanya Valr
"aku takut jika hasilnya mengatakan aku mandul😔"
"bukannya kamu senang jika itu terjadi.? kamukan yang bilang takut hamil.?"
"itu dulu saat membayangkan nya aku takut sekali, tapi aku bahkan tidak ingat lagi ketakutan itu"
"tidak ada yang perlu kamu takuti selama kamu belum menggunakan KB" jelas Valr
"jika aku tidak bisa hamil mungkin karna beberapa halangan, apa kamu akan terus ketus padaku.?" tanya Valen dengan penuh harap jawaban suami akan menenangkan nya
"Valensia, takaran bahagiaku adalah memiliki keturunan darimu dan ukuran bahagiaku adalah keluarga yang lengkap dimana didalamnya ada aku kamu dan buah hati kita setidaknya satu, bukti bahwa kita bahagia dan diberkati"
Valen menundukkan kepala sedih, sekalipun suaminya mengucapkan dengan lembut namun, tetap saja pikirannya tidak tenang dan penuh keraguan. ditambah beban pikiran karna sikap dingin mertua terhadapnya.
.
.
.
.
Sesampainya ditempat praktek tanpa menunggu antrian karna sebelumnya bu Ris sudah menghubungi dr. Sim yang juga teman dekat pak Hul mereka langsung masuk keruangan dan langsung dilayani oleh para suster dan dr. Sim.
beberapa menit kemudian tanpa ba bi bu dan bo beberapa pertanyaan dilayangkan dokter seputar keluhan dan jadwal terakhir Valensia PMS hingga bentuk serta kekentalan dari bibit ****** Valr dengan teliti dan jelas keduanya menjawab oertanyaan dr.
setelahnya dr menjelaskan perkembangan rahim Valen dan mata Valr lekat menatap layar monitor USG, seketika dr menghela nafas entah karna capek atau karna sesuatu hanya dokterlah yang tau😁.
Hallo .....
Selamat hari minggu😁
Selamat beribadah😍
__ADS_1
Selamat menikmati liburannya😘
Selamat membaca dan jangan lupa dukungan cantiknya😉😉😉😉😉