TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 225


__ADS_3

...HARUS...


Tidak selalu awan di langit yang gelap tetap selama nya menghadirkan bintang - bintang dengan cahaya nya yang terkadang terang, juga terkadang redup seperti kelap kelip di malam hari. begitu pula hal nya hati Valdis, yang tidak selama nya gelap dan ada kala nya berwarna bagai bintang dilangit dengan gemerlap cahaya yang terkadang redup ketika mendengar wanita pujaan nya dimasa kecil masih mengingat nama nya dalam keadaan yang kritis.


Perkataan Tanaka tadi siang, terus menari-nari dengan bebas di pikiran Valdis "Kau tau pertama dia siuman, yang pertama ia sebut dalam mimpi yang membawa diri nya sadar adalah nama mu.! aku berusaha menekan rasa cemburu ku mendengar nama mu karena aku tau dia sangat membutuhkan waktu itu, aku terpaksa harus mengalah dan menahan semua rasa yang berkecamuk"


"Saat itu Li Qin berteriak katanya VALDISS.. VALDISS" perkataan Tanaka terus dan terus menguasai pikiran nya. "dan Li Qin, pernah mengatakan kalau kau sudah meminta tolong pada nya untuk mengingat bahwa apapun yang terjadi. jangan mengakatakan satu kalimat berbentuk penolakan terhadap ku ysng juga abang mu karena hal yang bisa melukai hati ku dan juga hati ku, semua di katakan Li Qin pada ku"


perkataan itu terus berputar ria dalam ingatan dan pendengaran Valdis dan ia mulai merasaka sebuah emosi yang harus di ledakkan dalam diri nya kala megingat ucapan terakhir Tanaka " ia datang dengan air mata di pipi dan raut wajah memohon pada ku dan berkata Tanaka, tolong aku untuk menghentikan adik mu Valdis. Ku mohon tolong aku Tanaka, jangan biarkan rasa kami berhenti hanya karna kamu menyukai ku" Raut emosi dan sesuatu yang tidak bisa di jelaskan dalam dada nya yang sesak membuat Valdis memecahkan kaca mobil orang lain yang kebetulan terparkir liar di depan nya.


"BRAKKKKKK.."


"SIAAAAAAAL...!!!!" Teriak Valdis dan langsung masuk kedalam mobil nya, kemudian ia segera melajukan mobil seperti orang yang kabur dan tidak bertanggung jawab dengan perbuatan nya yang barusan memecahkan kaca mobil orang lain.


"Kenapa.. kenapa aku harus tersiksa dan merasa bersalah" Teriak Valdis dalam mobil dan hanya dia yang mampu mendengar teriakan nya sendiri.


Sialnya Valdis yang benar-benar termakan semua ucapan Tanaka tentang Li Qin yang memang nyata adanya "Kau tau Valdis, saat itu aku dapat melihat dalam sekejap Li Qin merasa kecewa, sakit hati juga terluka yang sangat dalam di hati. ia seakan kehilangan seluruh dunia nya yang begitu indah, semua itu bukan karna kepergian mu meninggalkan nya dan Indonesia. Melainkan karna ke inginanan mu yang gila untuk menjauhi nya dan memohon pada Li Qin untuk mengakhiri rasa suka di hati nya dan juga di hati mu. serta permintaan mu yang begitu konyol dan tidak masuk akal untuk menyuruh Li Qin memilih ku menjadi satu - satu nya lelaki yang ia sukai." itulah dialog akhit dari Tanaka dalam mengaduk adonan emosi Valdis.

__ADS_1


*


*


*


Setiba nya Valdis di rumah, iya langsung masuk kedalam kamar, sebetul nya Tanaka mengikuti nya dari belakang sejak siang. akan tetapi tidak ada tempat khusus dan mencurigakan yang bisa ditemukan, semua yang di singgahi Valdis dengan kekacauan hati nya adalah tempat umum dan berakhir di rumah yang juga Tanaka berada dan Valdis juga sama sekali tidak menyadari kalau ia sedang di buntuti dari belakang.


"SIAL.!! dari semua pergerakan nya, sama sekali tidak ada yang bisa ku curigai dan ku temukan" kesal Tanaka.


*


*


*


"Li Qin.!!" teriak Valdis dan hal itu begitu sangat mengagetkan wanita lemah yang sekarang jauh lebih baik dari sebelum nya, karena sejak pertemuan nya dengan Clara. tubuh Li Qin menjadi lebih baik dan semakin bersih dari sebelum nya.

__ADS_1


Valdis sangat kaget sekaligus shock melihat Li Qin yang sudah bersih, pakaian nya juga sudah di ganti dan wajah nya semakin terlihat membiru karna lebam serta banyak terdapat goresan luka dan tempat nya juga sudah lumayan bersih karena, Clara setiap hari membersihkan nya.


"Bisakah kamu tidak berteriak.?" kata Li Qin dengan nada lembut yang sangat lemah tapi, sebetul nya ia sedang menekan ke kagetan dan ketakutan nya terhadap Valdis kedasar jiwa yang paling dalam.


"Dasar Gila.!! kalau kau masih menyukai ku kenapa kau mau-mau saja tubuh mu di tiduri dan bibir mu di sentuh dan di ***** dengan rakus oleh Tanaka.! Wanita SIALAAN.!!!!" Geram Valdis dan Li Qin semakin kaget dan ketakutan nya semakin menjadi-jadi melihat tatapan mata Valdis ysng begitu dingin, gelap dan memerah.


Kali ini Valdis benar-benar akan segera berubah wujud menjadi Lucifer dan Arwarod kedua nya sama seperti sosok iblis yang berwujud manusia seperti Valdis, yang memiliki kelas tertinggi dalam bangsa jin dan Bumi. Bahkan ke duanya digolongkan ke dalam kelas raja dalam agama samawi, Yang sering dan biasa dikenal dengan Azazel atau iblis tertinggi yang dahulunya pernah menempati surga, namun ia diusir dari surga sebab ke kejaman yang tiada ampun dan kesombongan serta keangkuhannya dan menjadi raja dari segala raja iblis, begitulah Li Qin menggambarkan Valdis dan tidak akan salah lagi.!!


"Valdis, semua terjadi begitu saja dan abang mu yang terus menempel di saat aku tertidur dan sakit.! sungguh kau harus menahan emosi mu dan berfikirlah dengan tenang." kata Li Qin dengan ketakutan.


"to..to..tolong redam amarah mu Valdis" kata Li Qin lagi dan kali ini rambut nya ditarik dengan sangat kuat oleh Valdis "aku takut Valdis, sungguh aku sangat takut padamu" mohon Li Qin dan benar saat ini Li Qin ketakutan hingga mengompol, hal memalukan itu di saksikan oleh Valdis dengan sangat jelas.


"SIAAAAL.!!!!" Valdis melepaskan genggaman tangan nya dari rambut Li Qin hingga Li Qin tergeser dari tempat semula.


Sakit.. itulah yang di rasakan Li Qin, sakit di hati, sakit di jiwa dan sakit di seluruh tubuh dan terutama sakit pada mental nya. hanya air mata yang terus mengalir dengan tidak berdaya di pipi nya, semua hal itu diketahui oleh Valdis dan ia hanya duduk berjongkok untuk menyamakan tinggi nya dengan Li Qin.


"Kau masih menyukai ku tapi, kau malah memberikan semua ciuman dan tubuh mu untuk di tiduri dan di peluk nya. Kau keterlaluan dan sangat salah Li Qin.!! aku begitu kecewa pada mu" kata Valdis yang dengan perlahan menurunkan emosi nya, menekan serendah mungkin umpatan dan kekerasan yang sudah ia persiapkan.

__ADS_1


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye


__ADS_2