
Briana kembali ke villa setelah bermain dengan si lembut, sedangkan pria yang berada di tahan Briana, tinggal dengan penyesalan yang mendalam, akibat kebodohannya dia berakhir lebih menderita lagi
Need yang baru terbangun dari tidurnya melihat istrinya yang masih tertidur lelap, need kemudian menelepon putrinya Rani seperti biasa jika tak pulang seharian dia akan menelepon Rani
Beberapa kali menelepon tapi tak di angkat oleh Rani, need pun menelepon rena, tapi nihil Rena yang sedang bermain di pantai tak mendengar ponselnya
Need langsung ke kamar mandi membersihkan dirinya dia ingin memastikan sesuatu, dia lupa kemarin bertemu putrinya karena melihat Eni memakai bikini
Need melajukan mobilnya menuju vila di mana para gadis sedang berlibur
Sedangkan si kembar bersama istri mereka masing-masing sudah kembali ke rumah karena mereka berangkat menuju ke kerajaan benua mengikuti ritual yang ada sebelum besok Mereka mengelar pesta pernikahan
Tampak Erina dan David sudah menunggu kedatangan para pengantin baru
Nenek Anita dan tuan Andrew serta yang lain yang akan terlebih dahulu ke sana sudah bersiap termasuk ke dua kakek dan nenek Rani
__ADS_1
"Apa kalian sudah siap jet pribadi sudah menunggu kita akan langsung mendarat di belakang lapangan kerajaan." ucap David setelah melihat ke dua putranya bersama istrinya dengan barang-baranya masing-masing
Semua langsung menuju jet pribadi semua naik, tak berselang lama pesawat berangkat dan tiba setelah mengudara tiga puluh menit
Eni terbangun melihat sekelilingnya tampak sepi, Eni bergegas membersihkan tubuhnya, dan melihat keluar, tak ada mobil need hanya ada para penjaga dan kendaran Mereka, Eni yang mempunyai firasat berbeda langsung keluar dan menyuruh salah satu pengawal mengantarnya
Need yang sudah berada di villa melihat para gadis bermain bersama-sama, matanya mencari sekelilingnya tapi dia tak melihat keberadaan Rani hanya Rena yang sedang bermain, tak ingin berpikir negatif need memangil Rena
"Sayang sini ayah mau bicara." ucap need dengan senyumannya
Need menautkan alisnya atas perkatan putrinya, "memang apa yang terjadi dan ayah harus ke mana." need bertanya balik pada Rena
Rena sedikit bingung, "kan besok acara pernikahan Rani di istana Benua." ucap Rena dengan polosnya
Membuat need sangat terkejut hampir saja dia terjatuh seandainya tak ada dinding di sampingnya
__ADS_1
"Kalian sedang bercandaan ya, kalian ingin mengerjai ayah, mana munkin Rani sudah menikah, kau kan tau kalau menikah itu harus ada ijin orang tua apalagi ayah pihak perempuan itu harus ada." ucap need yang sepertinya mulai error
Rena menatap bingun pada ayahnya, padahal dia melihat sendiri ayahnya yang menikahkan adiknya dengan Brayen
Eni yang baru turun langsung bergegas menemui need dan Rena yang sedang berbicara
Melihat namanya Rena Langsung memangil, " mama sepertinya ayah sedang sakit karena dia melupakan pernikahan Rani dan kak Brayen." ucap Rena
Sontak need berbalik dan melihat istrinya yang tergesa-gesa berjalan ke arah mereka
Need menatap tajam Eni, tapi karena Rani masih berada di situ, need menahan amarahnya
Need langsung berbalik dan menarik tangan Eni masuk ke dalam mobil dengan sedikit kasar, Eni sangat tau pasti Suaminya dalam keadaan marah Besar
Melihat ke dua orang tuanya sudah pergi Rena kembali ke pantai bersama yang lain, mereka akan berangkat malam hari ke istana Benua.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya