TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
231


__ADS_3

"Akhirnya aku menemukanmu aku tak melepaskan dirimu lagi sudah cukup aku menunggu mu." ucap Steve sambil terus menatap foto tersebut


Sementara itu Brian dan Lusi yang sekarang telah berpindah ke kamar mandi untuk membersihkan diri bersama


Kini Brian sudah kembali ke ruang kerjanya sedangkan Lusi sudah terlelap


Di ruangan kerjanya tampak asisten istrinya sudah menunggu di ruang kerja miliknya


Brian langsung duduk di kursi kebesaranya, "katakan siapa orang yang berniat mendekati istriku." tanya Brian


"Namanya adalah Steve Aoki dia merupakan pengusaha yang baru-baru ini bekerja sama dengan perusahaan tuan." ucap Asisten Lusi


Brian berpikir sejenak kemudian langsung menatap tajam asisten istrinya, "baiklah aku mengerti sekarang keluarlah dan aku ingatkan sekali lagi jangan bicarakan siapapun mendekati istriku apapun alasannya." ucap Brian


"Baik tuan ." ucap asisten Lusi lalau berbalik kelir dari ruangan kerja Brian


Pantas saja dia melebarkan bisnisnya ke mari ternyata ada yang dia cari." ucap Brian sambil melihat beberapa lembar foto milik Steve dan keluarganya tampak foto miliki keluar Lusi

__ADS_1


Brian mengehembuska nafas kasarnya melihat semua informasi yang ada di hadapannya


Setelah hampir satu jam melihat segala informasi mengenai Steve dan apa hubungannya dengan Lusi. Brian bangkit dan masuk ke dalam kamar saat masuk Brian langsung berjalan kearah ranjang di mana Lusi sedang terlelap


Brian berjalan mendekati istrinya. " sayang kau adalah istriku dan milikku, apalagi di sini ada buah cinta kita." ucap Brian sambil mengelus perut buncit istrinya


Lusi yang merasa terganggu membuka matanya perlahan, " sayang ." pangil Lusi dengan suara khas orang yang baru bangun


Brian tersenyum sambil menatap istrinya, iya sayang, tidurlah kembali." ucap Brian sambil berbaring di samping istrinya dan memeluk tubuh mungil Lusi


Lusi yang memang masih mengantuk kembali tertidur dalam dekapan hangat Brian


Galang langsung mengambil ponselnya dan menelepon Briana, tapi sepertinya ponsel Briana sedang tidak aktif membuta Galang harus bersabar


Galang masuk ke dalam kamar tampak Yema yang sudah terlelap, Galang kemudian membersihkan dirinya dan menyusul istrinya berbaring


Semetara itu di kediaman desalan tepatnya di kamar Rena tampak Rena sedang melakukan panggilan video

__ADS_1


"Jadi sayang kapan aku bisa mengajak orang tua ku ke rumahmu." tanya seorang pria yang sedang melakukan panggilan video Dengan Rena


"Memang kakak sudah mengatakannya pada orang tua kakak." tanya Rena


"Tadi aku ingin mengatakan pada mereka tapi saat pulang ternyata mereka ke rumah rose karena rose sedang tidak enak badan." ucap Mikhail


"Baiklah kakak saat kakak sudah mengatakan pada ayah kakak dan kakak dan keluarga sudah mendapatkan waktu yang tepat untuk datang ke rumah, aku akan mengatakan pada kedua orang tua ku." ucap Rena


"Secepatnya aku akan datang ke rumahmu, apakah kau besok kuliah aku akan menjemputmu saat pulang ." tanya Mikhail


"Iya aku akan ke kampus kita bisa makan siang bersama." ucap Rena


"Baiklah aku akan menjemputmu saat makan siang." ucap Mikhail


Rena dan Mikhail mengahiri video call Merkea dengan senyuman mengembang di wajah masing-masing


Sedangkan di kediaman nenek Desi tepatnya di kamar tamu mau tidak mau Tika terpaksa memakai jubah penyihir agar bisa keluar dari kamar tersebut akibat Lewis yang tak membiarkannya keluar sebelum memakai jubah.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2