TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
93


__ADS_3

"Katakan padaku kenapa kau ingin mencelakai raja Bastian." tanya Brian


"Kau tak perlu tau apa yang aku lakukan, cepat bebaskan aku, atau kau akan tau akibatnya, tuanku tak akan tinggal diam." ucap pria tersebut


Brian tertawa terbahak-bahak, sambil menatap pria di hadapannya, "kalian hanya tikus kecil beraninya ingin mencelakai adikku, aku ingin lihat bagaman tuan mu yang kau banggakan dapat membebaskan mu dari tempat ini." ucapan Brian membuat pria tersebut sangat terkejut, apalagi saat Brian mengatakan raja Bastian adalah adiknya, siapa yang akan percaya sedangkan wajah Bastian sangat mirip paduka Ajima, sedang di hadapannya wajahnya bule bangat


"Pria tersebut tertawa mendengar perkatan Brian, kau sepertinya sangat percaya diri sampai mengaku raja Bastian adalah adikmu." ucap pria tersebut yang tak percaya


Brian tersenyum, "kau pasti suruhan orang di luar istana sehingga tak tau bahwa raja Bastian mempunyai dua orang kakak kembar." ucap Brian


Membuat wajah pria tersebut pucat Pasih di buatannya, "kau memang tidak berguna, baikalah kau munkin butuh penyegaran otak." ucap Brian


Pria tersebut menatap tak suka pada Brian


Sedangkan Galang dan Deni yang Sedang tawar menawar dengan Brayen merasa sangat frustasi karena Brayen tak termakan rayuan mereka

__ADS_1


Galang dan Deni saling memandang, "baiklah kami memilih Loly setidaknya dia lebih mempunya sisi kemanusiaan lebih banyak dari si lembut." ucap Galang, membuat Deni mengaguk


Baikalah pilihan kalian sangat tepat karena kalian akan menjadi personil Teletubbies Loly akan menjadi tingkiwinki, Galang menjadi dipsi, Deni menjadi Lala, dan Pooh adala salah seorang penjahat yang di tangkap di sekitar istana." ucap Brayen dengan senyuman manisnya


Kini Galang dan Deni sudah memakai kostum Teletubbies dengan lengkap begitupun Loly sangat imut dengan pakain tinkiwinki menurut penglihatan si kembar


"Wah Loly kau sangat mengemaskan." ucap Brayen, Brian mengangguk setuju


Tapi tidak dengan Galang dan Deni melihat Loly sama saja mengerikannya di balik baju tingkiwinki


"Loly...... yang manis asal kau tau saja Lala dan dipsi adalah Deni dan Galang, lelaki pujan mu, sedangkan yang menjadi Pooh adalah orang jahat yang berniat buruk pada keluarga kita dia butuh pelukan pribadi yang akan membuatnya sadar." ucap Brian


Loly yang mendengar nama Galang langsun melompat kegirangan, tapi saat melihat Pooh Loly langsung memperlihatkan otot kekarnya seolah-olah berkata aku akan memeluknya se erat mungkin


Galang begidik ngeri melihat Loly yang selalu mengidolakannya, bahkan Galang pernah di peluk oleh Loly sampai pingsan saat pertama kali bertemu

__ADS_1


Loly yang sudah menunggu di dalam kandang dengan tidak sabar, membuka penutup kepalanya


Begitu melihat wajah di balik kepala tingkiwinki yang dia pikir seseorang pria yang bertubuh kekar, ternyata perkirannya salah, membuat Pooh langsung meronta-ronta sedang pengawal langsung memegang erat Pooh yang tampak sangat lucu


Brayen dan Brian tersenyum penuh arti, saat melihat Loly yang sudah tak sabar bermain


Pengawal mendorong Pooh masuk Hinga tersungkur ke tanah sedangkan Galang dan Deni masuk sendiri, Loly yang Sudah memakai kembali kepala tingkiwinki langsung berlari memeluk Deni dan Galang dengan sengaja menginjak Pooh yang yang terjatuh


Galang dan Deni Pasarah mendapatkan pelukan hangat dari tingkiwingki palsu, yang merupakan gorila di dalam pakaian tingkiwinki puas memeluk Galang dan Deni, Loly bingung kenapa Pooh tidak bangun-bangun dengan kesal Loly mengakat tubuh Pooh lalu memeluknya dengan erat dan memutar tubuh mereka bertiga secara bersaman, merasa sudah cukup


Loly melepaskan tubuh Galang dan Deni di dekat pintu kandang, penjaga langsung membuka kandang lalu mengeluarkan Galang dan deni, Galang dan Deni yang masih oleng langsung melepaskan kepala dipsi dan Lala lalu berlalu berlari mencari kamar mandi terdekat untuk muntah


Sedangkan si Pooh masih mendapatkan pelukan pribadi dari Loly, Loly terus memutar Pooh dan melemparkannya ke atas dan kemudian menangkap dan melemparkannya kembali sampai beberapa kali, entah bagaman kondisi Pooh saat ini yang pasti dia tidak baik-baik saja.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2