TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
269


__ADS_3

Reno yang saat ini sedang terkapar karena pukulan keras kakeknya langsung membasuh darah yang mengalir di sela bibirnya dan langsung menyusul sang kakek dia tak mempedulikan dirinya yang terlihat menyediakan dia tak ingin terjadi sesuatu pada kakeknya walau bagaimanapun hanya tinggal kakeknya keluarganya yang tersisa saat ini


Sementara di markas kakek Rino tampak mereka sedang bersenang-senang menikmati malam ini karena besok malam mereka akan menyerang kerajaan benua


Kakek Reno yang berada di ruangan kerjanya tersenyum sinis saat mengingat apa yang dikatakan oleh Reno kepadanya


Sementara di luar markas kakek reno tampak para pengawal Brayen dan Brian sudah bersiap untuk menyerang tempat tersebut setelah memperhitungkan dengan matang para pengawal Brayen langsung melumpuhkan para penjaga yang sedang menjaga pintu gerbang depan dan belakang mereka masuk secara diam-diam


Tentara para pengawal kakek Reno yang menjaga pintu gerbang tampak tak tersisa mereka semua dilumpuhkan hanya sekali serang saja

__ADS_1


Reno tampak kebingungan karena saat melihat gerbang depan markas milik kakeknya Sudah tak ada penjaganya setelah memikirkan matang-matang Reno memutuskan menunggu di luar sesaat sebelum dia masuk kedalam markas tersebut


Berapa pengawal Kakek Reno yang berjaga di sekitar markas menyadari bahwa adanya penyusup di dalam markas saat melihat pintu gerbang belakang dan depan kosong langsung membunyikan alarm terdengar ledakan dimana-mana spontan Kakek Reno yang berada di dalam ruang kerjanya langsung bangkit dan melihat keadaan melalui kamera pengawas


Sedangkan Reno yang melihat hal tersebut langsung terdiam sambil menatap kobaran api di dalam markas tersebut dia hanya dapat menunduk karena tak bisa melakukan apapun untuk menahan kakeknya


Asisten pribadi kakek Reno langsung menghadap "sepertinya kita diserang sebaiknya Anda cepat pergi dari markas ini sebelum anda tertangkap." ucapkan asisten tersebut


"Saya juga tidak tahu Tuan tapi tampaknya ada penyusup di dalam markas kita sehingga mereka dengan mudah mendapatkan di mana keberadaan markas kita banyak apalagi banyak pengawal kita yang tak sadarkan diri." ucap asisten Kakek Reno

__ADS_1


"Cepat cari tahu apa yang terjadi dan siapa yang menyerang markas kita Aku ingin kau mengamankan gudang senjata dan cepat kau bawa wanita-wanita cantik keruangan persembunyian." ucap kakek Reno


"Baik Tuan akan segera aku laksanakan." ucapkan asisten tersebut tapi dia membuka pintu dia sangat terkejut karena melihat empat orang pria sudah berada di depan pintu ruangan Kakek Reno


"Siapa Kalian beraninya kalian berada di sini." ucap asisten tersebut dengan cepat Reva langsung memukul asisten tersebut hingga mundur beberapa langkah


Kakek Reno yang sedang bersiap mengambil semua barang-barang berharganya dan akan ikut bersembunyi di ruangan khusus yang mereka buat tampak terkejut karena melihat asistennya yang jatuh tersungkur di lantai dengan pintu yang terbuka lebar dan tampak empat orang pria


"Siapa Kalian beraninya kalian masuk ke ruangan ini." ucap pakai Reno sok berani

__ADS_1


"Tutup mulutmu tua bangka sebaiknya kau jangan banyak bertanya apapun cepat ikat dia." ucap Brayen menyuruh pengawal yang berada di belakangnya.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2