TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
60


__ADS_3

Brayen yang sedang berpikir, sontak meminum airnya karena terkejut mendengar suara mamanya dari tangga yang menyuruhnya, minum membuat Brayen otomatis bergerak mengikuti perintah sang mama yang merupakan kebiasaannya dari kecil mengikuti semua perkatan namanya


David Tersenyum, memang benar kelemahan kedua putranya adalah mama mereka, sama dengan dirinya


"Bawa mereka ke dalam kurungan di sebelah kurungan tuan muda Brian dan Galang jangan lupa bantal dan selimut." ucap David, lalu menuju istrinya yang tersenyum di tangga menunggunya


Sementara Lusi yang masih terus menagis di kamar, tak lama masuk Briana dengan senyuman manisnya


"Hai kakak ipar." pangil Briana membuat Lusi yang sedang mengis langsung mendongak melihat, seorang wanita cantik dengan mata biru membut Lusi sangat terpukau dengan kecantikan wajah Briana


Briana mendekati Lusi, " sebaiknya kak istirahat terlebih dahulu, agar besok bisa tampil cantik." ucap Briana


"Ta...ta...Pi ..!!!aku sudah punya kekasih." ucap Lusi dengan wajah penuh air mata


Briana ingin tertawa saat melihat kakak iparnya tersebut, tapi dia harus menahannya agar dia mendapatkan mobil impiannya yang di janjikan sang ayah bila berhasil merayu kakak iparnya untuk berhenti menagis, di sinilah Briana di dalam kamar Lusi


"Tapi kakakku sangat tampan dan baik hati kau pasti akan menyukainya." ucap Briana

__ADS_1


"Tapi aku tak mencintainya." ucap Lusi


"Tenang saja wajah kakaku sangat tampan kau pasti akan jatuh cinta." ucap Briana


"Kalau semua wanita jatuh cinta gara-gara ketampanan seorang pria , maka di bumi pasti banyak yang akan menjadi perawan dan perjaka tua." ucap Lusi di tengah tangisannya


Ucapan Lusi membuat Briana tertawa terbahak-bahak


Lusi yang sedang menangis, mengehetikan tangisannya lalu kembali menatap wajah Briana


"Tidak aku hanya merasa kau sangat lucu dan imut." ucap Briana


"Biasakan kau membantuku untuk memberikan pesan kepada kekasihku, agar dia tau bahwa aku bukannya kabur tapi di culik." ucap Lusi


"Apakah jika aku melakukan hal tersebut kau akan berhenti menangis dan beristirahat." tanyak Briana


Lusi mengguk dengan lesu, "baiklah aku akan menyampaikan padanya, tapi kau makan dan minum susu setelah itu kau bisa beristirahat, aku akan menemui mu lagi besok pagi setelah aku menemui kekasihmu ." ucap Briana

__ADS_1


"Terimakasih katakan padanya, untuk jaga diri dan selalu makan tepat waktu dan aku sangat mencintainya." ucap Lusi


"Kenapa kau tak mengatakannya di depan kamera sehingga dia percaya pada apa yang aku katakan padanya." ucap Briana menemukan ide cemerlang untuk keuntungan dirinya


Lusi pun mengaguk setuju, Briana langsung merekam semu ucapan Lusi untuk Brian


Sementara itu di tempat kurungan Brian dan Galang, mereka terkejut saat melihat tubuh brayen dan Deni di angkat oleh beberapa pengawal


"Dasar brayen bodoh bisa-bisanya dia ikut tertangkap juga padahal dia yang paling cerdas." ucap Brian sambil menatap tubuh saudara kembaranya yang tak berdaya


"Astaga benar kata pepatah di atas langit masih ada langit, ternyata selicik-licik nya kalian berdua, ayah ternyata lebih licik lagi ." ucap Galang tanpa dosa


"Sebaiknya kau berhenti bicara yang tidak-tidak, cepat cari solusi agar kita bisa keluar dari sini." ucap Brian


"Kenapa kita tidak meminta Tolong sama Briana dia kan sangat suka kesepakatan yang menguntungkan dirinya ." ucapan Galang langsung, membuat Brian cukup bahagian, karena dia tau kelemahan adiknya tersebut dengan sangat baik.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2