
Setelah makan siang bersama, Rena tiba-tiba langsung merasa pusing dan hampir saja jatuh untung saja Mikhail langsung menangkap tubuh Rena, sehingga Rena berada dalam dekapan Mikhail
Mikhail dan Rena saling menatap, tampak Mikhail hendak mendekatkan wajahnya pada wajah Rena, tampak bibir ranum Rena merekah indah membuat Mikhail terbuai dan langsung mengecup bibir Rena dalam
Sementara di luar para petugas terkejut saat seorang wanita keluar dari mobilnya dengan beberapa pengawalnya dia adalah salah satu anak pejabat tinggi di kepolisian yang sangat menyukai Mikhail
Para petugas tampak panik mencari ide Agar mereka bisa menyelamatkan wanita yang berada di ruangan Mikhail dari si kuntilanak sombong yang selalu datang dan tak pernah menghargai anggota Mikhail
Saat salah satu petugas masuk ke dalam ruangan Mikhail untuk memberitahukan keberadaan Resti
Tampak petugas tersebut berdiri kaku di depan pintu yang terbuka memperlihatkan tontonan gratis yang sangat romantis, Mikhail dan Rena yang tersadar langsung saling melepaskan diri
Rena langsung mengambil tasnya dan keluar dengan sangat tergesa-gesa, sedangkan Mikhail yang sedang salah tingkah pura-pura memungut sesuatu di lantai dan langsung bangkit kembali duduk di kursinya berusaha menetralkan wajah kakunya yang sedang menahan malu karena di lihat oleh bawahannya sedang berciuman dengan seorang wanita
Sedangkan Resti mengerutkan keningnya saat melihat seorang wanita yang keluar dari ruangan Mikhail
__ADS_1
Petugas tersebut tampak tersenyum melihat kelakukan atasannya yang sedang malu-malu kucing karena di dapat sedang mencium seorang gadis cantik
"Ada apa kau datang dan tidak mengetuk pintu." tanya Mikhail yang Sudah menormalkan wajahnya
"Maaf komandan di luar ada nona Resti yang sedang mencari anda." ucap petugas tersebut
"Tumben kalian memberitahukan padaku tentang keberadaan nona Resti, biasanya kalian akan cuek saja walaupun ada wanita lain di dalam ruanganku." tanya Mikhail
Pasalnya para anggotanya tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi pada wanita yang masuk ke ruangan sang komandan, kalaupun ada yang bertanya paling mereka mengantarkan sampai ke depan pintu saja
"Kami hanya tak ingin kakak ipar mendapatkan maslahah sebelum sidang pernikahan terjadi." ucap anggota tersebut yang merupakan wakil Mikhail dengan senyuman mengodanya
"Mana mungkin kami ini petugas yang jujur, kami hanya senang karena dia sangat sopan dan selalu tersenyum saat berpapasan dengan kami." ucap Reva sang wakil, membuat Mikhail hanya mengaguk dan Tersenyum tipis
Dari pintu tampak Resti masuk dan melihat Reva dengan tatapan sombong, membuat Reva jengah, " saya keluar ketua." ucap Reva kemudian keluar
__ADS_1
Tampak teman-temannya sudah menunggu untuk mendengarkan berita terbaru apalagi saat melihat Rena keluar dengan wajah merona
Sedangkan Resti langsung duduk di hadapan Mikhail dengan angkuhnya, membuat Mikhail sangat kesal tapi dia mencoba menghargai gadis yang ada di hadapannya karena ayahnya adalah petinggi di kepolisian, apalagi kakek mereka berteman akrab
"Siapa wanita yang keluar dari ruangan mu ." tanya Resti
Membuat Mikhail menatap Resti, " itu bukan urusan mu, katakan ada apa, aku sedang sibuk." ucap Mikhail cuek
"Keluarga ku Ingin bertemu dengan keluarga mu." ucap Resti dengan percaya diri karena berpikir hanya dirinya yang pantas untuk Mikhail
Mikhail menautakan alisnya, "Memnag kita ada hubungan apa sampai keluarga ku harus makan dengan keluargamu." ucap sarkas Mikhail
Membuat wajah Rasti memerah menahan malu akibat ucapan Mikhail
"Kau tau aku sudah lama menyukaimu dan keluarga kita cukup akrab, apalagi hanya aku wanita yang pantas untuk menjadi pendamping hidup mu." ucap Resti dengan pedenya
__ADS_1
"Maaf aku sudah bilang dari awal aku hanya mengagap mu teman tak lebih, dan aku rasa kau tau keluarga ku dan keluargamu tau bahwa aku tak pernah berniat menikah denganmu." ucap Mikhail, membuat Resti mengepalkan tangannya dan bangkit langsung keluar dari ruanga Mikhail dengan menutup pintu cukup keras membuat para petugas terkejut dan kaca bergetar.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya