TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
185


__ADS_3

Need benar-benar otak mesum luar dalam, bahkan dia tak mengingat bahwa dia ingin mengintrogasi istrianya Tetang perihal kebenaran apakah dia akan kembali menjadi ayah


Sedangkan di kediaman Brayen tepatnya di dalam kamar pasangan suami istri tersebut tampak Brayen mengecup kening istrinya setelah penyatuan mereka


Ponsel Brayen berbunyi, nampak telepon dari Revan, Brayen mengangkat telepon tersebut sambil berjalan keluar dari kamar menuju ruang kerja


"Ada apa cepat katakan." ucap Brayen, setelah berbicara sebentar Brayen Langsung mematikan ponselnya


Brayen kembali ke kamarnya untuk membersihkan dirinya, Brayen Langsung berpakaian lalu mendekati ranjang di mana istrinya terlelap


Brayen mengecup seluruh wajah istrinya sebelum keluar dari kamar sambil meninggalkan catatan untuk istri tercinta.


Sementara di kediaman Brian setelah memesan makanan untuk istrianya, Brayen Langsung membersihkan dirinyalah, ponselnya berdering tapi Brian tak mendengarnya

__ADS_1


Setelah mandi Brian Langsung memeriksa ponselnya tampak telepon dari Reva, setelah berpakaian dan melihat istrinya yang sedang menikmati makan yang di buatannya Brian duduk dan menunggu Lusi selsai makan


Setelah melihat istrinya sudah makan dan meminum air, Brian Langsung menatap Lusi


"Sayang aku akan keluar bersama Brayen, kalau kau ingin beristirahat, Langsung istirahat saja tak usah menunggu ku." ucap Brian


Lusi hanya mengaguk mengiyakan keinginan suaminya keluar, Brian mencium kening dan bibir istrianya lalu berjalan keluar menuju mobil miliknya


Kini Brayen dan Brian sudah berada di dalam markas tampak Revan memutar rekaman di mana terlihat seseorang pria yang sedang membicarakan keluarga kerajaan benua


"Menurut penyelidikan Tetang latar belakang Rino dia adalah putra seorang wanita yang bernama Amera dengan seorang pria yang merupakan tuan tanah di salah satu desa, tapi setelah ke dua orang tuanya meninggal kakeknya dari pihak ibunya membawanya ke luar negeri ." ucap Reva


Si kembar saling berpandangan seolah-olah nama itu terdengar tidak asing di telinga mereka berdua

__ADS_1


Si kembar kemudian teringat dengan seorang wanita yang sempat mencoba menggoda ayah mereka saat itu, sekarang dia mengerti kenapa Rino berusaha mengusik keluarganya ternyata dendam lama belum kelar (DLBK)


"Baiklah kami mengerti awasi dia dan aku Ingin bertemu dengan kakeknya aku yakin pasti orang tua tersebut yang Sudah meracuni otak Cucunya." ucap Brayen


Sedangkan di ruanganya Rino sedang berpikir, "kenapa di kerajaan benua tak ada riwayat tentang keluarganya bahkan kakek buyutnya hanya sepupu dari raja, bukan seperti ucapan kakek bahwa kakek buyut adalah raja terdahulu ." pikir Rino yang sedang mencerna semua informasi yang diam-diam dia kumpulkan sendiri tanpa sepengetahuan kakeknya karena Rino merasa bingung setiap Rino Ingin menyelidiki apa yang terjadi di masa lalu kakeknya selalu tak mengijinkannya


Di kediaman Galang tampak Yema sedang tak enak badan, kepalanya pusing dan selalu mual, membuat Galang sangat khawatir, Galang Langsung memangil mamanya bukanya memanggil dokter seperti yang lain dasar anak mama


Erina Langsung datang ke kediaman putranya, melihat kondisi Yema seperti itu Erina langsung memangil dokter pribadinya, dalam hati Erina berdoa semoga Yema hamil


Tak berselang lama dokter datang setelah memeriksa dengan seksama dan memberikan Yema alat tes kehamilan agar dia bisa yakin


Yema yang masih pusing di Bantu Galang ke dalam kamar mandi untuk melakukan tersebut

__ADS_1


Setelah melakukan tes, Galang memberikan hasil tes tersebut pada dokter setelah dia kembali membawa Yema ke atas tempat tidur untuk istirahat


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2