
sementara Brian yang sedang menunggu Lusi untuk mengantarnya ke makan ke dua orang tuanya
Lusi keluar dengan pakaian yang di belikan oleh Brian
Lusi tampak cantik membuat Brian tak berkedip di buatnya,Lusi Tersenyum sambil mendekati Brian
"Brian....... pangil Lusi,tapi Brian tak bergeming seolah-olah dia sedang tak berada di dalam tubuhnya
Lusi langsung menepuk pundak Brian karena sejak tadi Brian tak merespon apapun
Brian yang tersadar Langsung mengehembuska nafasnya kasar melihat istri rahasianya tampil dengan sangat cantik
" ehm.... Brian menetralkan perasanya,apakah kau sudah siapa,? sebaiknya kita segera berangkat," ucap Brian
Lusi mengaguk setuju,saat turun karyawan apotik menatap Lusi dengan tatapan terpesona membuat Brian langsung melotot,para karyawan spontan menunduk saat melihat tatapan Brian yang menusuk sampai ke jantung mereka
Brian mengambil kunci mobil yang dia gunakan selam menjalankan aksinya menjadi pemilik sebuah apotek sederhana
__ADS_1
Brian langsung membukakan pintu mobil untuk Lusi masuk,dengan senyuman keceriaan Lusi masuk ke dalam mobil dan langsung duduk
Brian langsun memutar langkahnya menuju ke pintu mobil di sebelahnya dia langsung masuk lalu menjalankan mobilnya menuju ke tempat pemakaman ke kedua orang tua Lusi
sementara itu di pemakaman tersebut Tampak Rika dan mamanya sedang mengawasi tempat tersebut,mereka yakin Lusi akan datang melihat makan ke dua orangtuanya
Brian dan Lusi sudah Sampai di tempat pemakaman ke dua orang tua Lusi,tampak para pengawal Brian mengawasi dari jauh
Rika dan mamanya menatap Lusi dari ujung kepala sampai ujung kaki melihat penampilan Lusi yang berubah seratus enam puluh derajat
dari dalam mobil," mama,itu benar Lusi kan ," tanyak Rika yang tak percaya Lusi menggunakan pakaian yang sangat mahal
"dasar wanita benalu,tidak tau diri, itu pasti lihatlah penampilan pria tersebut dia pasti pria bodoh yang bekerja keras hanya untuk memenuhi keinginan Lusi," ucap mama Rika
"jadi gimana ma apa kita tangkap dia sekarang,atau kita ikuti dulu agar kita tau di mana mereka tinggal dan kita bisa menginap Lusi saat dia sendiri," tanyak Rika
mama Rika tampak berpikir sejenak,melihat suasana pemakaman yang cukup rame, membuatnya membatalkan niatnya untuk menyeret Lusi pulang saat ini
sementara para pengawal Brian terus mengawasi mobil Rika
__ADS_1
sementara Lusi dan Brian sudah berada tepat di hadapan makan ke dua orang tua Lusi
"asalamu Alaikum ayah,ibu apa kabar aku datang melihat Kalina bersaman seseorang, dia yang Sudah menolong ku," ucap Lusi seraya tersenyum pada Brian ,tapi Brian tampak fokus pada kuburan ke dua orang tua lusi
"asalamu Alaikum ayah,ibu aku suami Lusi,maafkan aku yang menikahi Lusi diam-diam,aku ke sini meminta restu kalian semoga kalian memberikanku restu,aku berjanji akan menjaga dan mencintai Lusi selamanya," ucap Brian dalam hati sambil melihat makam ke dua mertuanya
sementara Lusi yang melihat Brian menatap makam ke dua orang tuanya dengan serius , seolah-olah sedang berkata sesuatu
"Brian.....pangil Lusi yang melihat Brian yang fokus pada kuburan ke dua orang tuanya
karena tak bergeming, Lusi langsung memegang lengan Brian,membuta Brian seketika tersadar
"iya sayang....ucap Brian tanpa sadar,membuat Lusi langsung merona
"ada apa,apakah kau ingin pulang," tanyak Brian
"katanya kau mau menyapa ke dua orang tuaku,aku tadi sudah memperkenalkan mu sebagai penolongku," ucap Lusi
"asalamu Alaikum aku Brian calon pacar Lusi kalau di terima," ucap Brian membuat Lusi semakin malu saja.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya