TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
210


__ADS_3

Baiklah kami menerimanya kami akan membebaskan para tahanan tersebut asalkan kami dibebaskan setelah dan kalian harus menyediakan kapal untuk kami." ucap para kanibal tersebut


"Tentu saja aku akan menyiapkan kapal untuk kalian pergi sekarang katakan dimana para tahanan yang kalian sekap Kami ingin melihat keadaannya sebelum kalian mendapatkan apa yang kalian inginkan." ucap Brayen


Para kanibal itu langsung berjalan ke sebuah persembunyian dimana di dalam hutan yang sangat lebat tampak sebuah goa yang ditutupi oleh pepohonan dan juga ranting-ranting sehingga gua tersebut tak tampak dari luar, begitu sampai di dekat goa tersebut tampak gua tersebut tertutup oleh batu-batu besar di dalam tampak suara teriakan orang dan suara kesakitan entah apa yang terjadi di alam sana


"Didalamnya adalah seluruh tahanan kami." ucap si kurus


"Buka dulu pintunya dan kami ingin melihat mereka setelah itu baru kalian boleh pergi dari tempat ini." ucap Brayen


Para kanibal kesal Sebenarnya mereka berencana untuk menjebak Brayen dan lainnya agar mendekati gua tersebut dan meruntuhkan batu-batu yang berada di atas goa tersebut sehingga batu-batu itu jatuh mengenai Brayen dan yang lainnya

__ADS_1


"Mau tidak mau akhirnya mereka terpaksa membuka pintu gua tersebut tanpa menjatuhkan batu-batu yang ada di atas gua tersebut karena bila batu itu terjatuh mereka mereka sendiri akan merasakan akibatnya


Para tahanan tersebut terlihat sangat menyedihkan bahkan ada yang sudah kehilangan kaki maupun tangan ada anak-anak wanita dan pria bahkan balita yang baru lahir sungguh pemandangan yang membuat siapa saja akan merasa hancur melihat pemandangan tersebut mereka bagai binatang yang dikurung dan sepertinya tak pernah diberi makan


"Baiklah kami akan membawa mereka keluar dari gua ini dan dan kita akan berpisah di tepi pantai." ucap Brayen


Para tahanan tersebut langsung mengucap syukur begitu melihat ternyata mereka ditolong, para pengawal Brian langsung membantu mereka keluar dari gua tersebut sedangkan para kanibal hanya menatap tajam para tahanan tersebut satu demi satu yang telah diamankan oleh Brayen


"Itu adalah kapal yang kami sediakan untuk kalian silahkan kalau kalian mau melihatnya terlebih dahulu sebelum naik." ucap Brayan


Tapi saat akan berbalik si buncit yang paling dekat dengan Brayen berpikir bisa membunuh Brayen

__ADS_1


Si buncit Langsung mengayunkan parang miliknya ke tubuh Brayen sontak hal tersebut membuat para pengawal Brayen Langsung berusaha menyelamatkan ketuanya


Senjata si buncit pas mengenai belakang Brayen tapi si buncit sangat terkejut karena senjatanya itu terpental ke belakang walaupun mengenai tubuh Brayen


Tanpa aba-aba para pengawal Langsung menembak di buncit dengan yang lain di tempat sedangkan Brayen Tersenyum miring dalam hati inilah yang dia tunggu si buncit menyerangnya sehingga dia bisa langsung membunuh mereka semua tanpa ada perlawanan dari mereka dia sudah berjanji untuk membebaskan mereka tapi karena mereka sendiri yang melanggar janji jadi mereka yang cari mati sedari pikir Brayen sambil tersenyum karena sudah berhasil melenyapkan para kanibal tersebut


Reva Langsung memeriksa keadan Brayen walaupun dia yakin ketuanya sengaja melakukan hal tersebut


setelah kejadian tersebut langsung baik kapal dan pergi dari pulau tersebut saat kapal mereka agak jauh dari pulau, kapal yang di berikan Brayen untuk para kanibal meledak.


Jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2