
Sementara itu di ruko milik Brian tampak Brian sedang makan dengan lahap bersama Lusi
Saat makan Lusi terus melihat Brian, membuat Brian merasa aneh..."apa kau ingin mengatakan sesuatu." tanyak Brian
"Apa ...kau akan pergi lagi setelah makan siang." tanyak Lusi, membuat Brian Tersenyum tipis
"Aku akan pergi dan aku akan pulang malam bersama Brayen." ucapan Brian membuat Lusi menganguk bernafas lega itu artinya Brian tak akan menginap di luar
Setelah makan siang Brian kembali ke kediamannya
Sementara itu rombongan Briana Kini sedang melanjutkan jalan-jalan mereka setelah makan siang, Mereke berjalan-jalan ke tempat-tempat wisata di sekitar kota setelah itu merek langsung pulang
Briana bersama yang lain telah kembali ke rumah,sedari tadi ponsel Briana membunyikan alarm, walaupun hanya getar saja tapi Briana tau ada yang berusaha untuk mencari identitas dirinya, membuatnya sangat kesal
Brian beralasan akan mengambil sesuatu di kamarnya, meninggalkan yang lain di ruang tengah yang sedang beristirahat sambil meminum jus dan memakan cemilan
__ADS_1
Begitu sampai di kamar Briana langsung mengambil leptop dan mengutak-atik leptop tersebut setelah beberapa menit,Briana tersenyum sumringah
Sementara di perusahan pangeran Alvin,tampak para hecker perusahan tersebut kocar-kacir Karen leptop mereka di serang virus yang membuat leptop mereka mengeluarkan asap
Pangeran Alvin yang mendengar hal tersebut, semakin penasaran dengan wanita yang bermata biru tersebut apalagi tak ada orang yang dapat mengetahui identitasnya terlebih lagi hecker yang ia pekerjakan untuk mencari identitas wanita tersebut berakhir penyesalan karena komputer mereka rusak parah dan data yang mereka miliki hilang
Sementara Briana setelah melakukan aksinya dia tersenyum sumringah tidak sia-sia dia menjadi murid ke dua kakak kembarannya yang sangat jenius dalam segala hal
Briana turun ke ruang tengah di mana semua orang berkumpul tampak merek sedang meminum jus dan cemilan
"apa kau sudah mengambil apa yang kau butuhkan." tanyak Yema
"Oh iya kalian bertiga kan akan akan menyelesaikan proses berkuliah ,tapi sebelumnya aku mendengar kalian akan magang di di sebuah perusahan,apa benar." tanyak rose
"Iya aku sudah mengirimkan lamaranku di salah satu perusahaan yang cukup berkembang beberapa tahun ini, dan mulai bulan depan aku akan masuk magang ." ucap Briana
__ADS_1
"Kalau kalian berdua bagaman." tanyak rose
"Kami akan akan magang di kantor kakak Brayen dan Brian." ucap yame dan Yena, rose mengaguk mengerti
Sementara Galang dan Deni yang sedang berada di sebuah ruangan bersama Brayen dan Brian dengan raut wajah yang berbeda, Galang dengan wajah berseri-seri dan Deni dengan wajah sendunya
"ada apa denganmu kenapa wajah kalian berdua yang satu terlihat bahagia yang satu terlihat sendu." tanyak Brayen
"biasa karma pemula untuk Playboy yang baru mendapatkan siraman rohani." ucap Galang
membuat Deni menatap jengkel Galang...."ini juga karena kau terus membongkar rahasiaku di hadapan gadis-gadis itu." ucap sinis Deni
"mana ada aku mengatakan, rahasia mu, kalau aku mengatakan rahasia mu, aku pasti akan berbicara bahwa kau menyukai rose anak kakek Lewis." spontan Deni menutup mulut Galang yang benar-benar membongkar rahasianya di depan si kembar tapi, perkatan Galang sudah di dengar oleh si kembar, keponakan rose
Galang langsung tersadar atas perkatan yang membuta dirinya akan terkena imbasnya sesat lagi
__ADS_1
Spontan si kembara Brayen dan Brian menatap tajam Deni, " jangan bilang kau menyukai bibi kecil."mendengar perkatan si kembar spontan wajah Deni langsung pucat pasi.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya