TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
151


__ADS_3

Helena sangat terkejut saat melihat semua pemalsuan yang di lakukanya dan juga beberapa bukti Dimana dia membunuh adiknya sendiri


Helena langsung shcok melihat semua bukti yang ada, Galang tak percaya saat melihat bukti kecelakaan orang tuanya


Galang langsun menatap dingin Roby dan nyonya Helena, spontan Helena menarik Roby untuk kabur dari ruangan tersebut, tapi para pengawal Erina langsung Helena dan Roby


"Apa yang kalian lakukan lepaskan kami." ucap helana memberontak berusaha membebaskan diri begitupun Roby, tanpa kata para pengawalnya tersebut langsung membekap mulut Helena dan membawa mereka


Sementara deslan menatap tak percaya pada David dan Erina yang telah menutupi rahasia mengenai keberadaan Galang padahal selama ini dia sudah menceritakan mengenai perjodohan Yema serta semua yang terjadi tapi mereka hanya diam saja melihat dirinya yang frustasi karena memikirkan nasib putrinya yang akan menikah dengan pria yang tak dia cintainya


Sedangkan David nampak sangat santai


"Aku tak menyangka kau masih hidup dan kau sangat mirip kakek mu." ucap kakek Yema yang terlihat sangat bahagia sekaligus sedih karena mengingat sahabatannya


Galang hanya bisa Tersenyum melihat semuanya dia tak menyangka ternyata kalung pemberian kakeknya mengantarkannya pada cinta sejatinya dan dia sangat bersyukur


Saat mereka masih dalam suasana haru, tiba-tiba muncul di kembar dan pak penghulu serta beberapa keluarga besar David

__ADS_1


"Maaf kami terlambat." ucap si kembar, keluarga deslan sontak terkejut dengan keberadaan si kembar bersama istri mereka serta keluarga besar yang lain dan yang lebih membingungkan mereka membawa serta penghulu


"Kenapa kalian membawa penghulu apa ada yang mau menikah." tanya kakek Yema


"Aku takut Yema akan hamil sebelum kita mempersiapkan pernikahannya jadi sebaiknya kita secepatnya menikahkan mereka sebelum ada bayi di dalam perut Yema ." celetuk David tanpa dosa


Sontak saja keluarga desalan langsung terkejut mendengar perkatan David


Galang langsung maju ke hadapan kakek Yema dan bersujud memohon maaf atas kejadian yang terjadi di kamarnya beberapa saat yang Lalu


Erina sangat bahagia begitupun David , sedangkan di keluarga Yema mereka masih tak percaya apa yang terjadi dan pertanyaan yang paling mendasar adalah bagaimana Yema berada di dalam kamar Galang sedangkan penjagan di rumah Desalan sangat ketat, sampai saat ini belum ada yang dapat memecahkan misteri tersebut


Deni hanya bisa menatap dengan tatapan iri pada sahabatnya, sekarang hanya dia yang berada di posisi jomblo


Nenek Desi melihat Cucunya yang sesekali menarik nafas panjang lalu mengehembuska dengan kasar


Deni menatap sendu Rose yang ada di samping ke dua orang tuanya yang nampak sangat cantik, membuat Deni semakin frustasi

__ADS_1


Nenek Desi memperhatikan setiap apa yang di lakukan oleh Deni, nenek Desi hanya tersenyum simpul sambil di kepalanya merancang sesuatu yang bisa membuat cucunya bahagia


David, desalan,need dan Lewis sedang duduk bersama


"Aku tak menyangka setelah mereka pacaran diam-diam dan sekarang akhirnya mereka menikah." ucap Lewis kelepasan


Membuat desalan menatap Lewis dengan tatapan membunuh, dia tak menyangka Lewis mengetahui hubungan Galang dan Yema sejak lama


Lewis langsung menutup mulutnya setelah menyadari apa yang tadi dia ucapakan


"Maksudnya aku dengar mereka berpacaran dan akhirnya menikah." ucap Lewis


"Kau tak usah berdusta aku tau kau pasti selama ini tau bahwa putriku dan putra david Galang merupakan pasangan kekasih." ucap Desalan


Lewis hanya cengengesan mendengar perkatan Desalan, sementara David hanya bisa geleng-geleng kepala.


jangan lupa, like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2