TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
265


__ADS_3

Briana berdecak kesal "siapa lagi pria yang mencariku apa mereka tak bisa berhenti untuk mencariku membuat aku kesal saja." ucap Briana sambil mengambil ponsel miliknya dan mengetikan sesuatu


Sementara di sebuah perusahaan tampak Bryan dan Bryan sedang mendiskusikan sesuatu tentang Reno dan kakeknya


Sedangkan Reno yang sudah kembali ke kediamannya Sangat malas untuk bertemu kakeknya sedangkan sang kakek yang sangat kesal karena Reno tak mengabari tentang keberadaannya langsung menghadang Reno begitu melihat Reno masuk ke dalam kediaman mereka


"Kau dari mana saja kenapa ponselmu tak bisa dihubungi sebenarnya apa yang telah kulakukan." tanya kakek Reno sambil menatap tajam pada Reno


Tapi Reno sepertinya tidak menggubris ucapan kakeknya dia terus melangkahkan kakinya menuju kamarnya dia ingin beristirahat karena sejak dari kemarin dia sangat susah untuk beristirahat walaupun dia berada di sebuah hotel tapi dia tak bisa tidur karena memikirkan tentang apa yang harus dia lakukan dan bagaimana cara agar menghentikan kakeknya dalam melakukan kejahatannya


Melihat Reno yang tak kunjung berhenti dan tetap melangkah menuju kamarnya membuat kakek Reno sangat geram kak Reno langsung menarik kasar tubuh Reno hingga tubuh Reno mundur beberapa langkah ke belakang

__ADS_1


"Ada apa denganmu kenapa kau tak menggubris apa yang sebenarnya yang terjadi coba kau katakan kau pergi beberapa hari pulang tiba-tiba kau bersikap seperti ini pada kakek katakan Sebenarnya apa yang terjadi." tanya kekek Reno dengan wajah yang sangat kesal pada sang cucu


"Bisakah kakek diam aku ingin beristirahat aku lelah dan capek biarkan Aku istirahat berhentilah mengurusi ku." ucap Reno dengan kesal karena tak tidur beberapa hari


Sontak saja mendengar ucapan ketus cucunya membuat kakek Reno sangat terkejut pasalnya reni Tidak pernah berbicara keras kepadanya apalagi berbicara kasar baru kali ini cucunya berbicara kasar padanya dan sepertinya sangat jengkel padanya


Kakek Reno terdiam sesaat dan melihat penampilan cucunya dari atas sampai bawah penampilan terlihat kacau dan matanya menghitam seolah-olah dia sudah tidak tidur beberapa hari dan berganti pakaian


Sementara itu di sebuah ruangan tampak Brian, Brayen, Galang serta Deni yang sedang berdiskusi "jadi bagaimana menurut kalian apakah kita harus menyerang diam-diam markas tersebut sepertinya kakek Rino sudah diluar batas." ucap Brian


"Sebaiknya kita secepatnya bertindak apalagi saat ini dia telah bekerjasama dengan seorang mafia." ucap Galang

__ADS_1


"Aku setuju dengan saran Galang Aku tak ingin membahayakan Bastian." ucap Deni


"Baiklah aku akan menunggu jawaban dari Rino besok jika dia masi belum mendapatkan cara untuk membuat kakeknya melupakan dendamnya dan kembali ke luar negeri maka kita akan bertindak untuk membuat kakeknya menyadari apa yang telah dilakukan." putus Brayen


"Kami setuju apa yang kau katakan baiklah kami akan menunggu jawabannya sampai besok jika sampai besok Rino tak bergeming aku sendiri yang akan bertindak." ucap Brian


Setelah berdiskusi keempat pria tersebut langsung keluar dari ruangan tersebut dan kembali ke ruangan mereka masing-masing


Sementara Rino yang berada dalam kamarnya sedang memikirkan bagaimana cara agar kakeknya dapat mendengar ucapannya agar tak lagi membalaskan dendam pada keluarga Putri Erina dan kembali ke luar negeri bersamanya.


Sedangkan kakek Rino Sedang berpikir keras apa sebenarnya yang terjadi sehingga cucunya bersikap seperti itu padanya.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2