TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
274


__ADS_3

Hari-hari berlalu tanpa terasa kini hari berganti hari dan bulan berganti bulan usia kandungan Lusi dan Rani


Hari ini adalah hari dimana Lucy dan Rani melahirkan kan secara bersamaan seluruh keluarga sudah berkumpul untuk melihat kelahiran calon anggota baru keluarga Guetta


Kini Brian dan Brayen sangat tegang berada di dalam ruang persalinan istri mereka masing-masing apalagi istri mereka sepertinya sangat kesakitan membuat Brayen dan Brian sangat merasa kasihan


"Sayang ku harus kuat demi kedua anak kita harus semangat ingat kau adalah wanita yang kuat." ucap Brian sambil memegang tangan Lusi


Tidak menanggapi ucapan Rian dia sekarang sedang berkonsentrasi untuk bisa melahirkan kan anak-anaknya dengan normal seperti yang diinginkannya


Sementara di ruangan persalinan Rani Brayen masih mengelus-ngelus kepala istrinya istrinya

__ADS_1


Sayang ini sakit sekali Kenapa saat Membuatnya sangat enak tapi saat mengeluarkannya sesakit ini." ucap Rani sambil menahan sakit di perutnya sontak perkataan Rani membuat wajah Brian memerah menahan malu apalagi para perawat dan dokter seperti menahan senyum mereka


Tapi Brian Tak Ingin membuat istrinya marah "sayang sudahlah sebaiknya kau menyimpan tenaga mu agar anak kita bisa keluar dengan aman dan sehat Kau adalah wanita kuat ucap Brayen sambil mengecup kening Rani


Di luar kamar persalinan tampak need mondar-mandir tak karuan sambil melihat ruang persalinan sungguh dia sangat takut terjadi sesuatu pada putrinya apalagi masih muda membuat need jadi semakin takut


Sementara Eni yang melihat suaminya mondar-mandir seperti setrikaan rusak membuat Eni merasa kesal walaupun dia tahu suaminya Pasti sangat menghawatirkan putrinya tapi apakah dengan berjalan mondar-mandir Putri akan baik-baik saja tentu tidak Eni ingin suaminya tenang dan berdoa semoga putrinya dan cucunya selamat


Semua orang tampak menunggu di luar ruangan sementara di dalam ruangan Lusi yang sedang berjuang harus menyerahkan segala kekuatannya agar dapat mendengarkan suara tangisan bayi kecilnya


Tak berselang lama terdengar suara bayi pertama keluar oek ....oek oek membuat Lusi sedikit lega beberapa menit kemudian lahir anak kedua oek...oek...oek mereka membuat lusi semakin lega dan karena kelelahan membuat Lusi Langsung tertidur lelap Brian sangat terkejut saat mata lusi tertutup rapat dan tak ada reaksi sedikitpun tapi setelah dokter mengatakan apa yang terjadi Bryan sedikit tenang walaupun kecemasan masih terlihat jelas di wajahnya

__ADS_1


Brian keluar menemui keluarga besarnya untuk memberitahukan bahwa istri yang sudah melahirkan dengan selamat tampak semua yang berada di luar ruangan tersebut bersorak kegirangan mendengar kabar tersebut


Kedua orang tua Bryan langsung masuk untuk melihat keadaan menantunya dan kedua cucunya s


Anak-anak Brian langsung dibersihkan oleh perawat kan lu sih langsung dipindahkan ke kamar ruang VIP


Sementara di ruang persalinan sebelah tampak Rani sedang mengeja untuk melahirkan anaknya sambil mencakar tangan sang suami yang terus memegangnya sambil mengelus-elus kepalanya tak berselang lama suara tangisan menggelegar membuat hati Brayen sangat terharu tak berselang lama istrinya merasakan sakit kembali di perutnya dokter menyuruh Rani kembali mengeja setelah beberapa menit mengeja terdengar lagi suara teriakan yang kencang


luar biasa kebahagiaan Brayen saat melihat hasil benih yang ditanam pada istrinya Rani Langsung tertidur setelah tertidur dokter melakukan tindakan yang harus dilakukan kepada Rani setelah selesai para perawat membawa Rani keruang perawatan yang telah disediakan sebelumnya sementara bayi mereka dibersihkan terlebih dahulu oleh perawat


Seluruh keluarga sudah berkumpul di sebuah kamar Brayen dan Brian sengaja untuk bersama-sama dalam satu ruangan agar keluarga mereka dapat berganti-gantian melihat keadaan istri dan buah hati mereka.

__ADS_1


TAMAT.


makasih semuanya atas dukungannya semoga kita selalu di beri kesehatan, umur panjang dan Rezeki yang melimpah .... Amin


__ADS_2