TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
102


__ADS_3

Di dalam mobil tak ada pembicaraan antara Eni dan need, hanya terdengar suara mesin mobil


Eni mencuri-curi pandang pada need, tampak jelas wajah need memerah menahan marah


Setelah menempuh perjalan selama satu jam tanpa kata, Eni dan need tiba di kediaman mereka


Need keluar lalu membanting pintu mobil dengan sangat keras membuat Eni sangat terkejut


Eni keluar dengan perasan cemas tidak karuan apalagi, tak ada kedua mertuanya di rumah


Eni keluar dari mobil melangkah masuk ke dalam rumah, tampak rumah sepi, need yang sudah menunggu di sofa di ruang keluarga dengan tatapan tajam menatap Eni


"Cepat duduk dan jelaskan apa yang terjadi kenapa Rena berkata, besok adalah pernikahan Rani ban Brayen, bukanya besok pernikahan Brian dan Lusi." tanya need

__ADS_1


Dengan perasan campur aduk duduk di hadapan need, "apa kau tak mengingat apa yang terjadi saat pernikahan Brian." tanya Eni


Need menautakan alisnya bingung, "Memnag apa yang terjadi saat pernikahan Brian." tanya balik Need


Eni menceritakan semua yang terjadi dari awal sampai akhir, membuat need menjadi kaku di tempat dia tak menyangka bahwa dia sendiri yang menikahkan Rani dengan Brayen yang dia pikir semua itu hanya mimpi


Katakan padaku semuanya hanya karangan mu kan, eni mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan rekaman ijab Kabul Rani dan Brayen dengan need sebagai walinya, entah apa yang terjadi sehingga need menikahkan Rani dan Brayen saat itu dengan tangannya sendiri meyerahkan putrinya, need shyok melihat video tersebut dan langsung tak sadarkan diri kembali


Eni menelepon seseorang, setelah menelepon beberapa bertubuh kekar langsung datang dan membatu Eni untuk mengangkat tubuh need ke dalam mobil, mobil tersebut langsung ke Bandara tampak pesawat jet pribadi sudah siap berangkat


Tubuh need di letakan di kamar pribadi di dalam pesawat, pesawat sudah lepas landas menuju istana Benua tampak ke dua orang tua need sudah menunggu begitupun yang lain


Pesawat mendarat di belakang istana Benua tampak David, desalan dan Lewis sudah menunggu kedatangan Eni dan need

__ADS_1


Eni turun di ikuti beberapa pria yang mengangkat tubuh need


"Apa yang terjadi kenapa dia pingsan." tanya nenek Elisa Membuat yang lain menunggu jawaban Eni


"Dia kecapaian habis kejar setoran." ucap Eni santai, semua hanya mengangguk dan masuk ke dalam istana


Istana Benua tampak sangat ramai sepertinya pernikahan pangeran Brian dan Brayen akan menjadi pesta terbesar di kerajaan benua, walaupun pestanya agak tertutup hanya di hadiri oleh masyarakat kerajaan benua tapi acaranya di buat semeriah mungkin, Karen si kembar Brayen dan Brian tak ingin membuat berita macam-macam di luar cukup Mereka di kenal dengan nama pangeran kembar tanpa ada yang mengetahui identitas asli mereka selain Orang dalam istana dan keluarga


Masyarakat sangat antusias dengan pernikahan tersebut, walaupun mereka tak pernah melihat ke dua pangeran Tersebut tapi mereka ikut senang ke dua pangeran tersebut menikah dan acaranya melibatkan masyarakat kerajaan


Hari telah berganti acara pernikahan di mulai, tampak need sudah tersadar dari pingsannya, tapi need sangat terkejut pasalnya dia di atas panggung bersama Eni dengan pakain yang sama dengan pakaian yang di kenakan oleh seluruh keluarga besar kerajaan.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2