TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
254


__ADS_3

"Maaf tuan tapi itu memang data asli milik nona Sofi memang penampilan nona Sofi sejak dulu seperti itu tapi baru-baru ini penampilannya berubah ucapkan asisten pria yang bernama Ramesh


"Benarkah dari mana kau tahu bahwa dia baru-baru ini merubah penampilannya." tanya Ramesh pada asistenya yang bernama Risi


"Aku hanya menebaknya Tuan karena selama ini semua data milik Nona Sofi sebelum kita bekerja sama sudah ku kumpulkan terlebih dahulu." ucap Risi


"Baiklah aku mengerti sekarang lakukan apa yang aku suruh padamu." ucap Ramesh


Sementara itu di markas gerdo tepatnya di kamar miliknya gerdo Masih memikirkan foto wanita bercadar yang telah di kirim oleh seseorang padanya


Sementara itu di kediaman Jefri tampak mereka sedang berada di ruang tengah setelah makan malam bersama


"Maaf kakak Steve bolehkah aku bertanya ke suatu." tanya bunga pada Steve yang sedang duduk bersama Jefri

__ADS_1


"Tentu saja kau boleh bertanya apapun padaku memangnya Apa yang ingin kau tanyakan." tanya Steve sambil melihat ke arah bunga


"Apakah kakak sudah memiliki kekasih." tanya bunga basa-basi walaupun dia sudah tau Steve sedang paha putih saat ini tapi Bunga ingin melihat reaksi Steve saat dia bertanya


Steve melihat Bunga kemudian melihat Sofi


"Aku ku tak punya kekasih jujur saja aku pernah mencintai seorang wanita dia adalah wanita yang aku cintai dari kecil tapi sayang beberapa hari yang lalu aku mengetahui bahwa dia sudah menikah ucap Steve


Perkataan Steve membuat sofi dan bunga langsung menatap iba pada Steve yang ada di hadapannya dan bunga tersenyum menyimpulkan bahwa pria dihadapannya adalah pria yang sangat jujur dan penuh tanggung jawab


"Aku akan mengiklaskan nya karena aku yakin Masih banyak wanita lain yang bisa membahagiakan diriku dan bisa membuat ku jatuh cinta lagi." ucap Steve sambil melirik ke arah Sofi


Bunga yang memperhatikan lirikan mata Steve mengembangkan senyumnya Kakak benar Masih banyak wanita yang jomblo di sekitar kita terutama yang berada di samping ku." ucap bunga membuat Sofi langsung mencubit punggung adiknya

__ADS_1


Steve langsung tersenyum mendengar perkataan bunga Jefri menatap bergantian pada Steve dan Sofi serta bunga lalu menggeleng kepala


Melihat hal tersebut Jefri mencari ide agar pembicaraan tersebut tak lagi berlangsung, sayang sebaiknya kau masuk tidur kau harus ingat kau sedang mengandung." ucap Jefri


Semua orang yang ada di ruangan tersebut menatap Jefri lalu melihat jam yang menunjukkan pukul 7.30 malam


"Tapi sayang ini kan masih jam 7.30 aku masuk 30 menit lagi ya aku masuk ke dalam kamar." tawar bunga


"Kau ini Apa kau tidak mendengar Apa kata dokter saat itu kau tidak boleh kelelahan dan harus banyak istirahat sekarang ayo kita masuk biarkan Steve dan kak Sofi beristirahat mereka juga pasti lelah." ucap Jefri


Mendengar perkataan suaminya mau tidak mau bunga mengikuti apa yang dikatakan oleh Jefri bunga pun pamit kepada Steve dan sofi untuk masuk ke dalam kamar


Setelah melihat kepergian bunga dan Jefri, Sofi langsung bangkit dari duduknya "maaf tuan Aku akan kembali ke kamar terlebih dahulu." ucap Sofi sambil menunduk hormat dan malu lalu bergegas meninggalkan Steve secepat kilat tanpa menunggu Steve berbicara.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2