TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
111


__ADS_3

Di kediaman david, tepatnya di dalam kamar Brian dan Lusi, tampak Lusi yang sedang merapikan barang-barang Brian


Brian yang baru keluar dari kamar mandi tersenyum memandang istrianya, Brian melangkah menuju ruangan ganti dan Menganti pakaiannya


Brian duduk di sofa dengan beberapa berkas di meja di hadapannya, " sayang aku Ingin memberikan sesuatu padamu." ucap Brian


Lusi bangkit lalu berjalan menuju sofa begitu sampai langsung mendudukkan bokongnya di samping Brian


"Ada apa, aku sedang merapikan barang-barang kita." ucap Lusi


Brian Tersenyum, "coba kau lihat ini adalah hadiah pernikahan dariku untukmu." ucap Brian


Lusi melihat berkas yang di sodorkan Brian merasa bingung tapi tetap melihat berkas tersebut


Lusi sangat terkejut saat melihat berkas-berkas Tersebut adalah surat rumah dan beberapa harta atas nama orang taunya dan dirinya


"Sayang ini apa." tanya Lusi yang masih belum terlalu paham


"Semua itu adalah harta warisan peninggalan ayahmu yang di kuasai oleh pamanmu, dia sengaja menipumu, mengatakan bahwa ayahmu mempunyai utang padanya agar kau tak mempertanyakannya harta tersebut dan pamanmu bebas menikmati harta tersebut." ucap brian


Tangis Lusi pecah seketika ketika mendengar perkatan suaminya dia tak menyangka keluarga pamannya tega menipunya dan menjadikannya pembantu di rumah orang tuanya sendiri, dengan mengatakan bahwa utang ayahnya sangat banyak jadi dia harus bekerja sebagai pembantu untuk melunasi utang tersebut

__ADS_1


Brian langsung memeluk tubuh istrinya, istri pasti terpukul dengan apa yang terjadi, apalagi dia di siksa dengan kejam di rumah tersebut


"Sayang sudahlah aku sengaja mengatakan segalanya agar kau mengetahui apa yang Sebenarnya terjadi sehingga kau tak akan menyalahkan aku jika aku memberikan pelajaran pada keluarga pamanmu." ucap Brian sekalian meminta ijin pada istrinya untuk melakukan sesuatu pada keluarga laknat, bagaimana pun mereka adalah keluarga istrinya


Lusi yang masih menangis langsung menatap suaminya, "apa kau sudah lama mengetahui semua ini." tanya Lusi dengan air mata yang masih mengalir


"Setelah aku menemukanmu di bawah hujan saat itu aku langsung mencari informasi tentang uang terjadi." ucap Brian


Membuat Lusi semakin erat memeluk Brian dengan air mata yang masih mengalir dia sangat terharu ternyata suami selalu memperhatikan dirinya dari awal


"Sudah sekarang sebaiknya kau istirahat biar nanati pelayan yang merapikan barang-barang yang kita bawa." ucap Brian


"Tapi aku ingin kau berhenti menangis, nanati orang mengira aku menyakiti hatimu jika kau keluar kamar dengan mata sembab, ke dua orang tuaku bisa menghukum ku." Brian menggoda lusi


Lusi pun menghapus air mata nya walau masih mengalir "sayang aku ingin ke makam ke dua orang tuaku besok, karena besok peringatan Kematian ke dua orang tuaku." ucap Lusi


"Baiklah kita akan pergi bersama ke makan ke dua orang tuamu, sekalian aku akan memperkenalkan diriku sebagai menantu mereka yang tampan dan kaya raya." ucap Brian


Membuat Lusi Tersenyum, " dasar narsis." ucap Lusi


Membuta Brian langsung menghadap Lusi, " tapi kamu cinta kan." ucap Brian dengan senyuman sejuta waat, membuat Lusi langsung tertawa terbahak-bahak

__ADS_1


Membuat Brian sangat bahagia, karena istrnya kembali tertawa seperti sedia kala


"Cinta si cinta tapi gak segitunya juga kali jadi laki-laki narsisnya Samapi kadaluarsa." ucap Lusi, membuat ke dua pengantin baru tersebut tertawa bersama


sedangkan Rika dan ibunya kembali ke rumah mereka dengan rasa kesal, begitu Sampai di kediaman mereka, tuan rustam sudah menunggu dengan emosi


Mama Rika yang melihat suaminya di depan meja makan sedikit terkejut, karena dia lupa untuk menyediakan makanan untuk suaminya karena dia dan Rika makan di luar


"Apa saja yang kau lakukan sehingga membuat makanan saja kau tak bisa." ucap tuan rustam


"Maaf sayang aku lupa, karena tadi kami langsung pergi mencari Lusi dan menunggu di kuburan orang tuanya." ucap mama Rika


"Banyak alasan kau saja yang tidak becus, cepat siapkan makan aku lapar." ucap tuan Rustam


Mama Rika bergegas ke dapur untuk memasak makanan untuk tuan rustam.


Hai apa kabar semua maksih ya sudah mampir, semoga kita semua di beri kesehatan, umur panjang, rezeki yang banyak....amin


Makasih atas sedekah komen, like, vote, koin dan hadiahnya semoga menjadi berkah untuk kita semua


jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2