TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
228


__ADS_3

Kini Steve dan asistenya sudah berada di dalam mobil miliknya sopir mulai melaju stelah Steve mengatakan untuk kembali ke kediaman Steve yang sengaja dia beli di dekat rumah Lusi terdahulu


Kini mobil sudah memasuki pekarangan rumah milik Steve mereka langsung masuk kedalam rumah lalu menuju ruang kerja Steve tampak sangat sang asisten terus mengikuti langkah kakinya menuju ruang kerja Tuanya


" Bagaimana apakah kau sudah menemukan informasi tentang kedua orang yang bernama Liya Sutoyo dan Edi Sutoyo." tanya Steve saat sudah duduk di kursi kebesarannya di dalam ruang kerjanya


Sang asisten tampak berpikir kemudian melihat tuannya dengan menunduk maaf Tuan informasi yang kudapat hanya tentang Liya Sutoyo dan Edi Sutoyo yang mengalami kecelakaan mobil setelah itu tak ada data apapun lagi bahkan mengenai Putri mereka ucap." asisten tersebut


"Baiklah aku mengerti mungkin saja saat orang tuanya kecelakaan Lusi di ambil dan di jadikan anak angkat pengusaha kaya raya sehingga dia bisa memiliki Asisten dan pakain yang di kenakanya terlihat sangat mahal." ucap Steve


"Tapi Tuan sepertinya nona Lusi sudah menikah karena saya sempat mendengar asisten memanggilnya dengan sebutan nyonya." ucap asisten Steve


Steve menatap tajam asistenya membuat asistenya begidik ngeri " kau jangan sembarangan itu tak mungkin Lusi dan aku sudah di jodohkan denganku sedari dulu aku ke sini untuk memenuhi janji yang ke dua orang tuaku dan orang tuanya ucapakan." ucap Steve

__ADS_1


"Maafkan saya tuan karena sudah berbicara lancang mohon maafkan saya karena sudah berbicara yang tidak benar." ucap asisten Steve


"Sekarang tugasmu mencari tau tentang Lusi di mulai dengan mall yang dia datangi aku yakin dia akan sering berbelanja di sana." ucap Steve


"Baik tuan akan aku laksanakan sesuai dengan yang tuan inginkan." ucap asiten Steve


"Aku ingin beristirahat kau harus mendapatkan apa yang aku inginkan aku menunggu tiga hari dan kau harus mendapatkan informasi tersebut lakukan segala cara bayar berapapun yang mereka minta untuk informasi mengenai Lusi." ucap Steve


Sementara di kediaman ibu Desi tampak rose yang sedang menagis karena permintaannya di tolak oleh Deni membuat para orang tua yang sedang berkumpul di ruang tamu serentak masuk ke dalam Kamara Deni dan rose


"Ada apa sayang kenapa kau menangis." tanya nenek Desi , sedangkan Lewis sudah mentap tajam menantunya karena membuat putrinya menangis


"Deni.....Deni ... memarahi ku karena aku menginginkan sesuatu ." ucap Rose

__ADS_1


Semua menatap tajam Deni, apa yang kau lakukan nenek kan sudah mengatakannya berulang kali kalau kau harud menuruti semua keinginan Rose." ucap nenek Deni dengan wajah jengkel pada Deni


Membuta Deni hanya mampu tertunduk karena semua orang menyalahkannya, "sekarang katakan sayang apa yang kau inginkan nenek akan mengabulkannya."


"Iya katakanlah ayah akan melakukan apapun untuk mu." ucap Lewis yang lain mengaguk Setuju


Rose menatap Deni yang mengeleng untuk mengatakan permintaannya, Rose Langsung menekuk wajahnya tapi kemudian rose menatap nenek Desi


"Aku hanya ingin." bisik rose ke telinga nenek Desi membuta nenek Desi melotot tak percaya setelah mendengar apa permintaan rose membuta nenek Desi mengerti kenapa Deni menolak keinginan rose


Semua orang nampak menunggu nenek Desi mengatakan keinginan rose yang nampaknya enggan dia ucapkan Langsung.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2