TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
260


__ADS_3

Setelah kejadian tersebut kini Steve dan Sofi telah berada di dalam mobil mereka akan kembali ke kediaman Jefri di mobil tak ada yang bersuara hanya senyuman yang tersungging di bibir mereka masing-masing


Dalam hati Steve berkata "tidak sia-sia aku bocorkan semua ban mobil memiliki Sofi akhirnya aku dapat mengatakan perasaan kepadanya dan beruntungnya dia menerimaku." ucap Steve dalam hati mobilnya menuju kediaman Jefri


Dalam mobil tak ada yang mengeluarkan suara baik sofi dan Steve hanya saling diam


Mobil melaju dengan membawa dua pasangan kekasih yang baru beberapa menit m menjadi pasangan dengan perasaan yang sangat bahagia Steve pada akhirnya dia menemukan tambatan hatinya sedangkan Sofi tertunduk malu entah apa yang harus dilakukan di dalam mobil tersebut berdua dengan Steve walaupun mereka sudah menjadi pasangan kekasih


Begitu tiba di depan kediaman Jefri Sofi langsung keluar dan berlari menuju kamarnya dia masih terlihat malu-malu sedangkan Steve tersenyum melihat kelakuan kekasihnya tersebut Steve hanya menggeleng kepala

__ADS_1


Sedangkan bunga yang sedang bersantai di ruang tengah sambil menonton TV dan memakan cemilannya terkejut melihat kakaknya yang berlari menuju kamarnya tanpa menyapanya tak berselang lama muncul Steve dengan senyuman di wajahnya membuat bunga menautkan alisnya apa yang terjadi tapi bunga tak ambil pusing dia meneruskan acar makanya dan drama yang di tonton nya yang hampir selesai


Tak berselang lama terdengar suara mobil Jefri di pekarangan rumah Jefri masuk melihat istrinya yang sedang duduk sambil memakan cemilan di ruang tengah


Sementara itu Sofi di dalam kamarnya memegang jantungnya sambil tersenyum dia juga merasakan kebahagiaan sedangkan Steve jangan ditanya dia bahkan bersiul-siul dan bernyanyi di dalam kamar mandi


Kini bunga dan Jefri sudah berada di dalam kamar mereka membersihkan tubuhnya yang lengket setelah membersihkan tubuhnya Jefri keluar "sayang bagaimana hari ini apa kau baik-baik saja." tanya Jefri sambil mengelus kepala Bunga yang sedang duduk di sofa


Aku tahu kau bukan senang karena kita makan keluar malam ini tapi kau senang karena kau akan mendekatkan Kakak Sofi dengan Steve ucap Jefri

__ADS_1


"Kau memang suaminya pengertian kau tau saja apa yang aku inginkan." ucap bunga sambil mengecup bibir suaminya membuat Jefri tersenyum lebar


Ramesh yang begitu kesal langsung menyuruh Risi untuk mencarikan wanita agar dapat melampiaskan kemarahannya


Jam menunjukkan pukul 6.30 malam bunga dan Jefri sudah bersiap begitupun Steve dan Sofie mereka juga sudah bersiap di dalam kamar mereka masing-masing


Jefri keluar sambil menggandeng bunga nampak bunga terlihat sangat cantik dengan gaun yang dikenakan begitupun Jefri terlihat sangat tampan tak berselang lama tampak Steve yang keluar dari kamarnya dengan senyuman di wajahnya, Steve sangat tampan malam itu membuat bunga menetapkan calon kakak iparnya berbinar


Kini tinggal sofi yang masih ditunggu tak berselang lama tampak sofi keluar dari kamar dengan dandanan yang sangat memukau sungguh malam ini sofi sangat cantik dia berdandan natural dan menggerai rambutnya dan memakai lensa kontak Steve semakin terpana dan terpesona dengan kekasihnya tersebut

__ADS_1


"Wow Kakak sangat cantik aku sungguh iri." ucap bunga melihat kakaknya yang tampil sangat cantik sedangkan Sofi jangan ditanya mukanya sudah seperti kepiting rebus karena menahan malu mendengar pujian bunga apalagi ada kekasihnya di ruangan tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2