TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
176


__ADS_3

Kini Brayen dan Rani sudah berada di rumah sakit setalah tadi kembali ke rumah Need, tampak Eni melihat anak dan menantunya


Sayang ayo masuk ucap Eni memangil sepasang suami istri tersebut untuk masuk ke dalam ruangan dokter kandungan


Setelah pemeriksaan dokter itu tersenyum, "wah tampaknya Memeng ada junior ." ucap dokter tersebut membuat semua sangat gembira terutama Rani yang sudah menanti kehamilannya


Setelah ke dua orang tersebut pergi tampak Eni masih berbicara dengan dokter kandungan tersebut entah apa yang dia bicarakan


Sementara di sebuah restoran mewah tampak nenek Desi sedang arisan dengan beberapa wanita yang merupakan teman sekolahnya


"Jeng apa kabar cucumu yang laki-laki," tanya seorang wanita yang seumuran nenek Desi


"Dia baik-baik saja memang kenapa ." tanya nenek desi


Saat tengah berbicara tiba-tiba seorang wanita muda datang dan langsung menyapa neneknya


"Ini jeng Desi kenakalan cucuku Sinta dia adalah seorang model dan sekarang sedang merintis usaha." ucap wanita tersebut, nenek Desi hanya mengaguk tak menangapi apapun


"Ayo nak Salim sama semua teman nenek." ucap nenek sila

__ADS_1


Sila bangkit dan menyalami satu persatu orang di teman neneknya termasuk nenek Desi


"Bagaman kalau sila dan Deni kita jodohkan saja, celetuk nenek Sinta, membuat nenek Desi langsun menatap temanya tersebut.


"Maaf cucuku sudah menikah dua hari yang lalu dan dia sekarang sedang menikmati bulan madunya.' ucap nenek Desi santai


Semua tampak terkejut mendengar penuturan nenek Desi, "kok kami gak di undang jeng." tanya salah satu teman nenek Desi


Maaf ini pernikahan tertutup karena cucu menantu ku tak mau dulu di ekspos, nanti saat pesta pernikahannya aku akan mengundang kalian semua." ucap santai nenek Desi


Nenek Sinta mengepalkan tangannya karena merasa tersinggung di tolak secara terang-terangan oleh nenek Desi apalagi ada cucunya di situ


Sinta dan neneknya langsung permisi pulang


malam di mana Bryan mengajak seluruh keluarga istrinya untuk makan malam terutama kedua mertuanya dia akan memberikan hadiah yang luar biasa Untuk mertuanya


Kini mereka telah sampai di sebuah restoran mewah di mana mereka sudah berkumpul di dalam sebuah ruangan tampak Bryan, Rani, Rena, nenek Elsa dan kakek tris serta need dan Eni


Nampak Brayen menyiapkan segalanya dengan matang, Eni melihat Brayen begitupun nenek Elsa entah apa yang Mereka rencanakan malam ini

__ADS_1


Semua makan dengan canda tawa dan kekeluargaan, "sebagai permintaan maaf ku aku ingin bersulang dengan ayah." ucap Brayen sambil mengambil dua buah gelas yang berisi sesuatu


Tanpa curiga need Langsung meminum minuman tersebut, tapi setelah minum Desalan menautakan alisnya tampaknya dia sangat mengenali minuman tersebut


Need melotot melihat Brayen yang tampak tersenyum, kemudian Brayen langsun memberikan kunci ke pada Need


"Itu adalah hadiah dariku ayah, aku tau ayah pasti akan menyukainya." ucap Brayen


Sedangkan Eni meminum hal yang sama tapi dengan perasan yang sangat bahagia


Baiklah aku sudah memesan Kamar untuk semua orang ini kuncinya." ucap Brayen lalu memberikan kunci pada semua orang


Need dan Eni sudah masuk ke dalam kamar hotel mereka, terong yang sudah siap beraksi membuat Need tak banyak bertanya atau berpikir lagi yang penting terong bertemu goa love


Malam semakin larut tapi tidak dengan kedua pasangan yang masih beraktifitas di dalam kamar


sedangkan di kamar Brayen tampak Brayen mengehela nafas panjang karena dokter berkata untuk satu Minggu ke depan sebaiknya jangan berhubungan intim dahulu, mau tidak aku Brayen harus melakukan hal tersebut demi anak yang ada di kandungan istrnya .


jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2