TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
57


__ADS_3

Sementara Galang yang sudah masuk langsung, memeriksa setiap ruangan, tak lama matanya menangkap sosok tuan mudanya yang berada di dalam kurungan besi


"Tuan muda apa yang terjadi." ucap Deni yang sudah berada di depan Brian


"Apa yang kau lakukan di sini, cepatlah keluar dan besok saat menikah culik lah aku." ucap Brian


Membuat Galang kebingungan, "maksudnya bagmana tuan." tanyak Galang


"Wah luar biasa ternyata bantuan Sudah datang apa kau ingin membatu saudaramu kabur, maaf ayah harus mencegahmu, pengawal Pengan dia dan ikat bersama." ucap David yang baru datang


Membuat Galang terbelalak di buatnya, mana munkin dia melawan sang ayah


"Tapi ayah, aku adalah anak baik aku akan selalu mendukung semua kemauan ayah asalkan aku jangan ikut di kurung, ucap Galang merayu ayah David


"Membuat Brian yang mendengar semua itu langsung emosi, dasar saudara sekaligus asisten gak ada akhlak, begitu mudanya kau menghianati ku." ucap Brian

__ADS_1


"Geledah dia dan masuk dia ke dalam kurungan." ucap David, para pengawal bingun saat David menyuruh mengeledah Galang yang tampaknya tak membawa apa-apa


Galang dan Brian saling memandang saat mendengar perintah ayah mereka


Pengawal mengikuti perintah, ayah David, semua pengawal terbelalak saat senjata tajam dan berbagai alat untuk melarikan diri berjatuhan dari jas Galang saat di buka oleh salah seorang pengawal, membuat para pengawal terbelalak tak percaya begitu banyak senjata yang di sembunyikan di jas tersebut, tapi kenapa tak nampak


Sementara Galang hanya cengengesan, saja saat melihat hal tersebut


David mendekat dan mengambil tali pinggang Galang, yang merupakan senjata utama Galang, membuat Galang diam membeku


"Kau pikir ayah tidak tau apa yang di balik celana mu." ucap David sambil tersenyum sinis


Saat celana Galang di lepas semua senjata berat ada di sekita kaus kakinya, bahkan ada gergaji di dalam celana tersebut, serta senjata berat lainnya, membuat para pengawal semakin terbelalak saja saat melihat hal tersebut, apalagi tadi di jas yang di kenakan ada kapak dan palu, membuat penjaga tak habis pikir bagaiman Galang membawa semua benda tersebut, dengan biasa saja Tanpa di ketahui oleh orang lain


"Bawakan baju dan berikan pada tuan kalian jangan lupa bantal dan selimut karena ke dua tuan muda kalian akan berbagi dalam suka dan duka." ucap David sambil tersenyum

__ADS_1


Para pengawal langsung memberikan baju ganti dan selimut pada Galang yang hanya memakai kolor dan baju dalam


Galang memajukan bibirnya, dia tak menyangka ayahnya akan mengambil semua senjata rahasianya


Galang pun ikut masuk menemani Brian, dengan kesal


Baiklah anak-anak ayah selamat beristirahat dengan tenang kami mencintai kalian." ucap David dan berlalu


Begitu masuk dan keadaan sudah kondusif, Brian menatap Galang, "di mana gergaji mini, yang selalu kau simpan di sekitar bakso yang kau miliki." ucap Brian


"Dari mana kau tau aku menyimpannya di situ, kau mengintip aku saat berpakaian." tanyak Galang


Brian langsung memukul kepala Galang, kau pikir siap yang menciptakan barang tersebut sehingga tak melukaimu." ucap Brian


Membuat Galang langsung mengelus kepalanya yang di pukul Brian

__ADS_1


Galang langsung mengambil gergaji kecil, yang memiliki sinar x yang dapat memotong besi, saat akan melakukannya, David tiba-tiba datang membuat ke dua pria tersebut terkejut, spontan Galang menjatuhkan gergaji tersebut, David yang melihat hal tersebut langsung mengulurkan tangannya, "berikan pada ayah, atau kau mau mamamu yang memintanya." ucap David, mendengar kata mama dari mulut ayah David membuta Galang langsung menyerahkan benda tersebut.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2