TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
174


__ADS_3

Tampak deslan dengan pakaian lengkap "ayo bersiaplah kita akan berolahraga pagi, ini sudah tradisi antara mertua dan menantu kita harus melakukannya." ucap Desalan


Galang melihat jam yang baru menunjukkan jam empat tubuh Mana ada orang yang olahraga jam empat subuh pikir Galang tapi mau tidak mau akhirnya dia pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya


Sedangkan Yema masih tampak tertidur pulas tidak terganggu sama sekali oleh ketukan, Galang mencium kening istrinya sebelum keluarga


Galang keluar dan mengikuti langkah Desalan yang menuju mobilnya kenapa memakai mobil bukankah mereka hanya akan lari subuh di sekitar rumah atau di taman dekat rumah


Tapi karena galak adalah menantu yang baik ia tetap terus mengikuti langkah mertuanya masuk mobil desalan menjalankan mobilnya sampai ke sebuah perbukitan dengan hutan yang cukup lebat galang terbelalak melihat hal tersebut


"Kita akan berangkat di sini kita akan mendaki gunung lewati lembah dan segala-galanya yang untuk memacu adrenalin mu sebagai anggota keluarga yang baru kau harus bisa menyelesaikan semua misi khusus yang saya berikan dan itu harus kaulakukan sebelum kembali ke rumah." ucap desalan

__ADS_1


Galang terbelalak mendengar perkataan mertuanya apa mereka akan ada di atas gunung di tengah hutan OMG Galang belum mempersiapkan apapun


"Tapi ayah aku belum mempersiapkan apapun Bagaimana bisa kita melakukannya sedangkan kita tidak membawa apa-apa di rumah." ucap Galang


"Itu dirimu tapi bukan ayah, ayah sudah mempersiapkan segalanya ada di bagasi belakang mobil dan kau silakan mempersiapkan dirimu sendiri." ucap Desalan dengan segala kelicikan di otaknya


Dengan terpaksa Galang mengikuti langkah mertuanya yang naik ke atas gunung mereka akan berkemah di sana Desalan sudah membawa berbagai macam alat untuk melakukan kemah di alam terbuka


Kedua orang menantu dan mertua itu akhirnya tiba di atas puncak gunung desalan tersenyum sinis pada Galang yang sedang duduk di bebatuan, desalan langsung memasang kemah yang sudah bawa dari rumah sambil bersiul-siul bahagia karena dia yakin Galang tak memiliki apapun saat ini


Galang membuka tasnya lalu mengeluarkan sesuatu seperti pil sangat kecil lalu melemparnya berubah menjadi sebuah tenda yang sangat bagus dan siap dihuni lengkap dengan ranjang dan berbagai macam alat yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari

__ADS_1


Desalan tampak shock melihat semua itu jantungan sudah tak beraturan saat melihat Galang mempunyai tenda yang lengkap dan lebih bagus dari tenda nya padahal Galang tidak membawa apapun selain tas kecilnya tersebut


"Dari mana kau memiliki tenda sebagus ini padahal kau tidak membawa apapun dari rumah tanya." tanya Desalan dengan wajah terkejut


"Barang ini adalah hasil penelitian Briana sebuah kapsul kecil yang bisa berubah menjadi tenda lengkap dan hanya ada delapan di dunia dan yang mendapatkannya hanya anggota keluarga Guetta." ucap jujur Galang


"Benarkah Apa Briana tidak menjual barang tersebut Aku Ingin memilikinya satu kalau dia menjualnya." ucap Deaslan yang sangat tertarik dengan alat tersebut


"Sepertinya Briana tidak menjualnya dia hanya membuatnya untuk keluarga saja." ucap Galang


Melihat tanda Galang lebih besar lima kali lipat daripada tendanya membuat deslan sangat iri kesal dan sebagiannya dia bingung harus melakukan apa sepertinya dia sudah kalah satu ronde untuk mengerjai menantunya.

__ADS_1


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2