TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
81


__ADS_3

Sementara itu di kamar Brayen, tampak dua orang yang masih terlelap setelah pisah sambut antar kapal selam dan dermaganya


Brayen yang terbangun lebih dulu, Brayen melihat istrinya yang masih terlelap, membaut Brayen semakin gemas, Brayen mencium bibi istrnya, tapi istrnya tak bergeming membuatnya semakin ingin lebih, apalagi mereka masih sama-sama polos membuat kapal selam Brayen semakin semangat muncul ke permukaan


Rani yang merasa terganggu, menggeliat, sedangkan Brian sudah mulai aksinya mengisap jus buah alami, tangannya tak tinggal diam Sudah kesan kemari


Rani yang merasakan sakit enak akibat tangan Brayen yang sudah sampai ke dermaga, memberikan sentuhan lembut


Rani ingin menolak tapi matanya sepertinya masih enggan terbuka dan bibirnya tak bisa berkata tidak


Brian sudah pada posisinya, langsung membuat kapal selam menyelam sedalam-dalamnya hingga akhirnya Sampai pada dermaga dan siapa menurunkan amunisinya


Sementara Rani hanya bisa pasrah atas kelakuan suaminya.


Sementara need makan dengan riang dan damai, membuat ke tiga orang di hadapannya semakin sedih melihat hal tersebut

__ADS_1


Setelah makan mereka duduk santai di ruanga tamu, sambil saling melontarkan perkataan, bernada candaan


"Oh iya kapan kita sampai aku tak sadar." tanyak need


"Kita sudah dua hari di sini." ucap David


"Benarkan aku merasa baru satu hari di sini." ucap need.


Sementara itu istri-istri mereka yang sudah berada di pulau pribadi milik David sedang berbahagia, setelah sekian tahun akhirnya mereka bisa bebas dari para pria posesif Tersebut, karena merasa aman dan pulau tersebut memang tertutup, mereka memutuskan memakai bikini apalagi yang berada di sana hanya perempuan saja


"Akhirnya keinginanku untuk memakai bikini di tepi pantai terkabul." ucap Erina, membut yang lain mengaguk setuju


"Untung mereka berlibur sehingga kita bisa sebebas ini aku sangat bahagia." ucap Eni dengan wajah penuh keceriaan


"Aku juga, merasa sangat bahagia, masa aku ke pantai bersama desalan, di suruh pake baju lengan panjang, celaan panjang, masker dan topi, mana asik." ucap indah

__ADS_1


"Wah jeng Ternyata body kita tak kalah sama artis, akhirnya aku bisa memakai bikini yang sudah aku beli sebelum menikah dengan Lewis ." ucap Tika


Membuat semua menatap ke bikini Tika yang nampak kecil di tubuhnya membuat bukit kembarannya nampak sangat menonjol keluar


"Pantas aku perhatikan bikini mu sempit aku pikir kau meminjam punya Rose." ucap Erina


Tika langsun Tersenyum sumringah, "dulu sebelum menikah aku berencana berlibur ke Bali, bahkan aku sudah membeli semua persiapannya termasuk bikini ini, tapi malangnya satu Minggu sebelum berangkat aku harus menikah, dan saat kami berbulan madu dia bahkan tak membiarkan ku keluar dari kamar, dan saat kami berlibur aku pikir bisa mengunakan bikini, dia bahkan membelikanku baju menyelam dengan bentuk panda, membuat ku sangat frustasi." ucap Tika


"Kalian belum seberapa di bandingkan apa yang di lakukan need." ucap Eni


Membuat semua orang melihat Eni dengan tatapan, tanda tanya


"Kau tau need bahkan membelikanku pakaian lengkap dengan cadarnya saat kami berlibur, bahkan dia sampai terus mengikuti ku, bahkan sampai ke toilet membuatku Ingin pulang saja." ucap Eni


"Kalian masih mending ada cadar dan topi yang menutupi muka kalian, aku memakai mukena saat akan keluar ke pantai, membuat semua orang heran menatap ku, apalagi aku memakai mukena dengan sarung Balinya." membuatku sangat malu, setelah kejadian tersebut aku tak mau lagi di ajak berlibur sama David." ucap Erina

__ADS_1


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2