
"Kenapa kalian tertawa seperti itu, sepertinya kalian tak menghawatirkan adik perempuan kalian, apa benar kalian kakak raja Bastian." tanya pria tersebut yang kurang yakin bahwa kembar dengan wajah bule di hadapannya adalah kakak kandung raja Bastian, siapa yang akan percaya dengan wajah mereka yang sangat berbeda satunya bule seratus persen yang satunya Asia seratus persen
"Kenapa kami harus meyakinkan mu tentang identitas kami, itu adalah rahasia kami." ucap Brian sambil tertawa
Pria tersebut mendengus sebal pada ke dua saudara kembar yang ada di hadapannya.
"Aku sungguh tak pernah menyangka mendengar semua ini rencana ini, aku tak tau apa yang akan adik perempuanku akan lakukan pada kalian terutama penyumbang ide tersebut ." ucap Brayen sambil terus tertawa
"Kalian berdua sangat aneh, kalian bahkan tak memikirkan atau merasa cemas pada adik perempuan kalian." ucap pria tersebut
Membuat Brayen dan Brian semakin terbahak-bahak membuat para penjaga begidik ngeri melihat ke duanya tertawa
"Yang aku khawatirkan adalah nasib kalian, jika sampai adik perempuan ku sampai mendengar semua perkataan mu, aku ragu apakah kau masih bisa bernapas Hinga saat itu." ucap Brayen
Membuat pria tersebut tampak terkejut dan sedikit bingung dengan perkatan Brayen
__ADS_1
Apa kau ingin bertemu Dangan adik permpuan ku." tanya Brian dengan senyuman liciknya
"Benarkah." tanyak pria tersebut berbinar karena berpikir dia bisa membuka identitas saudara kembar raja Bastian dan itu adalah suatu keuntungan dia bisa mendapatkan bayaran lebih jika berhasil memberikan berita tersebut ke pada Risi, pikir pria tersebut
Membuat Brian dan Brayen saling menatap penuh arti, " baiklah kami sudah membebaskan mu sesui janji kami tapi, kau memilih untuk bertemu adik kami, jadi kami akan memberikanmu pada adik kami sesuai keinginanmu." ucap Brayen
Pria tersebut tersenyum dalam hati menertawai kebodohan ke dua pria di hadapannya karena melepaskannya pada seorang wanita tanpa pikir panjang
"Penjaga ikat dia dan bawa bersama kita." ucap Brian pada beberapa pengawal yang selalu di sekitarnya
Mereka langsung keluar dari kendaraan, melihat beberapa pengawal adiknya, "serahkan dia pada pengawal nona muda yang sedang berjaga." ucap Brayen
Membuat beberapa pengawal langsung mengeluarkan pria tersebut yang mata di tutup tangan dan kakinya di ikat
Pengawal tersebut langsung menyerahkan pria tersebut ke pengawal nona muda setelah menyerahkan pria tersebut dia kembali ke posisi mereka masing-masing
__ADS_1
Brayen dan Brian masuk di sambut oleh Rani dan Lusi dengan senyuman manis mereka
Tampak para wanita yang berada di ruang tengah sedang menata meja melihat Brayen dan Brian yang baru saja datang
Kedua pria tersebut tatkala tersenyum lebar sambil mendekat lalu mengecup istri mereka masing-masing
Membuat para jomblowati langsung merasa iri karena melihat adegan romantis di depan mata mereka
"Pengantin baru karena jebakan, tolong kalau mau mesara-mesraan di dalam kamar aja." ucap Briana
Membuat Rani dan Lusi merona mendengar perkatan adik iparnya tersebut, lalu mengambil tas suaminya untuk di letakan di kamar
Brayen dan Brian melangkah menuju meja makan di mana para gadis sedang menata makanan, "oh iya kami punya hadiah untuk mu, pria tersebut mempunyai sesuatu yang ingin dia sampaikan tentang rencana seseorang padamu kau pasti akan sangat terkejut dan ingin bertemu dengan orang yang sudah memberikan ide tersebut, kami sudah menyuruh pengawal mu untuk mengamankannya." bisik Brayen di telinga Briana saat akan melewati Briana
Briana langsung menautkan alisnya mendengar bisikan kakaknya.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya