
Para kanibal Langsung berpencar mencari rombongan Brayen setelah satu jam mencari mereka kembali ke tempat semula
"Kita sudah mencari ke sana kemari tapi tampaknya mereka di telan bumi di mana mereka sebenarnya." ucap si kurus
Sedang mica yang melihat hal tersebut semakin ketakutan saat melihat teman-temannya tak bisa melihat dirinya
Setelah tiga jam beristirahat Brayen keluar dengan santai duduk di kursi dengan meja di hadapannya sambil meminum jus, melihat para rombongan kanibal yang sedang mencari mereka
"Tuan para pengawal kita sudah berada di luar pantai." lapor Reva
Baiklah beritahu pada mereka untuk bersiap dan melindungi dirinya dengan baik karena kita menghadapi musuh yang tak kenal ampun dan bersedia melakukan apapun untuk membunuh kita." ucap Brayen
Brian keluar dari tandanya Bagaimana apakah para pengawal sudah datang tanya." brian pada Brayen
"Mereka telah bersiap di bibir pantai sepertinya para kanibal ini tak menyadari bahwa ada beberapa kapal yang sudah memasuki wilayah mereka." ucap ucap Brayen
__ADS_1
Sepertinya mereka terlalu fokus pada kita sehingga tak menyadari bahwa ada orang lain yang telah sampai ke pulau ini ucap Brian
"Di mana Galang apa kau sudah menyuruhnya mengoleskan ramuan tersebut ke pakainya agar para kanibal itu tak mengincarnya kau tau kan kelemahannya adalah wanita dan anak-anak aku tak ingin dia sampai terluka." ucap Brayen
"Iya aku sudah memberikannya padanya aku juga takut kalau dia sampai kenapa-kenapa bisa-bisa Mama menghukum kita." ucap Brian
Tak berselang lama datang Galang dan Deni, "tuan bagaman keadaannya di luar." tanya Galang
"Bantuan sudah datang sekarang bersiaplah gunakan baju yang di berikan oleh Briana." ucap Brayen, Galang mengaguk
Sedangkan mica yang mengetahui hal tersebut langsung terbelalak Bagaimana tidak bahkan jumlah mereka sepuluh kali lipat dari jumlah seluruh manusia kanibal yang ada di pulau
Setelah lima jam telah berlalu kini kaca pelindung yang telah dipasang oleh Galang sudah hampir habis sedangkan Brayen dan yang lain sudah bersiap untuk menghadapi para manusia kanibal tersebut begitupun bala bantuan sudah turun ke tepi pantai untuk membantu tuannya bahkan mereka sudah berada di posisi mengepung para manusia kanibal tersebut
Mica hanya mampu melihat hal tersebut dengan perasana campur aduk apalagi kini Brayen dan yang lain sudah memegang senjata di tangan mereka masing-masing
__ADS_1
Sementara di atas kapal tampak para istri mereka sedang melakukan perawatan di salon kapal mereka sedang bersenang-senang tak pernah tahu apa yang terjadi pada suami mereka masing-masing entah apa yang akan mereka lakukan bila mengetahui bahwa suami mereka ada di sebuah pulau yang penghuninya adalah manusia kanibal
"Pasti Bryan dan yang lain sudah mempunyai banyak ikan hasil pancingan mereka untuk kita bakar sebentar malam." ucap Rani
"Ya semoga saja mereka mendapatkan hasil yang banyak percuma Mereka pergi dari pagi sampai malam kalau tidak mendapatkan hasil apapun." ucap Yema
"Jangan khawatir Reva adalah orang yang mempunyai hobi memancing dan dia sangat ahli dalam memancing." ucap Lusi
"Benarkah mas Reva pintar memancing tanya Sayfa
"Tentu saja dia pandai memancing bahkan dia mengajari suami kami memancing sampai-sampai suami kami lupa bahwa dia mempunyai istri di rumah ucap Rani
Semua orang langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Rani
Jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya
__ADS_1