TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
153


__ADS_3

Di kamar Deni mati-matian menahan hasratnya, apalagi Rosa yang terus ingin melengket padanya membuat Deni tak kuasa menghadapi cobaan tersebut


Deni yang sudah merasakan sang pemangsa tak terkendali bersiap naik ke atas tempat tidur dia tak peduli bila harus di hukum


Deni yang baru saja berdada di dalam selimut dengan rose yang polos tiba-tiba di kejutkan Dengan pintu yang terbuka


Tampak neneknya dan berserta yang lain sudah masuk melihatnya yang tinggal kolor, sementara rose sudah tak mengenakkan apa-apa, nenek Anita mendekati rose dan menyuntikan sesuatu Membuat rose tersadar


Mata rose terbelalak sempurna saat menyadari dia dalam keadan polos bersama seorang pria yang merupakan cucu nenek Desi


Sementara itu Lewis yang sedang bersantai sangat terkejut saat mendapatkan kabar tersebut dari istrinya bahkan indah sudah menagis di pelukan Lewis


Sementara Mikhail dan Michael mengeleng tak percaya atas apa yang menimpa adiknya, dari tadi dia terus mengawasi adiknya Kenapa bisa berakhir seperti ini


Lewis berlari ke dalam kamar tersebut tampak rose sudah memaki pakain Yena begitupun Deni sudah memaki pakaiannya kembali


Lewis langsung menghampiri putrinya yang sudah menangis histeris karena para nenek-nenek tersebut menakuti-nakutinya kalau dia tidak segera menikah


Ayah aku ingin menikah dengan dia tunjuk rose pada Deni karena takut akan hamil apalagi Deni sudah menikmati sebagian tubuhnya


Lewis memandang tajam Deni, dia tak menyangka apa yang di katakan David tentang kecurigaannya ternyata terjadi pantas dari tadi perasanya sudah tidak enak


Lewis menahan emosinya dia menutup matanya sekuat mungkin sebelum mengambil keputusan untuk putri tercintanya


Sementara itu para nenek yang sudah bekerja sama dalam misi tersebut, seperti tanpa dosa saja


Baiklah mereka akan menikah tapi aku minta, pernikahan ini akan di publikasikan sampai Rose menyelesaikan studinya." putus Lewis dengan segala pertimbangannya


"Dan kau lelaki yang telah merebut putriku dari diriku, ini tak akan mudah, kau telah membuatku patah hati ." ucap Lewis sambil menatap Deni dengan tatapan kesal


Deni hanya menunduk dan diam, tapi dalam hati dia sangat kegirangan, karena akan menikahi Rose wanita yang dia cintai dan dia tak perlu menjadi jomblo


Sementara di luar pak penghulu yang sedang makan langsung menyemburkan air yang dia minum saat mendengar apa yang terjadi, karena dia Bingung sejak zaman kakek Samapi jaman Sekarang di selalu menikah kan keluarga Guetta seperti ini membuat penghulu tersebut hanya mengeleng untung saja dia penghulu yang merupakan penghulu yang sedari kakek si kembar sampai sekarang jasanya selalu di pakai jadi dia bisa menyimpulkan bahwa ada jebakan Betmen lagi

__ADS_1


Galang dan Yema yang masih berada di acara mengeleng tak percaya tapi mereka harus percaya karena mereka juga mengalami hal yang sama


Kini Deni duduk di hadapan penghulu, penghulu meliahat Deni kemudian melihat Rose, saat matanya melihat Lewis yang merupakan korban di masa lalu, membuat penghulu hanya berkata " ini namanya warisan jebakan." ucap penghulu


Lewis yang mendengar ucapan penghulu hanya mengaruk Tengkuknya yang tidak gatal karena mengerti maksud penghulu tersebut


Setelah melaksanakan ijab Kabul, penghulu pamit undur diri karena dia yakin pasangan hari ini sudah habis dia tinggal menunggu yang lainnya lagi


Galang langsung masuk ke kamar Yema, sedangkan Deni langsung memboyong istrinya menuju kediamannya bersama nenek Desi yang berhasil melakukan aksinya


Kini David, Need, Desalan menatap iba pada Lewis yang sedang tertunduk Menahan air matanya saat melepaskan putrinya, untuk saja mereka Menahan Lewis agar tak mengejar mobil nenek Desi


"Aku kan sudah memperingatkan dirimu bahwa kau harus selalu mengawasi putrimu." ucap David yang merasa kasihan pada Lewis


"Aku sudah mengawasinya, tapi aku tak menyangka mereka akan melakukan hal licik ini di saat seperti ini mereka benar-benar mengambil kesempatan dalam kesempitan." ucap Lewis


"Kau tau kan mereka memang selalu melakukan hal, tersebut, tapi menjadikan Deni menantumu adalah pilihan yang terbaik, Deni adalah pria penyabar dan penyayang." ucap Desalan yang tau karakter Deni


"Kalau pria penyabar dan dan penyayang itu banyak, yang aku mau pria setia dan penuh cinta untuk putriku." ucap Lewis


"Sepertinya Deni sangat mencintai putrimu, jadi kau jangan berpikir negatif hanya gara-gara dia mantan playboy." ucap David


"Kalian tak mengerti aku takutnya para perempuan itu tak terima dan itu bisa melukai putriku yang lembut, cantik,lugu dan sangat baik." ucap Lewis


Ketiga pria itu saling memandang kalau menatap Lewis


"Kau jangan bergurau putrimu walaupun tubuhnya kecil dia adalah master bela diri dan merupakan seorang penembak profesional." ucap David yang mengetahui bagaman para kekek Rose mengajari rose segala keahlian mereka


"Tapi dia tetap saja seorang wanita lemah yang harus di lindungi." ucap lewis


"Tapi tunggu yang mengetahui tentang Rose hanya kita dan keluarga lewis kira-kira apa yang terjadi pada Deni jika membut rose marah." ucap need yang baru mengeluarkan suaranya


"Apa taruhannya, ucap lewis keceplosan karena kabiasan mereka taruhan mengenai sesuatu

__ADS_1


"Aku taruhan mobil miliki." ucap Need


"Aku taruhan pesawat pribadi ku " ucap Desalan


" Aku taruhan hotel yang baru aku beli." ucap David


"Bagaimana denganmu lewis." tanya Desalan


"Apa kalian gila mengajakku taruhan di saat seperti ini apalagi ini mengenai putriku, villa yang baru aku beli." ucap Lewis


"Baiklah aku yakin babak belur saat dia keluar ." ucap Lewis


"Aku yakin dia akan baik-baik saja." ucap David


"Dia akan di pukul." ucap Desalan


"Aku yakin dia akan baik-baik saja." ucap Need mengikuti ucapan David karena David tak pernah kalah dalam taruhan


Sementara itu Yema dan Galang yang sudah berada di dalam kamar. " aku tak menyangka kita bisa menikah secepat ini." ucap Galang, Yema masih tertunduk dia masih malu menatap Galang yang telah menjadi istrinya


Melihat Yema yang menunduk, Galang langsung meraih dagu sang ratu di hatinya. " kenapa sayang kau tak mau menatap ku." tanya Galang sambil mengelus pipi mulus Yema


Mata Yema dan Galang saling menatap, tanpa kata Galang langsung menyambar bibir indah merekah Yema


Setelah melihat Yema hampir kehabisan nafas, Galang menghentikan aksinya, "aku mau mandi ." ucap Yema bergegas masuk ke dalam kamar mandi


Galang Tersenyum melihat Yema yang malu-malu kucing


Yema yang hendak membuka pakaiannya baru sadar kalau dia tak bisa membuka resleting pakaiannya sendiri


Yema membuka kamar mandi hendak meminta tolong pada Galang.


"Kenapa sayang mencari ku, untuk membantu mu." ucap Galang yang ternyata sudah ada di depan pintu kamar mandi.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2