
Di markas si kembar tampak Brayen, Brian, Galang, Deni dan Reva sudah berkumpul
"Bagaimana Apa kau yakin dua markas tersebut akan melakukan aksinya." tanya Brian
"Benar tuan kedua markas tersebut berniat ingin mencari identitas keluarga kerajaan tepatnya mencari identitas keluarga anda bahkan penyusup pernah membawa keluar sebuah foto tapi sayang foto tersebut hanya tampak wajah Bastian dan kakek saja
"Terus bagaimana perkembangan dengan Reno apa dia masih menggali tentang identitas dirinya dan siapa dia sebenarnya." tanya Brayen
"Sepertinya kakeknya berusaha mati-matian untuk meyakinkan Reno bahwa dia adalah seorang anak keturunan Raja dan bersiap untuk membalas dendam untuk kedua orangtuanya yang telah disakiti oleh keluarga Tuan." ucap Reva
__ADS_1
"Baiklah atur pertemuan dengan Reno Aku Ingin bertemu dengannya secepatnya aku ingin melihat bagaimana dia sebenarnya apakah dia masih bisa ditolong atau tidak." ucap Brayen
"Dan untuk gorden kasih dia sedikit titik terang tentang Briana biarkan dia termakan oleh umpan yang Briana buat nanti biarkan dia berurusan dengan adik perempuanku dia pasti akan menyesal setelah mengetahui bagaimana sifat adik perempuanku ucap Brian sambil tertawa, Reva mengaguk mengerti
Sementara itu di markas Reno tampak Reno sedang duduk di ruang kerjanya dia sangat tertekan Bagaimana tidak dia sudah menemukan bukti-bukti bahwa dia bukanlah seorang pangeran dan ibunya bukanlah seorang Ratu tapi ibunya adalah cucu dari seorang pangeran yang ayahnya hanya seorang rakyat jelata
"Ada apa ini sebenarnya kenapa kakek memaksaku untuk membalaskan dendam yang tidak tahu arahnya kemana apa yang harus aku lakukan apakah harus mempercayai perkataan kakek bahwa semua bukti ini palsu ini semua dibuat agar aku percaya bahwa aku bukanlah seorang pangeran atau percaya pada bukti dihadapanku aku hanya seorang anak yang terlahir dari seorang wanita yang bergelar Putri dengan seorang pria rakyat biasa di kerajaan benua." ucap Reno dengan lesu
Reno melihat pesan tersebut sangat terkejut dari mana orang mengetahui bahwa dia sedang mencari tahu tentang asal-usulnya sesungguhnya setelah membaca pesan tersebut Reno keluar dari ruang kerjanya tampak Reno melihat kakeknya yang sedang berjalan keluar entah kemana Reno pun mengikuti sang kakek yang tak sadar bahwa Reno mengikutinya
__ADS_1
Di sebuah danau tanpa kaki Reno sedang bertemu dengan seorang pria paruh baya seperti kakeknya
"Ada apa denganmu Kenapa kau masih ingin membalaskan dendam bukankah kau tahu apa yang terjadi apa kau tidak kasihan pada cucumu dia tidak tahu apapun tentang persoalan yang terjadi di masa lalu." ucap pria tersebut
"Itu lebih bagus dia tidak tahu persoalan apa yang terjadi di masa lalu aku ingin hanya ingin membalaskan dendam kepada keluarga Putri Erina yang merusak kebahagiaan putriku." ucap Kakek Reno
"Kau tahu itu semua adalah kesalahan putrimu bukan kesalahan Putri Erina untuk apa lagi kau membalaskan dendam Apa kau ingin cucu mau ikut mendapatkan akibat dari perbuatan saat ini." tanya pria tersebut
"Aku tak peduli aku hanya Ingin membalas rasa sakit hatiku atas kehilangan putriku dan diusirnya mereka dari istana." ucap kakek Reno
__ADS_1
"Kau memang selalu keras kepala tak pernah mau mendengar apa yang aku katakan kau juga sebenarnya salah dalam hal ini jika saja kau pergi membawa mereka dulu takkan ada kejadian seperti ini." ucap pria tersebut
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya