TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
218


__ADS_3

"Sayang sebenarnya Malam ini aku mempunyai kejutan padamu saat waktu tengah malam itulah makanya aku berpura-pura tidur." ucap brayen


Rani yang sedikit polos langsung "membalikkan badannya dan menatap brayen benarkah sayang apa yang kau katakan." tanya Rani


"Tentu saja kapan aku berbohong di saat kita sedang berada dalam kamar sekarang cepat ganti pakaianmu Kau akan tahu kejutan apa yang telah aku persiapkan untukmu." ucap Brayen


Setelah melihat istrinya masuk ke dalam kamar mandi Brayen bergegas mengambil ponselnya dan menghubungi Reva setelah menghubungi Reva brayen kembali duduk dengan santai menunggu sang pujaan hati yang masih berada dalam kamar mandi


Dengan senyuman mengembang setelah membersihkan tubuhnya langsung masuk ke ruang ganti untuk berpakaian yang rapi Rani terus tersenyum saat mendapati suaminya sedang duduk sambil tersenyum padanya


"Sayang aku mandi sebentar ya." ucap Brayen sambil berlalu masuk ke dalam kamar mandi

__ADS_1


Setelah terlihat rapi mereka berdua keluar dari kamar menuju menuju atas kabin Rani terpukau saat melihat sebuah kasebo sudah tersedia diatas kabin lengkap dengan berbagai macam cemilan yang ada dan suasana romantis yang di mana lampu dimatikan agar cahaya bintang lebih jelas menyinari mereka apalagi tampak muncul bulan purnama membuat Rani sangat bahagia


"Sayang kau sangat romantis dan aku sangat mencintaimu." ucap Rani dan mencium Brayen


Sedangkan di tempat lain tepatnya dibawa kabin tampak Reva dan anak buahnya sedang mengelap keringat mereka mereka karena dipaksa bekerja cepat demi kesenangan tuannya


Itulah ada pepatah yang mengatakan di ruangan yang disulap menjadi indah pasti ada tenaga kerja yang yang tersiksa


Galang sedang mencari cara bagaimana caranya agar istrinya kembali tidur di atas ranjang dengan begitu dia bisa merayu istrinya agar bisa melanjutkan adegan panas yang tertunda karena perbuatan Brayen dan Brian


"Sayang sepertinya ada sesuatu di dalam celanaku adu sepertinya sangat sakit sayang tolong bantu aku melihatnya." ucap Galang

__ADS_1


Sontak saja Yema dengan spontan Langsung berlari menuju ranjang dan membantu Galang membuka celananya, Yema tak sadar sudah masuk jebakan suami mesumnya


"Mana sayang di mana serangannya." ucap Yema sambil memeriksa bagian inti tubuh suaminya yang tak di sadari tadi sudah menegang sempurna karena ulahnya terus memegang karena mencari serangan yang masuk ke dalam celana suaminya


Galang Tersenyum puas setelah berhasil membuat Yema naik ke atas ranjang, dengan sigap Galang Langsung mengambil tangan istrianya dan langsung mencium Yema dengan Gana dan lihai membuat Yema tak dapat menolak Galang Apalagi tubuhnya sudah di bawah tubuh Galang


Kini bukanya marah Yema sekarang sedang larut dalam permainan cinta Galang di atas ranjang


Sementara itu di sebuah kamar tampak Deni yang sedang terikat walaupun sekarang sudah tak di gantungan terbalik tapi ikatannya belum di lepaskan oleh rose


Tampak rose masi menatap Deni dengan kesal tapi tak berselang lama ponsel Deni berbunyi tampak nenek Desi sedang melakukan panggilan video pada Deni, sontak saja Rose panik apalagi Deni yang masih di ikat dengan tali.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2