TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
41


__ADS_3

Susah payah Deni menelan silvanya,karena melihat tatapan si kembar padanya,satu detik kemudian si kembar tertawa terbahak-bahak,membuat Deni semakin bingun dengan perubahan cepat si kembar


"Baiklah karena kami atasanmu sekaligus sepupumu,aku akan mendukung dirimu,tapi ingat tak ada yang gratis untuk semua bantuan yang akan kami berikan suatu saat nanti harus kau bayar." ucap si kembar


"Benarkah kalian setuju dan akan mendukung ku untuk bersama rose." tanyak Deni


"Tentu saja kita kan keluarga." ucap si kembar dengan saling mengedipkan mata di belakang deni


"Kau tak perlu membalasnya sekarang aku hanya perlu tanda tangan di dua kertas kosong ini, yang satu akan menyelamatkanmu suatu saat nanati, sedang kertas yang satu lagi sebagai tagihan imbalan yang akan kau berikan untuk kami." ucap si kembar


Membuat Deni yang tadinya berpikir si kembar sudah menjadi orang yang baik ternyata dugaannya salah,si kembar selalu mengunakan kesempatan dalam kesempitan,apapun yang mereka lakukan selalu dapat membuat keuntungan untuk mereka berdua


Sementara Galang berusaha mengkode Deni agar jangan terjebak dalam permainan si kembar, apa mau di kata kalau cinta sudah buta...!!!, tapi kucing rasa coklat

__ADS_1


Dengan gelap mata Deni langsung bertanda tangan di ke dua kertas tersebut tanpa memikirkan konsekuensinya


Sementara Galang yang melihat hal tersebut hanya bisa menatap nanar pada sahabatnya tersebut dan ujung-ujungnya pasti diapun akan terlibat dalam hal tersebut


"Keputusan mu memang tepat dengan bertanda tangan di kertas ini, baikalah dengan ini, kau bisa mendekati bibi kecil kami tapi ingat kau harus berhati-hati menghadapi ke dua kakak kembarannya." ucap si kembar sambil membawa kertas tanda tangan Deni ke berangkas


"Apa kalian bisa mengatakan cara agar dia mau jalan denganku." tanyak Deni


Deni menganguk mengerti memang Rose selalu mengikuti Briana di mana pun dia berada


"Dan kau apa kau pikir mudah mendapatkan Yema,kau belum mengenal Darwin,bahkan dia bisa menghapusmu dari muka bumi hanya dengan satu jarinya,maka semua identitas mu akan hilang tanpa sisa dari sistem," ucap Brian


Membuat Galang langsung melihat ke arah Brian, " kau pasti tak tau kalau paman Desalan mempunyai tiga bayi kembar yang satu adalah laki-laki bernama Darwin sedari kecil di asuh oleh kakek dan neneknya di kota B dan langsung di ajar khusus oleh Kakek buyutnya Drago

__ADS_1


Mendengar kata Drago membuat Galang langsung shyok siap yang tak mengenal Drago hecker legenda yang sampai saat ini tak ada yang tau identitasnya


"Tuan jangan menakut-nakutiku ucap Galang yang masih berusaha tak menerima." ucap Galang berharap tuanya hanya bercanda akan ucapannya


"Baikalah aku akan memperlihatkan sesuatu pada kalian. album keluarga besar yang tak pernah kalian lihat." ucap Brian


Brian bangkit menuju rak buku dan mengambil salah satu album foto di mana berisi foto-foto saat mereka ulang tahun dengan formasi lengkap keluarga masing-masing


"Baiklah aku akan memperlihatkan kalian, ini foto keluarga kami dari Bastian sampai kakek buyut, dan ini paman need dari Rani sampai Kakek Tris, ini paman Lewis dari Rose sampai Kakek Estonia dan kakek polisi, dan yang terakhir ini adalah keluarga desalan dari Yema sampai kakek buyut mereka." ucap Brian memperlihatkan foto mereka saat ulangtahun ke sepuluh sebelum si kembar pergi menuntut ilmu dan bertemu Deni dan Galang


Galang langsung menciut melihat gambar tersebut, selama ini dia tak pernah tau kalau si kembar Yema dan Yena memiliki seorang kakak kembaran laki-laki yang tinggal di tempat lain.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2