
Tampak Brian dan Lucy sudah masuk kedalam mobilnya hendak kembali ke kediaman mereka dengan perasaan yang sangat bahagia
Di kediaman Jefri tampak bunga sedang menyambut suaminya melihat wajah suami yang sangat kusut membuat bunga bingung apa yang terjadi kepada suaminya tidak biasanya dia pulang dengan wajah kusut
"Sayang apakah terjadi sesuatu Kenapa wajahmu seperti itu." tanya bunga saat merek sudah berada di dalam Kamara milik mereka
"Tidak sayang aku hanya memikirkan sahabatku yang sedang patah hati." ucap jujur Jefri
"Sepertinya kau sangat dekat dengannya memangnya apa yang terjadi sampai dia patah hati." tanya bunga
"Wanita yang dicintai sejak kecil telah menikah dengan pria lain dan dia baru mengetahuinya saat ini setelah dia berniat untuk mencari wanita tersebut." ucap Jefri
"Ya itu salahnya siapa suruh dia baru mencarinya saat ini namanya dan namanya jodoh siapa yang tahu ." ucap bunga
__ADS_1
"Itulah yang aku katakan padanya dia menunggu setelah sukses untuk mencarinya tapi tidak memikirkan Bagaimana keadaan wanita tersebut sehingga wanita tersebut menikah dengan pria lain." ucap Jefri
"Sayang sebaiknya kamu membersihkan tubuhmu lalu kita makan malam bersama." ucap bunga
Sementara itu di perusahaan Steve tampak asisten Steve sudah ketiduran di sofa di dalam ruangan Steve karena kelelahan menunggu kedatangan alvin
Tampak di sebuah hotel Steve yang sedang termenung sambil duduk di balkon melihat pemandangan malam hanya mampu terdiam sambil melihat ke depan entah apa yang dipikirkan Steve tapi tampaknya dia sedang tidak baik-baik saja setelah mengetahui apa yang terjadi pada Lusi dan siapa suami Lusi
Sedangkan Jefri yang sudah makan malam bersama istrinya sekarang sudah berada di dalam kamar menonton TV bersama istrinya tapi saat menonton Jefri teringat pada Steve yang sedang sendiri di dalam kamar hotel
"Sayang sebaiknya aku mengecek sahabatku yang aku tinggalkan di dalam kamar hotel." ucap Jefri, bunga hanya mengaguk mengerti
"Setelah mencium kening istrinya Jefri bergegas mengambil jaket, ponsel dan kunci mobilnya dia segera melangkah keluar lalu masuk ke dalam mobilnya, Jefri melajukan mobilnya menuju hotel tempat di mana dia meninggalkan Steve
__ADS_1
Begitu tiba di parkiran Jefri langsung keluar dan menuju kamar dimana dia meninggalkan Steve, Jefri mengetuk kamar tersebut beberapa kali setelah tiga kali mengetuk akhirnya Steve membukakan pintu setelah membuka pintu tanpa kata Steve kembali duduk di balkon kamar miliknya Jefri langsung mengikuti sahabatnya tersebut dan duduk di samping
"Apa kau baik-baik saja Bagaimana perasaanmu saat ini apakah kau sudah makan apakah kau membutuhkan sesuatu." tanyak Jefri
Tak ada reaksi apapun dari Steve atas pertanyaan Jefri entah apa yang dipikirkan Steve tapi sepertinya dia tak merespon apapun yang dikatakan oleh Jefri
"Aku tahu kau belum Pasti belum makan aku sudah menyuruh pelayan membawakan makanan ke mari." ucap Jefri
Kau yakin Lusi bahagia menikah dengan Brian kau tahu kan dia pemuda sangat tampan dan kaya raya Aku tak ingin Lusi terluka karena menikah dengan pria yang aku tidak tahu bagaimana sifatnya." ucap Steve
"Kau tenang saja Lusi sangat bahagia dan suaminya juga sangat mencintainya dan sekarang mereka akan memiliki anak sebaiknya kau memikirkan dirimu sendiri kau tak usah lagi memikirkan Lusi karena Lusi telah bahagia dengan pilihannya dan suami adalah pria yang sangat bertanggung jawab." ucap Jefri
Jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya
__ADS_1