TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
31


__ADS_3

ke dua pria yang baru pulang ke rumah dini hari mengendap-endap masuk ke dalam rumah,bahkan mereka tak menyalakan lampu,karena gelap Mickael dan Maikel saling bertabrakan hingga jatuh tersungkur,membuat seisi rumah langsung terbangun dan salah seorang pelayan langsung berteriak maling.....maling....maling..membuat para penjaga di luar bergegas masuk dan membangunkan semua orang yang tertidur,Lewis langsung menyalakan semua lampu ruang tamu


sementara kedua pria yang jatuh tersungkur hanya bisa menahan rasa malunya kerena di sangka maling oleh pelayan,padahal niat mereka masuk diam-diam agar mereka tak bertemu sang adik rose dan ibu mereka,kalau mengetahui mereka sudah pulang drama baru keluarga akan di mulai di mana sang adik akan memasang wajah sendu dan langsung kembali ke kamar,meningalakan mereka dengan sang ibu tentang ke dua kakaknya dan berakhir mendapatkan Omelan dan hukuman


Tika yang tertidur terganggu lalu bangung dan melihat ke dua putranya sedang berada di ruang tamu di keliling oleh pelayan


"ada apa kenapa kalian baru pulang, aku pikir kalian menginap di rumah sepupu kalian karena hari ini Briana datang." tanyak Tika


kedua pria kembar tersebut tertunduk sambil mencuri pandang pada adik perempuannya yang langsung manyun sepuluh Senti


"maaf karena pekerjaan kantor menumpuk aku lupa."ucap Mickael


"maaf ada sedikit Maslah di perusahan sehingga aku lupa." ucap Maikel


kedua pria tersebut tertunduk,Ros menatap ke dua kakaknya lalu kembali ke kamar, sementara Lewis langsung ke kamar, tinggal Tika dan ke dua pria tersebut,memulai Omelan yang berisikan petuah-petuah tentang kebaikan dan keburukan, sungguh semenjak menjadi ibu,mulut Tika sudah seperti pesawat yang terbang berjam-jam lamanya setelah itu baru baru lending

__ADS_1


setelah tiga jam mendengar Omelan sang ibu kedua pria tersebut berjalan masuk ke kamar mereka masing-masing, sungguh kuping mereka terasa sangat panas mendengar ibunya mengomel


sementara di sebuah kerajaan yang cukup jauh tampak seorang wanita sedang duduk sambil melihat ke luar


"yang mulia sepertinya, pangeran Alvin sudah kembali tapi sepertinya dia berada di kota A." ucap tangan kanan ratu


"bagaman dengan pangeran James,di mana dia sekarang." tanyak sang ratu


tangan kanan ratu terdiam sesaat ..." maaf yang mulai pangeran sedang bersenang-senang bersama para selirnya." ucap pria tersebut


"maaf yang mulia tak ada satu orangpun yang pernah melihat putri istana Benua,bahkan saat ratu Ambar mangkat,tak ada yang pernah melihat wajah tuan putri ," ucap pria tersebut


"kau tau jika James menikahi putri dari kerajaan benua maka,dia akan langsung di angkat menjadi raja yang sah,kau tau pangeran Alvin adalah putra mahkota sesungguhnya,jika sampai dia kembali dan membawa istrinya masuk ke dalam istana maka dia akan segera di nobatkan menjadi raja." ucap sang ratu


"tapi aku dengar mereka sangat menyayangi putri tersebut apalagi dia kakak kembar raja saat ini,apakah raja Bastian akan mau memberikan kakaknya untuk menikah dengan pangeran James,sedangkan pangeran terkenal memiliki banyak selir." ucap pria tersebut

__ADS_1


"tak munkin mereka mengetahui hal tersebut apalagi kerajaan benua cukup jauh dari kerajaan Santos, dan sebaiknya jangan biarkan para selir terlalu banyak berkeliaran di istana." ucap ratu tersebut.


sementara itu pangeran Alvin di ruang kerjanya sedang mengerjakan sesuatu,masuk salah seorang pengawal kepercayaannya yang berada di istana


"ada apa kau ke mari." tanyak pangeran Alivin..." maaf yang mulia hamba hanya ingin mengatakan,ratu sepertinya mempunya suatu rencana dengan melibatkan kerajaan benua." ucap pengawal tersebut,membuat pangeran Alvin langsung terdiam


" baiklah aku mengerti sekarang segaralah kembali ke istana ." ucap pangeran Alvin ,pria tersebut memberi hormat dan pergi dari hadapan pangeran Alvin


pangeran Alvin bangkit dari tempat duduknya dia melihat foto ayahnya bersama ibunya saat ibunya masih hidup


sejak kematian ibunya akibat ibu James yang dulu adalah selir ayahnya membuatnya membenci wanita dia berpikir semua wanita jahat


tapi setelah melihat Briana mengingatkannya pada ibunya yang selalu berpenampilan sederhana dan apa adanya, serta berani untuk bertindak menjaga dirinya sendiri


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2