
"Oh rupanya kalian suka makan siang dengan wanita cantik yang berbeda-beda tiap harinya,wah pasti kalian mempunya banyak teman wanita yang perlu kalian perhatikan ." ucap Briana yang sengaja ingin mengerjai dua pria di hadapannya
"Aku tak punya teman wanita manapun,Deni yang memilikinya."ucap Galang membongkar rahasia Deni,demi keamanannya pribadi
Deni menatap nanar sahabatnya tersebut tega-teganya dia menghianati nya di saat seperti ini, hanya demi nama baik sendiri
"Tapi kau juga kan selalu mendapatkan keuntungan dari setiap pertemanan ku,karena kau bisa cuci mata melihat gadis cantik dan seksi." Deni Sontak menutup mulutnya karena kecoplosan
Galang menatap tak percaya Deni berkata seperti itu bukanya dia yang selalu memaksanya ikut untuk bertemu para wanita tersebut
"Tapi aku hanya terpaksa karena rasa setia kawan ku yang sangat tinggi sehingga aku selalu menemani Deni untuk bertemu mereka."
"wah kakak Galang, sama teman aja setia, apalagi kalau sudah ada kekasih."ucapan Briana membuat Galang tersipu
"setia sama sahabatnya, belum tentu menjadikan orang tersebut setia dengan pasangannya." ucap rose
"Kakak Galang sudah punya pacar." tanyak Briana
__ADS_1
"Belum ada yang mau sama aku."ucap Galang ...."bagaman ada yang mau setiap ada yang bilang suka langsung ditolak mentah-mentah." ucapan Deni membuat salah seorang di kursi makan tersebut langsung tersenyum tipis
"Emang kriteria kakak Deni seperti apa ? ." tanyak Briana memancing
"orang yang aku temui saat mengambil air minum di dapur, dia adalah wanita yang aku sukai." sontak ucapan Galang langsung membuat Yema tersedak, dengan cekatan Galang langsung mengambil air putih dan memberikan pada Yema,Yema langsung meneguk air pemberian Galan
semua orang melihat adegan tersebut langsung mengerti arah pembicaraan galang, padahal air putih ada di hadapan Yema
"wah kakak Galang sama adik sepupu saja perhatian apalagi sama pacar,pasti lebih perhatian." ucap Yena
"Adik sepupu yang bisa di pupuk untuk di jadikan istri." celetuk Deni,membuat semua orang langsung menatap Deni dengan tatapan yang sulit di artikan
membuat semua orang di ruang makan tersebut hanya bisa tersenyum melihat Yema dan Galang yang saling menyukai tapi takut untuk saling mengungkapkan
"Kakak Galang sangat tampan dan baik,pasti bisa jadi calon suami yang baik." ucap Yeni seolah memberikan dukungan pada Galang dengan saudara kembarnya,karena dia tau sejak dulu Yema menyukai Galang
Bagai mendapatkan angin segar,Galang sumringah mendengar pujian calon adik iparnya tersebut
__ADS_1
"Kenapa hanya Galang yang di puji kan aku juga tampan dan baik." ucap Deni percaya diri
Semua orang langsung menatap Deni ,"kakak Deni kalau cowok baik-baik itu gak murahan." ucapan Briana menusuk hingga ke jantung Deni
"murahan gimana ceritanya,orang aku mahal gini." ucap Deni yang tak mengerti
Briana memutar bola matanya jengah, "pria yang suka gonta-ganti wanita dengan berjuta ucapan manis di bibirnya itu lelaki apa." tanyak Briana
"Lelaki yang mudah bersosialisasi dengan setiap wanita,bukanya kita mahluk sosial."ucap Deni
"Itu bukan bersosialisasi,tapi bersolo karier menjadi Playboy." sontak saja ucapan Briana membuta semua orang tertawa terbahak-bahak
Membuat wajah Deni menjadi memerah menahan malu,apalagi Rosa ikut tertawa membuat Deni semakin malu saja
"Itu karena aku berusaha,mencari yang terbaik di antara para wanita tersebut,apalagi dia akan menjadi ibu dari anak-anakku, se nakal-nakalnya laki-laki pasti akan mencari perempuan baik-baik." ucap Deni
"Kalau kita mau mencari yang baik,maka kita harus memperbaiki diri kita untuk menjadi lebih baik agar kita di beri jodoh yang baik,Karen mencari bagaimanapun akan tetap sama hasilnya karena jodoh cerminan diri sendiri ." ucap Briana
__ADS_1
Membuat semua orang terdiam dengan pikiran masing-masing setelah mendengar perkatan Briana yang begitu bijaksana,bahkan Galang dan Deni sampai tertegun mendengarnya.
jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya