TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK

TWINS B SI TAMPAN YANG LICIK
253


__ADS_3

"Baiklah aku mengerti sekarang kembalilah ke kediaman untuk beristirahat dan terus awas Gerdo Agar kita tahu apa yang akan dia lakukan setelah dia mendapatkan foto tersebut." ucap brian


"Baik tuan saya mengerti ucap Reva sambil menunduk hormat dan berjalan keluar untuk kembali ke kediamannya sendiri


Ini Reva sudah berada dalam kediamannya dia langsung masuk ke kamar kemudian membersihkan dirinya tampak istrinya Sudah terlelap


Di kediaman Jefri tampak Jefri dengan wajah kesal dan duduk di meja makan yang sama bersama Steve dan juga Sofi serta bunga


"Aku sangat kagum dengan Nona Sofi selain cantik masakannya juga sangat enak." ucap Steve


Mendengar pujian dari Steve membuat wajah Sofi memerah karena malu "terima kasih Tuhan atas pujiannya tapi ini hanyalah makanan biasa yang sering aku masak." ucap sofi


"Nona Sofi terlalu merendah tapi aku sangat berterima kasih karena Nona Sofi membiarkan diriku merasakan kenikmatan masakan yang nona Sofi masak." ucap Steve

__ADS_1


Bunga sangat bahagia mendengar setiap pujian yang dilontarkan oleh Steve pada kakaknya sekarang dia tidak perlu bersusah payah ternyata Steve menyimpan perasaan pada kakaknya itu nampak jelas dari semua ucapan Steve pada kakaknya sofi


Sedang Jefri jangan ditanya wajahnya kesal tambah kesal melihat sahabatnya mengucapkan kata-kata manis untuk kakak iparnya


"Aku pikir kau sudah tak bisa merayu wanita ternyata sekarang kau sangat pandai merayu wanita sampai kau juga merayu kakak Sofi di meja makan." ucap Jefri


Perkataan Jefri langsung membuat wajah bunga masam dan menatap tajam suaminya dia kesal pada Jefri yang mengganggu adegan romantis antara kakaknya dan juga Steve


"Aku tak merayu nona Sofi tapi memang kenyataannya dia adalah wanita cantik yang pandai memasak dan pasti lelaki yang menjadikannya istri akan sangat beruntung." ucap Steve


Sedang Sofi mukanya sudah seperti kepiting rebus karena menahan malu dia memang sedikit kaku dan pemalu saat dipuji oleh orang lain itulah mengapa dia tak pernah mau berkomunikasi dengan siapapun selain mengenai pekerjaan dan dia selalu berwajah datar saat menghadapi dengan siapapun


Sementara itu di sebuah perusahaan tampak seorang pria dan asistennya sedang duduk di sofa

__ADS_1


"Apa kau sudah menemuka alamat di mana nona Sofi tinggal." tanya pria tersebut


Aku sudah menemukan alamat di mana nona Sofi tinggal tapi untuk sementara sepertinya Nona Sofi akan tinggal di rumah adiknya." ucap sang asisten


"Benarkah Kenapa dia tinggal di rumah adiknya bukan tinggal di rumahnya sendiri." tanya pria tersebut


"Menurut informasi dari pelayan yang tinggal di rumah Sofi adik Sofie sedang mengandung jadi menyuruh Sofi untuk tinggal di rumahnya sampai dia melahirkan." ucap asisten pria tersebut


"Baiklah sekarang kau atur pertemuanku dengan Nona Sofi secepatnya ingat kau harus menyiapkan acara pertemuan tersebut di tempat yang bersuasana romantis." ucap pria tersebut


"Tapi tuan bagaimana caranya aku melakukannya sedangkan pertemuan kita sudah dijadwalkan besok saat makan siang untuk membuat kesepakatan bersama yang telah kita sepakati bersama nona Briana." ucap asistennya tersebut


"Benarkah Kenapa kita bisa melakukan hal tersebut ini gara-gara dirimu kau membawakan data palsu padaku sehingga aku pikir Sofi adalah wanita culun yang membosankan sehingga aku melakukan semua kerjasama secepatnya dan juga tanpa pikir panjang." ucap pria tersebut.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2