
Justru karena itu aku kebingungan saat ini karena tampaknya identitas tidak bisa aku temukan." ucap Steve dengan wajah frustasi
"Apa kau bilang kau tak dapat menemukan wanita yang kau cintai kau ini lucu sekali seorang Steve pengusaha kaya dan sukses tak bisa menemukan identitas seorang wanita sungguhan ini cerita yang sangat menarik." ucap pria tersebut sambil terkekeh geli
"Aku serius karena itu aku menghubungi mu kemarin, kau kan tinggal di kota A kau pasti kenal banyak orang jadi aku ingin meminta bantuan mu ." ucap Steve
"Kau serius aku semakin penasaran dengan wanita yang kau cintai, bagaman bisa identitasnya tak bisa kau temukan, siapa nama wanita itu." tanya pria tersebut
"Oh iya aku hampir saja lupa ini hadiah pernikahan dariku, maaf aku tak sempat menghadiri pesta pernikahan mu ." ucap Steve sambil memberikan sesuatu pada sahabatnya itu
"Kau ini aku tak butuh hadiah mu yang aku butuhkan kehadiran mu." ucap pria tersebut
__ADS_1
"Aku tau tapi maafkan sahabatmu ini yang tak bisa meninggalkan pekerjaan yang sangat penting demi kembali ke kota A." ucap Steve
"Oh iya aku hampir saja lupa siapa nama wanita yang kau cari." ucap pria tersebut
"Namanya Lusi." sontak saja ucapan Steve membuat sendok di tangan pria tersebut langsung terjatuh begitu saja membuat Steve langsung mentap heran pada sahabatnya tersebut
"Ada apa denganmu mengapa mendengar nama Lusi kau seakan terkejut ." tanya Steve
"Apa kau mengenal sepupu Lusi, astaga aku bertanya pada orang yang tepat ternyata." ucap Steve
Pria yang berada di hadapan Steve mengehembuska nafasnya kasar lalu menatap ke arah Steve
__ADS_1
"Sebaiknya kau melupakan Lusi dan cari saja wanita yang lain karena Lusi telah menikah dan bahagia, bahkan saat ini dia sedang mengandung ." ucap Jefri ya sahabat Steve adalah Jefri
"Kau jangan bercanda atau jangan-jangan wanita yang kau nikahi adalah Lusi itulah kenapa kau menyuruhku untuk berhenti dan tak lagi mencarinya." ucap Steve dengan nada agak tinggi Membuat Jefri sangat terkejut dengan reaksi sahabatnya tersebut
"Apa yang kau katakan istriku namanya bunga dan aku mengatakan hal ini agar kau bisa mengerti bahwa Lusi telah menjadi milik orang lain." ucap Jefri yang sedikit kesal dengan reaksi sahabatnya
"Aku tak peduli kalau dia sudah memiliki suami , aku dan dia sudah di jodohkan dari kami kecil dan dengan seenaknya pria tersebut menikah dengannya hanya karena ke dua orang tua Lusi sudah tiada." ucap Steve dengan perasana kacau-balau
"Kau jangan salah justru suaminya yang menyelamatkannya, kau tidak tau bagaimana kehidupan Lusi setelah kepergian ke dua orang tuanya, beruntung dia memiliki suami dan mertua yang sangat baik, apa kau tidak tau apa yang di lakukan oleh keluarga rustam pada Lusi, mereka menyiksa Lusi dan berusaha menjual Lusi pada hidung belang demi harta." ucap Jefri dengan suar yang agak keras yang sedikit tau mengenai kisah Lusi
Steve terpaku mendengar perkatan Jefri dia tak pernah Ingin mengetahui apa yang terjadi pada Lusi karena takut dia tak akan bisa fokus berkerja dan mengembangkan usahanya karena itu dia tak terlalu memikirkan keadan Lusi yang dia pikir baik-baik saja selam ini.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya