
"Belum kami masih mencarinya di ruang kerjaku, karena jatuhnya di sana." ucap David
"Bolehkah kami bantu mencarinya, agar lebih mudah di temukan." ucap need
"Boleh saja tapi sepertinya kalau kalian mau mencari ke ruanganku kalian harus menyumbang terlebih dahulu di yayasan milik istriku." ucap David
Membuta Lewis dan need menatap David
"Memang apa hubungannya, mencari buku tersebut dengan menyumbang di yayasan milik istri kita." tanya need
"Agar saat mencarinya hatiku bisa tenang dan damai, karena harta tak akan menyelamatkan ku saat mati, tapi amalan akan menyelamatkan ku bahkan di saat aku mati." ucap David
Yang membuat ke dua pria tersebut semakin heran
"Maksudnya apa kami tidak mengerti." ucap Lewis
"Apa kalian tau siapa yang membersihkan ruang kerjaku Selama ini." tanya David
"Keduanya kompak mengeleng, " yang membersihkan ruang kerjaku adalah istri ku, karena dia tak mau pelayan masuk ke ruang kerjaku." ucap david
"Terus apa hubungannya dengan mencari buku tersebut." tanya lewis
"Apakah saat kau mencari sesuatu di suatu ruangan, ruangan tersebut akan kembali tapi seperti semula atau berantakan." tanya David
__ADS_1
"Ya kadang berantakan kadang rapi." ucap Lewis tak yakin
"Jadi kalau kalian mau mencari buku tersebut kalian harus menyumbang di yayasan agar istriku bahagia dan tidak marah saat ruangan kerjaku berantakan." ucap David
"Baiklah kami akan menyumbang di yayasan tersebut." putus need dan lewis
Sementara itu di ruangan Galang tampak membaca sebuah buku Dengan sampul berwarna biru
Wah buku ini sungguh luar biasa, aku bisa menjadi pujangga cinta jika memiliki buku ini." ucap Gilang kegirangan lalu memasukan buku tersebut ke saku jasnya dengan perlahan seperti harta yang harus di jaga
Sementara di luar ruang kerja Galang saat Yema keluar ke toilet tampak seorang wanita dan temannya menghadang langkah Yema
"Apa kau kau anak magang yang sekarang menjadi asisten tuan Galang." tanya wanita tersebut
"Iya nona maaf ada yang bisa aku bantu." tanya sopan Yema
Iya kau jangan sampai mencoba menggoda pak Galang, karena pak Galang adalah calon pacar Yuri, Mereka sekarang sedang dekat." ucap Rere sahabat Yuri
Membuat Yema menautkan alisnya binggung, tapi dia berusaha menjadi anak magang yang baik, " baik nona aku mengerti." ucap Yema
"Ya begitu dong, ini makan siang untuk tuan Galang, berikan padanya jangan lupa katakan ini dari nona Yuri menejer pemasaran." ucap Rere menyerahkan kotak makan siang untuk Galang pada Yema
Yema menerima kotak tersebut dan berlalu pergi
__ADS_1
Sementara itu Galang yang sedang bekerja mengehetikan kegiatannya saat Yema masuk ke dalam ruangannya membawa kita makan siang
"Wah sayangku ternyata sangat perhatian sampai membawa kotak makan siang untuk ku." ucap Galang
"Ini kotak makan dari calon pacar yang bernama Yuri menejer pemasaran ." ucap Yema dengan wajah juteknya
Membuat Galang Langsung cengengesan, "sayang kau ini aku tak mengenal wanita manapun selain dirimu, mana mungkin aku punya calon pacar kalau kekasih hatiku ada di hadapanku saat ini, yang merupakan calon istri tercinta ." ucap Galang
"Terus kenapa wanita itu sangat yakin saat mengatakannya dan bahkan sekarang kalian sedang menjalin kedekatan." ucap Yema
"Itu hanya fans yang memang sedari jaman Firaun sampai jaman global warming selalu akan ada di muka bumi untuk membuat pria tampan seperti ku tak tenang karena Hanya mengejar mencintai dirimu sedangkan mereka berusaha untuk mengejar cinta ku." ucap Galang
"Jadi makanan ini mau di apakan." tanya Yema yang Memang tak tau apa yang harus di lakukan pada makanan pemberian Yuri
Galang memanggil sekertarisnya dan meberikan makanan tersebut, membuat Yema hanya mampu tertegun melihat sekertaris Galang dengan santainya mengambil makan tersebut tanpa bertanya apapun seolah-olah hal itu biasa terjadi
"kau cukup menyerahkan pada sekertaris Juni dan semua akan beres." ucap galang
membuat Yema tertegun dengan sekertaris Galang yang tak pernah bicara hanya bekerja saja
Sementara itu di ruangan Deni Yena sangat frustasi bagaman tidak para wanita yang menyukai Deni terang-terangan memberikan kado dan makan siang ke pada Yena agar di berikan pada Deni mengingat Yena adalah asisten pribadi Deni.
***********
__ADS_1
Untuk kisah Briana dan Alvin akan Arturo buat novel terpisah di tahun depan sesuai permintaan pembaca, makasih atas semua komentar dan masukannya membuat saya terinspirasi atas komen kalian
jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya